KEHAMILAN
Ketahui Perubahan Darah Nifas dalam 40 Hari, Kenali juga Gejala yang Perlu Diwaspadai
Melly Febrida | HaiBunda
Kamis, 23 Jun 2022 21:05 WIBJakarta - Nifas dialami para Bunda usai melahirkan. Ini mirip dengan darah menstruasi, bedanya darah nifas terjadi pasca persalinan dan berlangsung lebih lama.
Bunda yang baru pertama melahirkan mungkin bertanya-tanya seperti apa darah nifas? Karakteristik darah yang keluar dari vagina ini bisa bervariasi dan mungkin mengeluarkan jaringan yang tak ada dalam menstruasi.
Dr. Carolyn Kay, dokter kebidanan dan kandungan mengatakan bahwa pendarahan vagina setelah melahirkan itu sering terjadi dan sifatnya sementara. Adapun istilah medisnya disebut lochia.
"Lochia mengandung lendir, jaringan, dan darah yang ditumpahkan rahim untuk menggantikan lapisannya setelah melahirkan," jelas Kay dilansir Medical News Today.
Nifas ini sebenarnya lebih ke membersihkan rahim, Bunda. Jadi lochia terjadi akibat rahim mengganti lapisannya setelah melahirkan. Rahim mengeluarkan darah dan jaringan ekstra yang dibutuhkan untuk menjaga janin tetap sehat selama kehamilan.
Tubuh membersihkan dirinya sendiri dari semua darah, lendir, dan jaringan ekstra yang dibutuhkan selama kehamilan. Akibatnya, Bunda akan mengalami pendarahan pasca persalinan baik dengan melahirkan secara normal atau melalui operasi caesar.
"Selama kehamilan, perubahan hormonal menebalkan lapisan rahim untuk menopang plasenta. Setelah melahirkan, rahim menyusut ke ukuran biasa dan melepaskan jaringan ekstra yang tidak lagi dibutuhkan," jelas Kay.
Pendarahan juga dapat terjadi selama persalinan. Bunda yang melahirkan dengan pervaginam biasanya kehilangan sekitar 500 mililiter (ml) darah dan dua kali lebih banyak selama persalinan caesar. Terlepas dari jenis persalinannya, Bunda juga dapat mengalami perdarahan pascapersalinan.
Menurut National Childbirth Trust, nifas ini biasanya berlangsung 24-36 hari. Namun bisa juga lebih lama dari 6 minggu. "Jumlah dan jenis perdarahan bervariasi dari kehamilan ke kehamilan," katanya.
Dalam 6 minggu pertama setelah melahirkan, darah nifas ini dapat berubah dari warna maupun jumlahnya:
Hari 1: Darah mungkin berwarna merah atau kecokelatan, mungkin ada pembekuan dan pembalut bersalin perlu diganti secara teratur.
Hari 2–6: Gumpalan dapat lebih kecil, alirannya lebih ringan, dan darahnya dapat berwarna cokelat tua atau merah muda.
Hari 7–10: Aliran dan warnanya menjadi lebih ringan serta terang.
Hari 11–14: Bunda mengeluarkan sedikit darah dan masih berwarna cokelat tua atau merah muda.
Minggu 3–4: Cairan yang keluar berwarna putih krem dan alirannya jauh lebih ringan daripada sebelumnya.
Minggu 5–6: Kemungkinan masih ada perdarahan cokelat atau merah muda-merah atau cairan kuning krem, dan itu mungkin terjadi secara sporadis selama beberapa minggu.
Menurut Kay, darah pasca melahirkan ini memang normal terjadi setelah melahirkan. Tapi, jika pendarahannya sangat berat atau menyakitkan dapat mengindikasikan ada masalah yang perlu perhatian medis.
Bunda juga akan mengalami pendarahan yang melambat dan berkurang dalam beberapa minggu setelah melahirkan. Tetapi beberapa hal dapat meningkatkan aliran darah untuk sementara, termasuk:
- Bangun dari tempat tidur di pagi hari
- Menyusui (tubuh Anda menghasilkan hormon oksitosin saat Anda menyusui, yang merangsang kontraksi rahim dan mempercepat penyembuhan)
- Berolahraga
- Mengejan saat buang air kecil atau besar
Untuk gejala saat nifas yang mengkhawatirkan bisa klik halaman berikutnya, Bunda.
Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.
Saksikan juga yuk video tentang fase perubahan warna darah saat nifas.
GEJALA PENDARAHAN NIFAS YANG PERLU DIWASPADAI
Halaman Selanjutnya
Simak video di bawah ini, Bun:
Kenapa Operasi Caesar Semakin Sering Dipilih dalam Persalinan?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Penyebab Darah Nifas Keluar Lagi setelah Sempat Berhenti dan Cara Mengatasinya
Ketahui Tanda Berakhirnya Masa Nifas supaya Bunda Bisa Kembali Beribadah
Bacaan Niat Mandi Nifas dan Urutan Langkahnya, Bunda Siap Beribadah Lagi
15 Tanda Mau Melahirkan, Ibu Hamil Wajib Tahu
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Tas Crossbody 3 Kompartemen: Beneran Bikin Isi Tas Lebih Rapi?
-
Beautynesia
7 Rekomendasi Lagu K-pop yang Bikin Kamu Semangat di Pagi Hari
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Potret 3 Menantu Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Ada yang Gelarnya Dicopot
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif