kehamilan

Penyebab Varises Vagina saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Putri Monica Patricia   |   HaiBunda

Rabu, 01 Mar 2023 09:15 WIB

Jakarta -

Apakah Bunda pernah mengalami varises vagina atau varises vagina? Pasti tidak nyaman rasanya ya, Bunda? 

Dikutip dari kanal Mayoclinic, varises vagina adalah varises yang terbentuk di permukaan luar vagina, yang disebut vulva. Mereka muncul di labia minora dan labia mayora. Dalam kebanyakan kasus kondisi ini paling sering menyerang wanita hamil, terutama pada kehamilan pertama.

Varises vagina ini sulit diidentifikasi lho, Bunda. Kebanyakan penderitanya tidak menyadari bahwa mereka mengalami varises vagina selama kehamilan karena mereka tidak merasakan ataupun melihatnya. 


Varises vagina biasanya hilang dengan sendirinya pada 6 sampai 8 minggu setelah melahirkan. Namun, jika belum hilang juga Bunda bisa mulai memutuskan untuk ke dokter, ya.

Penyebab varises vagina saat hamil

Kasus varises vagina yang parah jarang terjadi, bahkan selama kehamilan. Namun dalam kasus yang parah, pembuluh yang melebar bisa membengkak. Mereka mungkin terlihat kebiruan dan terasa bergelombang.

Melansir WebMD, ketika semakin memburuk, varises vagina bisa disertai dengan masalah pembekuan darah, yang berhubungan dengan tromboemboli vena (VTE).

Ketika itu terjadi, ini adalah masalah serius yang menyebabkan darah menggumpal di pembuluh darah, dapat menyebabkan komplikasi seperti trombosis vena dalam. Jika seperti itu, olahraga dan berhubungan seksual bisa lebih memperparah kondisinya.

Risiko varises vagina memang lebih tinggi selama kehamilan karena peningkatan volume darah dan penurunan seberapa cepat darah mengalir dari tubuh bagian bawah. Pada waktu ini, pembuluh darah di vulva Bunda berjuang untuk mengedarkan darah, yang menyebabkan darah menggenang dan membengkak di pembuluh darah Bunda. Berikut adalah beberapa penyebab varises vagina dikutip dari WebMD.

1. Lebih banyak darah mengalir ke panggul

Peningkatan jumlah aliran darah ke panggul saat Bunda hamil menyebabkan pembuluh darah vulva  membengkak karena tidak mampu mengalirkan darah ekstra.

2. Perubahan hormon

Tubuh mengalami perubahan hormon selama kehamilan. Ini dapat memengaruhi lapisan pembuluh darah, menyebabkannya meregang, dan tidak dapat mengangkut darah dengan baik di dalamnya. Akibatnya, pembuluh darah Bunda bisa membesar dan bengkok.

3. Peningkatan ukuran rahim

Selama kehamilan, rahim akan membesar untuk mendukung pertumbuhan janin. Berat badan Si Kecil akan memberi lebih banyak tekanan ke area panggul Bunda, menyebabkan pembuluh darah di vulva menjadi terjepit. Hal ini mempersulit pembuluh darah untuk membawa darah kembali ke jantung.

Gejala varises vagina saat hamil

Meskipun varises vagina sulit untuk diidentifikasi, terutama selama kehamilan. Berikut adalah beberapa gejalanya, antara lain:

• Vena bengkak dan bengkok di vulva
• Nyeri atau tekanan pada vulva
• Nyeri atau ketidaknyamanan saat berdiri atau berjalan 
• Perasaan penuh atau berat di vulva
• Rasa gatal
• Nyeri saat berhubungan seksual
• Kram otot, terutama pada malam hari.
• Sering buang air kecil

Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mendiagnosis varises vagina yang Bunda alami. Selain menanyakan gejala, Bunda mungkin akan diminta untuk berdiri agar dokter dapat memeriksa pembengkakan terkait lainnya.

Ultrasonografi dapat dipertimbangkan untuk membantu mengidentifikasi dan mendiagnosis varises vagina dan menilai tingkat keparahannya. Jika dokter mencurigai adanya kondisi yang sudah ada seperti sindrom kongesti panggul, mereka mungkin merekomendasikan CT scan, MRI, venografi, atau laparoskopi.

Cara mengobati varises vagina

Kebanyakan Bunda tidak mendapatkan perawatan atau pengobatan untuk penyakit ini. Entah karena tidak menyadarinya atau tidak cukup berani berkonsultasi perihal varises vagina.

Namun jika Bunda cukup terganggu dengan kondisi ini, berikut adalah beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk meredakan varises vagina dilansir dari Mayoclinic.

  • Gunakan pakaian pendukung. Cari yang dirancang khusus untuk varises vagina. Jika Bunda memerlukan bantuan untuk menemukannya, tanyakan kepada penyedia layanan kesehatan ya.
  • Ubah posisi. Hindari berdiri atau duduk dalam waktu lama.
  • Tinggikan kaki. Ini dapat membantu meningkatkan sirkulasi.
  • Terapkan kompres dingin ke vulva. Cara ini mungkin akan meringankan ketidaknyamanan Bunda.

Namun jika varises tidak hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan setelah melahirkan, menurut WebMD biasanya dokter Bunda akan menyarankan untuk melakukan beberapa tindakan medis berikut:

  • Skleroterapi. Ini adalah salah satu cara untuk mengobati varises vagina, terutama selama kehamilan. Dokter akan menyuntikkan larutan cairan sklerosis ke pembuluh darah Bunda, menyebabkannya membekas, menutup, dan akhirnya menghilang.
  • Flebektomi. Perawatan ini melibatkan pengangkatan vena yang terkena dengan membuat sayatan kecil di permukaan kulit.
  • Embolisasi transkateter. Ini adalah prosedur yang kurang invasif. Obat atau bahan sintetis diinfuskan melalui kateter ke dalam pembuluh darah untuk mencegah aliran darah ke area ini.
  • Ligasi. Pada tindakan ini, dokter dapat membuat sayatan kecil pada kulit untuk mengakses pembuluh darah dan menghilangkan sebagian kecil dari varises.

Cara mencegah varises vagina saat hamil

Mencegah varises vagina, terutama saat hamil memang cukup sulit. Namun, ada beberapa hal yang dapat Bunda lakukan untuk menurunkan risiko varises.

Di antaranya adalah:

  • Berolahraga secara teratur
  • Makan makanan sehat
  • Menghindari tinggal di satu posisi terlalu lama
  • Mengenakan pakaian longgar, terutama di sekitar selangkangan atau pinggang
  • Mempertahankan berat badan yang sehat
  • Menghindari aktivitas yang menegangkan panggul seperti angkat besi
  • Menggunakan sabun lembut untuk membersihkan daerah vulva

Itulah Bunda seputar mengenai varises vagina. Varises vagina terkadang mungkin akan membuat Bunda tidak nyaman apalagi selama kehamilan. Jika varises tetap tidak hilang selama beberapa bulan setelah melahirkan atau Bunda mengalami vena merah, pembekuan darah, ataupun pembuluh darah yang sakit dan membengkak, segera konsultasikan ke dokter ya, Bunda.

 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

Saksikan video tentang mengenal varises di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT