KEHAMILAN
Waspada Polusi Udara, Ibu Hamil Jangan Lupa Lakukan ini Agar Terhindar dari ISPA
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Jumat, 01 Sep 2023 19:15 WIBInfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi salah satu risiko kesehatan yang bisa terjadi bila Bunda terpapar polusi udara. Risiko terkena ISPA dapat meningkat pada kelompok yang rentan, seperti ibu hamil.
Menurut Dokter spesialis Paru dan Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Prof. Dr. dr. Agus Dwi Susanto, SpP(K), ISPA biasanya disebabkan oleh bakteri, virus, atau mikroorganisme lainnya seperti kuman yang terhirup oleh manusia, yang menyebabkan infeksi di lokasi saluran napas hingga menyebabkan gejala-gejala penyakit, seperti sakit tenggorokan, batuk berdahak, demam atau meriang.
"Pada beberapa populasi, ISPA bisa berlanjut menjadi infeksi yang lebih berat, seperti menjadi radang paru atau pneumonia," kata Agus saat dihubungi HaiBunda, Selasa (30/8/23)
"Umumnya, ISPA ini terjadi pada orang-orang yang rentan atau memiliki risiko tinggi, seperti kelompok anak, usia lanjut atau geriatri, termasuk ibu hamil, juga pada kelompok yang memiliki penyakit dasar (penyakit paru atau jantung)," sambungnya.
Dampak ISPA pada ibu hamil
Ibu hamil termasuk kelompok rentan atau sensitif terhadap dampak polutan. Sebab, ibu hamil memiliki daya tahan tubuh yang rendah.
Polutan yang terhirup ibu hamil dapat menyebabkan komplikasi yang dapat memengaruhinya dan janin. Komplikasi ini terkait dengan masalah di organ pernapasan, yakni paru-paru.
"Komplikasinya ini bisa membuat infeksi turun ke saluran napas menjadi infeksi paru, pneumonia atau radang paru. Kalau infeksi di paru itu risikonya lebih tinggi karena ini kan organ tempat kita napas atau bertukar oksigen," ujar Agus.
"Kalau pneumonia itu berisiko menyebabkan kita kekurangan oksigen. Kalau terjadi pada kelompok sensitif (rentan), maka itu akan berimplikasi menyebabkan kegagalan pernapasan, lalu terburuknya berisiko kematian."
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr. Yassin Yanuar Mohammad SpOG-KFERM. Menurut Yassin, ISPA pada ibu hamil dapat menyebabkan perkembangan janin terganggu bila dikaitkan dengan suplai oksigen yang berkurang.
"Pada kehamilan jangkap panjang, ibu yang pernapasannya terganggu terus, bisa menyebabkan suplai oksigen ke janin terganggu dan berdampak kurang baik. Apalagi saat kehamilan terjadi proses pembentukan plasenta," ungkap Yassin kepada HaiBunda.
"Kita enggak ingin chemical ini (polutan) mengubah prosesnya, akibatnya ibu jadi mengalami gangguan plasenta, tali pusat terganggu, akhirnya janin kecil, pertumbuhan janin terhambat."
ISPA pada ibu hamil yang disebabkan dampak polusi udara dapat dicegah kok, Bunda. Bagaimana cara mencegahnya?
Selengkapnya dapat dibaca di halaman berikutnya ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/ank)
MENCEGAH ISPA PADA IBU HAMIL AKIBAT DAMPAK POLUSI UDARA
Halaman Selanjutnya
Simak video di bawah ini, Bun:
Polusi Udara di Jakarta Sempat Jadi yang Terburuk di Dunia, Apa Dampaknya Bagi Bumil?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Polusi Udara Bisa Mengendap di Plasenta Ibu Hamil, Ini Bukti Hasil Studinya
3 Cara Mudah Mencegah ISPA pada Ibu Hamil, Selain Menggunakan Masker
5 Risiko Ibu Hamil yang Terkena ISPA, Rentan Lahirkan Bayi dengan Kelainan Bawaan
Penanganan ISPA yang Aman untuk Ibu Hamil, agar Tak Ganggu Pertumbuhan Janin
TERPOPULER
7 Ciri Kepribadian Perempuan yang Terlalu Sering Ucapkan Maaf Menurut Psikologi
Bukan Gaji, Pertanyaan Gen Z saat Interview Kerja Ini Justru Bikin HRD Terdiam
Haid Cuma 3 Hari, Apakah Normal? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Tak Cuma dari Buah, Ini 7 Jenis Sayuran Mengandung Vitamin C untuk Anak
Orang dengan Tulisan Tangan Rapi Cenderung Punya Kebiasaan Produktif Menurut Psikologi
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Mesin Jahit untuk Pemula yang Bagus & Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Vitamin E untuk Promil Beserta Manfaatnya
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Nasal Aspirator yang Aman Digunakan untuk Bayi
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Rekomendasi Alat Rajut Otomatis yang Bagus
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin Rambut, Menutrisi dari Akar hingga Cegah Rontok
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Ciri Kepribadian Perempuan yang Terlalu Sering Ucapkan Maaf Menurut Psikologi
Haid Cuma 3 Hari, Apakah Normal? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Tak Cuma dari Buah, Ini 7 Jenis Sayuran Mengandung Vitamin C untuk Anak
Bukan Gaji, Pertanyaan Gen Z saat Interview Kerja Ini Justru Bikin HRD Terdiam
Women's Active Living Festival 2026, Ada Lebih dari 20 Kelas Wellness & Lifestyle untuk Perempuan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Ranjang Pasien Elektrik di Rumah, Beneran Bikin Rawat Lansia Lebih Mudah?
-
Beautynesia
5 Kebiasaan Orang Tua yang Bikin Anak Terbuka hingga Dewasa, Menurut Pakar Pengasuhan
-
Female Daily
Fresh Flawless dan Natural, Intip Makeup Athina di Prosesi Mitoni Anak Pertamanya!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Intip Rumah Mewah Pevita Pearce, Konsep Open Space dengan Pink Powder Room
-
Mommies Daily
7 Gaya Bercinta Favorit Pasangan Setelah 10 Tahun Menikah