KEHAMILAN
9 Ciri-ciri Hamil Anak Kedua dan Perbedaannya dengan Kehamilan Pertama
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Sabtu, 30 Sep 2023 18:25 WIBBunda sedang hamil anak kedua? Kenali yuk ciri-ciri hamil anak kedua yang ternyata dapat berbeda dari kehamilan pertama.
Meski sama-sama mengandung janin, apa yang dirasakan saat hamil anak pertama bisa berbeda dengan kehamilan kedua dan seterusnya. Perbedaan tersebut sudah dapat dirasakan sejak memasuki trimester pertama.
"Kehamilan kedua mungkin sama sekali berbeda dari kehamilan pertama," kata Shelly Holmstrom, MD, associate profesor obgyn di University of South Florida Morsani College of Medicine, di Tampa, dilansir Parents.
Lalu apa saja ciri-ciri hamil anak kedua dan perbedaannya dengan kehamilan pertama?
Simak penjelasan lengkapnya berikut ini ya, Bunda!
Beda kehamilan kedua dan pertama
Setiap kehamilan memang berbeda. Ada yang mengalami gejala lebih parah di kehamilan pertama, ada pula yang saat mengandung anak kedua.
Tapi, ada beberapa ciri hamil anak kedua yang khas dan berbeda dengan kehamilan pertama. Melansir dari beberapa sumber, berikut 9 ciri hamil anak kedua dan perbedaannya dengan kehamilan pertama:
1. Lebih sering mengalami sakit punggung
Ibu hamil cenderung mengalami sakit punggung yang sedikit lebih berat saat hamil anak kedua. Hal ini karena bayi kedua biasanya memiliki ukuran yang lebih besar bila dibandingkan anak pertama.
Penyebab lainnya adalah hormon relaksin yang diproduksi oleh ovarium dan plasenta memiliki banyak peran selama kehamilan. Salah satunya adalah mengendurkan ligamen panggul dan leher rahim, yang bisa menyebabkan nyeri punggung.
2. Lebih merasa lelah
Meski pernah merasakan hamil anak pertama, Bunda bisa merasa lebih lelah saat menjalani kehamilan kedua. Selain karena faktor hormonal, kondisi tubuh menjadi lebih lelah karena Bunda sibuk dengan pekerjaan rumah dan mengasuh anak pertama.
"Mencari waktu untuk beristirahat ketika di waktu sama harus mengurus anak yang sedang tumbuh tampaknya tak mungkin dilakukan. Jangan lupa untuk mengonsumsi vitamin dan suplemen yang direkomendasikan dokter untuk memberikan tambahan energi pada tubuh," kata Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi, Carolyn Kay, M.D., dikutip dari Healthline.
3. Morning sickness sedikit lebih parah
Morning sickness atau mual dan muntah adalah keluhan yang normal dialami di trimester awal kehamilan. Morning sickness dapat terjadi pada 70 hingga 80 persen kehamilan karena faktor hormonal.
Namun, pada kehamilan kedua, gejala morning sickness mungkin lebih parah dan lebih awal terjadi. Bila morning sickness tak kunjung sembuh dan bikin Bunda malas makan, segera konsultasi ke dokter ya. Jangan sampai morning sickness menyebabkan Bunda dan Si Kecil kekurangan nutrisi.
4. Payudara lebih sensitif tapi tak nyeri
Sekitar 1 hingga 2 minggu setelah konsepsi, Bunda biasanya akan merasakan payudara terasa lembut dan nyeri. Selain itu payudara menjadi lebih sensitif.
"Hal itu terjadi karena hormon kehamilan, yakni estrogen dan progesteron kembali melonjak naik," ujar Kay.
Namun, berbeda dengan kehamilan pertama, Bunda biasanya tidak akan merasakan nyeri lagi saat hamil anak kedua. Hal ini karena tubuh sudah beradaptasi dengan pengalaman serupa.
5. Baby bump muncul lebih awal
Pada kehamilan kedua, umumnya baby bump akan muncul lebih awal. Di kehamilan pertama, otot-otot perut dan rahim akan mengendur secara perlahan, sehingga baby bump tidak langsung terlihat
"Otot-otot perut dan rahim yang lebih lemah (di kehamilan kedua), membuat baby bump lebih cepat terlihat," ungkap Kay.
6. Gerakan pertama janin dirasakan lebih cepat
Ketika hamil anak pertama, Bunda mungkin masih belum menyadari pergerakan janin di dalam perut. Tapi, di kehamilan kedua, gerakan janin bisa lebih cepat terasa.
Pada kehamilan kedua ini, Bunda juga sudah bisa membedakan gerakan pertama janin dengan perut kembung atau rasa lapar, sehingga mudah untuk menghitungnya.
7. Durasi persalinan lebih singkat
Biasanya, pada kehamilan pertama, Bunda melahirkan dalam waktu rata-rata sekitar 12 hingga 18 jam bahkan lebih. Kelahiran bayi kedua bisa lebih cepat dan singkat dibandingkan yang pertama, yakni 8 hingga 10 jam.
Ada dua alasan kenapa melahirkan anak kedua lebih cepat. Pertama, serviks sudah tidak kaku karena pernah menjalani proses persalinan. Kedua, karena serviks dan jaringan vagina lebih lentur, sehingga kepala bayi akan keluar dengan lebih mudah.
8. Kontraksi palsu terasa berbeda
Beda kehamilan juga bisa beda kontraksi yang dirasakan. Demikian seperti melansir dari What to Expect.
Di kehamilan kedua, kontraksi palsu yang dirasakan umumnya terasa tidak sakit. Selain karena sudah bisa mengenali dan membedakan kontraksi palsu, Bunda juga sudah terbiasa dengan intensitas kontraksi ini.
9. Bentuk perut (baby bump) tampak turun
Kehamilan kedua cenderung membuat bentuk perut atau baby bump tampak turun. Hal ini terjadi karena otot perut mungkin menjadi lemah dibandingkan sebelumnya.
Sisi positifnya, Bunda mungkin akan bernapas lebih mudah dan merasa lebih nyaman saat makan karena kondisi ini. Tapi, sisi negatifnya, Bunda bisa lebih sering buang air kecil dan merasakan ketidaknyamanan di daerah panggul karena tekanan tambahan pada kandung kemih dan area tersebut.
Tips menjaga kehamilan kedua agar tetap sehat
Berikut 6 tips yang dapat Bunda lakukan untuk mendapatkan kehamilan kedua yang sehat:
- Luangkan waktu untuk istirahat. Jika sulit untuk tidur siang, maka cobalah tidur satu jam lebih awal di malam hari.
- Konsumsi makanan bergizi dengan porsi yang tepat dan perbanyak minum air.
- Rutin memeriksakan kondisi ke dokter kandungan.
- Sisihkan waktu untuk quality time dengan Ayah untuk menjaga keharmonisan.
- Luangkan waktu berduaan dengan anak pertama, sehingga mereka bisa mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang mereka butuhkan dan pantas didapatkan.
- Luangkan waktu untuk me time untuk self healing dan menjaga kesehatan mental selama hamil anak kedua.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Keluhan Umum Saat Hamil Trimester 1 dan Cara Mengatasinya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Tanda Bahaya Kehamilan, Berisiko Ancam Keselamatan Ibu & Bayi
Tahapan Perkembangan Janin dari Awal hingga Persalinan, Bunda Perlu Tahu
10 Hal Bikin Ibu Hamil Overthinking, Morning Sickness hingga Keguguran
Kebutuhan Zat Besi Ibu Hamil Selama 3 Trimester, Bunda Perlu Tahu
TERPOPULER
11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya
Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia
USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran
Psikolog Ungkap Momen Anak Paling Sering Meniru Orang Tua
Dari Serat hingga Skyr, Ini 7 Tren Makanan Sehat di 2026
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen
USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran
11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya
Dari Serat hingga Skyr, Ini 7 Tren Makanan Sehat di 2026
Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Apakah Mengganti Santan dengan Susu Lebih Sehat? Begini Penjelasan Dokter Gizi
-
Beautynesia
Get The Look: Inspirasi Color Combo Outfit ala Linda Schulz, Kasual da Stylish!
-
Female Daily
3 Alasan Kenapa ‘Even if This Love Disappears Tonight’ Menarik Ditonton Meski Menyedihkan
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Wajah Baru adidas Samba yang Lebih Mewah, Diberi Sentuhan Suede dan Kulit
-
Mommies Daily
Cara Menjelaskan Makna Puasa ke Anak Balita dan Usia SD Menurut Psikolog