KEHAMILAN
Cara Mengolah Sari Kacang Hijau Susu untuk Ibu Hamil, Lezat dan Penuh Gizi
Melly Febrida | HaiBunda
Jumat, 14 Jul 2023 21:45 WIBIbu hamil sering dianjurkan makan kacang hijau karena banyak nutrisinya. Bunda bisa membuat sari kacang hijau susu. Yuk simak cara mengolah sari kacang hijau susu untuk ibu hamil.
Kandungan zat besi di sari kacang hijau cukup tinggi sehingga bisa dikonsumsi Bunda selama hamil. Laman News Medical Today menuliskan, kacang hijau merupakan sumber vitamin A, C, K, asam folat dan serat. Tidak hanya itu, kacang hijau juga mengandung thiamin, riboflavin, zat besi, magnesium, dan potasium.
Manfaat kacang hijau untuk ibu hamil
Dalam 100 gram kacang hijau ini mengandung:
- Kalori 347 kkal
- Lemak Total 1,15 g
- Lemak Jenuh 0,348 g
- Lemak trans -
- Lemak tak jenuh ganda 0,384 g
- Lemak tak jenuh tunggal 0,161 g
- Kolesterol 0 mg
- Natrium 15 mg
- Total Karbohidrat 62,62 g
- Serat Makanan 16.3 g
- Gula 6.6 g
- Protein 23,86 g
- Kalsium 132 mg
- Besi 6.74 mg
- Kalium 1246 mg
- Vitamin A 6 mcg
- Vitamin C 4,8 mg
- Vitamin D -
Sari kacang hijau ini juga bagus untuk hb pada ibu hamil Berdasarkan penelitian Putra & Fitriani (2017) yang diterbitkan dalam Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Volume 9 tahun 2018, kacang hijau dalam bentuk jus juga dapat meningkatkan kadar Hb dalam darah. Sebab, jus kacang hijau mengandung zat besi, vitamin C, zat seng, dan vitamin A.
"Mengonsumsi jus kacang hijau sebanyak dua kali sehari selama satu minggu atau sebanyak 250 cc secara teratur mampu meningkatkan kadar Hb dalam darah sebesar 0,34 gram per persen," ujar Rian Tasalim dan Fatmawati.
Jus kacang hijau dapat digunakan sebagai pencegahan anemia pada ibu hamil. Namun, tim peneliti menemukan bahwa pengaruh jus kacang tidak terlalu signifikan terhadap kenaikan kadar Hb.
Melansir Parenting First Cry, ada beberapa manfaat kesehatan yang luar biasa dari kacang hijau selama kehamilan:
1. Protein penting untuk perbaikan jaringan dan pembentukan otot ibu dan bayi
Kacang hijau kaya akan karbohidrat dan protein, yang akan memberi Bunda cukup energi dan nutrisi yang dibutuhkan untuk menjalani hari. Protein merupakan nutrisi yang sangat penting yang berperan dalam memperbaharui sel-sel rusak yang ada dalam tubuh dengan yang lebih baik dan baru.
Protein bagus untuk membangun otot-otot dalam tubuh. Sementara daging adalah sumber protein yang baik, kacang-kacangan dan kacang-kacangan juga menyediakan sumber protein yang cukup.
2. Serat membantu menghindari sembelit
Serat dalam kacang hijau menjadikannya pilihan sehat lainnya untuk dikonsumsi ibu hamil. Serat membantu mengurangi risiko tukak lambung dan sembelit. Selain itu, serat sangat bagus untuk mengurangi perasaan kembung, mual, kram, dan mual di pagi hari
3. Zat besi penting untuk produksi hemoglobin
Zat besi merupakan mineral penting yang baik untuk membantu tubuh menjaga dan mengatur fungsinya. Kacang hijau bagus dalam meningkatkan hemoglobin dan produksi sel darah merah. Ibu hamil dapat memenuhi kebutuhan zat besi dalam tubuh dengan mengonsumsi makanan yang kaya zat besi lainnya seperti seafood.
Jika ibu hamil tidak memiliki cukup zat besi dalam tubuh, hal itu dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti kelelahan kronis dan anemia yang berbahaya bagi bayi.
4. Folat mencegah cacat lahir
Mengkonsumsi kacang hijau selama kehamilan sangat bagus karena adanya folat. Folat sangat membantu untuk mendorong perkembangan dan pertumbuhan bayi yang optimal. Kacang hijau baik untuk sel otak bayi.
Folat juga mencegah cacat lahir seperti spina bifida pada bayi. Sel-sel ingatan bayi tumbuh dengan sangat baik, dan itu meningkatkan kecerdasan. Ketika ada kekurangan folat pada wanita hamil, ada risiko cacat lahir yang lebih tinggi.
Untuk resep sari kacang hijau susunya, bisa klik halaman berikutnya.
Bunda ingin membeli produk kesehatan dan kebutuhan ibu hamil lainnya? Langsung aja yuk, klik di sini.
MANFAAT LAINNYA & RESEP SARI KACANG HIJAU SUSU
Halaman Selanjutnya
Simak video di bawah ini, Bun:
5 Pilihan Camilan Bumil saat Puasa untuk Penuhi Gizi Janin
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tahap Perkembangan Janin dari Pembuahan hingga Persalinan, Bunda Perlu Tahu
Tahapan Perkembangan Janin dari Awal hingga Persalinan, Bunda Perlu Tahu
10 Hal Bikin Ibu Hamil Overthinking, Morning Sickness hingga Keguguran
Kebutuhan Zat Besi Ibu Hamil Selama 3 Trimester, Bunda Perlu Tahu
TERPOPULER
Wedding Anniversary ke-14, Marsha Timothy & Vino G Bastian saling Posting Pesan Haru
Ternyata Banyak Suami Bersedia Pakai Alat Kontrasepsi, tapi Terhalang Hal Ini
30 Soal Pendidikan Pancasila Kelas 1 Semester 1 dan Kunci Jawabannya
11 Ciri Orang Sudah Melewati Banyak Ujian Hidup, Termasuk Sikapnya Lebih Tenang
Anak Tidak Sopan & Sulit Menghargai Orang Lain? Ini 7 Kebiasaan yang Perlu Dibangun di Rumah
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Catokan Pelurus Rambut Terbaik untuk Styling Praktis di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Pink Anti Lengket & Awet, Koleksi Cantik Bikin Semangat Masak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Prasmanan Stainless Satu Set Terbaik dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Contoh Desain Kartu Ucapan Tasyakuran Kelahiran Anak
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Wedding Anniversary ke-14, Marsha Timothy & Vino G Bastian saling Posting Pesan Haru
30 Soal Pendidikan Pancasila Kelas 1 Semester 1 dan Kunci Jawabannya
Ternyata Banyak Suami Bersedia Pakai Alat Kontrasepsi, tapi Terhalang Hal Ini
11 Ciri Orang Sudah Melewati Banyak Ujian Hidup, Termasuk Sikapnya Lebih Tenang
Perempuan Ternyata Lebih Sering Merasakan Sakit daripada Laki-laki
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Adidas Samba OG untuk Futsal? Kenali Perbedaannya dengan Samba Indoor
-
Beautynesia
3 Makanan Pembakar Lemak Sebelum Tidur
-
Female Daily
Chae Soo-bin Punya Kekuatan Listrik di Drama Terbaru, Ini 6 Drakor yang Pernah Dibintanginya
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Video: Sapto Djojokartiko Berdamai dengan Alexithymia Lewat Koleksi Terbaru
-
Mommies Daily
Anak Bertengkar dengan Teman, Ini Cara Ajarkan Menyelesaikan Konflik