KEHAMILAN
Bila Ibu Hamil Terkena Sunburn, Ini Risikonya ke Janin
vania dinda | HaiBunda
Selasa, 21 Feb 2023 13:25 WIBMungkin banyak Bunda yang senang menikmati hari di pantai atau kolam renang saat kehangatan matahari langsung mengenai tubuh Bunda. Sinar matahari memang dapat memberikan vitamin D yang sangat dibutuhkan, namun jika terlalu lama akan menimbulkan efek yang tidak baik, terlebih lagi jika Bunda sedang hamil.
Dilansir dari Romper, secara umum, sengatan matahari tidak menimbulkan risiko bagi Si Kecil. Jadi, sengatan sinar matahari itu sendiri bukan masalah, tetapi panas nya yang dapat menimbulkan masalah. "Terlalu panas selama kehamilan bisa menjadi masalah," kata Dr. Carolyn DeLucia, seorang OB-GYN.
Bahaya bumil terkena sunburn
"Panas dapat membuat wanita hamil dehidrasi lebih cepat, jadi sebaiknya menyadari hal ini. Meskipun saya masih buang air kecil sesekali, saya pikir saya aman, tapi ternyata saya salah." jelas Dr DeLucia.
"Jika hamil, cukup minum banyak air agar tetap terhidrasi sehingga tidak terjadi persalinan prematur atau kontraksi berlebihan," lanjutnya
Dr DeLucia mengungkapkan bahwa ia pernah mengalami akibat dari sengatan matahari selama kehamilan yang sangat parah. Akibatnya kulitnya melepuh yang merah cerah dan panas saat disentuh, dan ia juga merasa ingin pingsan dan pusing setelah kembali ke rumah.
Walaupun ia berpikir telah melakukan segalanya dengan benar, seperti banyak minum air, sering pergi ke tempat teduh, dan mengolesi kulitnya dengan SPF. Namun, itu semua sia-sia jika tidak menyadari bahwa pakaian yang dikenakan sama sekali tidak memberi perlindungan bagi kulit dari matahari, dan inilah sebabnya kulit menjadi terbakar.
Kondisi yang parah ini dapat menyebabkan kanker kulit. Selain kanker kulit, Bunda yang sedang hamil juga memiliki sejumlah risiko lain yang perlu dipertimbangkan jika terlalu banyak menghabiskan waktu di bawah sinar matahari. Ini termasuk dehidrasi dan penipisan simpanan asam folat.
Perubahan kulit saat hamil
Dikutip dari Verywell Family, saat Bunda hamil, peningkatan kadar hormon yang mengalir ke seluruh tubuh dapat menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif dan lebih mudah terbakar. Sel penghasil pigmen ini akan bekerja secara berlebihan, sehingga menyebabkan kulit bunda lebih rentan terhadap perubahan warna saat terkena sinar UV matahari.
Bunda bisa saja mendapatkan banyak bintik-bintik atau bahkan melasma, bercak abu-abu yang sering ditemukan di pipi. Kehamilan dapat mengubah sistem kekebalan tubuh, jadi risiko terkena kanker kulit akan meningkat jika Bunda tidak melakukan tindakan pencegahan.
Sinar UV matahari juga dapat memecah asam folat dalam tubuh, padahal asam folat sangat dibutuhkan selama kehamilan. Jadi jika asam folat pecah, bisa menimbulkan risiko bagi perkembangan saraf Si Kecil , terutama selama 12 minggu pertama kehamilan.
Klik halaman berikutnya yuk Bunda.
Bunda ingin membeli produk kesehatan dan kebutuhan ibu hamil lainnya langsung aja yuk, Bun klik di sini.
Saksikan video tentang 5 pilihan vitamin yang aman diminum bumil:

BILA BUMIL TERKENA SUNBURN, INI RISIKONYA KE JANIN