HaiBunda

KEHAMILAN

Kisah Grace MacDonald, Ibu Pertama di Dunia yang Melahirkan Bayi Laki-laki Melalui IVF

Annisa Aulia Rahim   |   HaiBunda

Rabu, 28 Jan 2026 11:10 WIB
Kisah Grace MacDonald, Ibu Pertama di Dunia yang Melahirkan Bayi Laki-laki Melalui IVF/Foto: Getty Images/hallohuahua
Jakarta -

Perjuangan mendapatkan anak tidak selalu mudah. Jauh sebelum program bayi tabung (IVF) dikenal luas seperti sekarang, ada seorang ibu bernama Grace MacDonald yang tanpa disadari menorehkan sejarah besar dalam dunia kedokteran reproduksi. Ia menjadi ibu pertama di dunia yang melahirkan bayi laki-laki melalui program IVF, sebuah tonggak penting yang membuka harapan bagi jutaan pasangan hingga hari ini.

Berjuang di tengah keterbatasan medis

Grace MacDonald berasal dari Skotlandia dan didiagnosis mengalami sumbatan pada tuba fallopi, kondisi yang pada masa itu hampir pasti membuat seorang perempuan mustahil hamil secara alami. Di era 1970-an, pilihan pengobatan infertilitas masih sangat terbatas. Banyak perempuan harus menerima kenyataan pahit bahwa mereka mungkin tidak akan pernah menjadi ibu.

Namun, Grace memilih untuk tidak menyerah. Bersama sang suami, ia mengikuti sebuah program medis eksperimental yang kala itu masih menuai kontroversi: Fertilisasi in vitro (IVF) atau bayi tabung.


Menjalani IVF saat dunia masih meragukan

Program IVF yang dijalani Grace merupakan bagian dari penelitian awal yang dipimpin oleh Dr. Patrick Steptoe, Prof. Robert Edwards, dan Jean Purdy, tokoh-tokoh yang kini dikenal sebagai pelopor teknologi IVF dunia.

Pada masa itu, prosedur IVF dilakukan dengan teknologi yang sangat sederhana dibandingkan sekarang. Sel telur diambil melalui prosedur invasif, kemudian dibuahi dengan sperma di luar tubuh, dan embrio yang terbentuk ditanamkan kembali ke dalam rahim.

Grace menjalani proses ini secara rahasia, bahkan tanpa banyak dukungan sosial. Banyak pihak menganggap IVF sebagai tindakan yang 'tidak alami' dan penuh risiko. Upaya pertamanya gagal, tetapi ia memilih mencoba kembali.

Kelahiran yang mengubah sejarah

Harapan itu akhirnya terwujud. Pada Januari 1979, Grace MacDonald melahirkan seorang bayi laki-laki bernama Alastair MacDonald. Kelahiran ini menjadikannya bayi laki-laki pertama di dunia yang lahir melalui program IVF.

Sebelumnya, dunia telah dikejutkan dengan kelahiran Louise Brown pada Juli 1978 sebagai bayi tabung pertama di dunia. Namun, kelahiran Alastair membawa makna tambahan: Membuktikan bahwa IVF bukan keberhasilan satu kali, melainkan metode yang bisa diulang dan dikembangkan.

Bagi dunia medis, ini adalah bukti bahwa teknologi IVF layak diteruskan dan disempurnakan.

Dampak besar bagi dunia dan para Bunda

Kisah Grace MacDonald tidak hanya tentang satu kelahiran, tetapi tentang awal perubahan besar dalam perawatan infertilitas. Sejak saat itu, IVF berkembang pesat, mulai dari peningkatan tingkat keberhasilan, metode yang lebih aman, hingga teknologi pendukung seperti ICSI dan pembekuan embrio.

Menurut laporan ilmiah, hingga kini lebih dari 8 juta bayi di dunia lahir melalui teknologi reproduksi berbantu, termasuk IVF. Bagi banyak pasangan, IVF menjadi jembatan harapan setelah perjalanan panjang dan penuh air mata.

Memahami prosedur IVF 

In Vitro Fertilization (IVF) adalah metode reproduksi berbantu dengan proses pembuahan terjadi di luar tubuh perempuan, bukan di dalam tuba fallopi seperti kehamilan alami.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan European Society of Human Reproduction and Embryology (ESHRE) mengakui IVF sebagai terapi medis yang aman dan efektif untuk infertilitas.

Tahapan Medis Program IVFSecara umum, IVF dilakukan melalui beberapa tahapan:

  • Pertama, stimulasi ovarium, yaitu pemberian hormon untuk merangsang ovarium menghasilkan lebih dari satu sel telur. Langkah ini bertujuan meningkatkan peluang terbentuknya embrio yang sehat.
  • Kedua, pemantauan dan pengambilan sel telur, yang dilakukan dengan panduan USG dan anestesi ringan. Prosedur ini relatif singkat dan aman.
  • Ketiga, pembuahan di laboratorium, baik melalui IVF konvensional maupun metode ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection), terutama bila terdapat masalah pada sperma.

Keempat, pemantauan embrio selama 3–5 hari untuk menilai kualitasnya.Terakhir, transfer embrio ke rahim, prosedur tanpa pembedahan yang tidak menimbulkan nyeri berarti. Setelah itu, Bunda akan menunggu sekitar dua minggu sebelum tes kehamilan.

Keamanan IVF bagi ibu dan bayi

Sejumlah studi jangka panjang menunjukkan bahwa anak hasil IVF memiliki tumbuh kembang yang setara dengan anak dari kehamilan alami. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Human Reproduction Update dan Human Reproduction menyimpulkan bahwa perbedaan risiko kesehatan lebih banyak dipengaruhi oleh usia ibu dan kondisi medis, bukan oleh prosedur IVF itu sendiri.

Meski demikian, proses IVF dapat menimbulkan tekanan emosional, sehingga dukungan psikologis menjadi bagian penting dalam program ini.

Seiring perkembangan teknologi, tingkat keberhasilan IVF terus meningkat. Secara umum, angka keberhasilan IVF berada di kisaran 30–40 persen per siklus, dengan variasi tergantung usia ibu dan kondisi medis.

Data dari berbagai pusat fertilitas menunjukkan bahwa usia di bawah 35 tahun memiliki peluang keberhasilan sekitar 30–55 persen per siklus, usia 35–37 tahun sekitar 25–40 persen dan usia 38–40 tahun sekitar 20–30 persen.

Di Indonesia, data dari Perhimpunan Fertilisasi In Vitro Indonesia (PERFITRI) menunjukkan bahwa jumlah siklus IVF terus meningkat setiap tahun, menandakan semakin luasnya akses dan kepercayaan masyarakat terhadap program bayi tabung.

Penelitian yang dimuat dalam i juga menyebutkan bahwa faktor penentu keberhasilan IVF meliputi kualitas sel telur, kualitas sperma, kondisi rahim, serta pengalaman klinik fertilitas.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Cerita Anggun C. Sasmi Alami Keguguran Berulang dan Tekanan Jadi Perempuan

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri-ciri Orang dengan Pola Pikir Mendalam, Sering Ucapkan 11 Kalimat ini Menurut Psikolog

Mom's Life Azhar Hanifah

Bunda Perlu Tahu, Ini 5 Ciri-ciri Tikus Bersarang di Dalam Rumah

Mom's Life Angella Delvie Mayninentha & Muhammad Prima Fadhilah

Kesedihan Chiki Fawzi Gagal Jadi Petugas Haji, Ungkap Alasannya

Mom's Life Amira Salsabila

Ketahui Penyebab Bayi Baru Lahir Langsung Punya Gigi

Parenting Kinan

10 Ikan Tinggi Merkuri yang Banyak Dikonsumsi Warga RI, Ada Makarel Bun

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kenali Pedoman Gizi Seimbang, Daftar Makanan & Pilar Utamanya

Viral Olahan Ikan Sapu-sapu Jadi Siomay dan Abon, Ini Penjelasan Pakar

Bunda Perlu Tahu, Ini 5 Ciri-ciri Tikus Bersarang di Dalam Rumah

Ciri-ciri Orang dengan Pola Pikir Mendalam, Sering Ucapkan 11 Kalimat ini Menurut Psikolog

Bayi yang Lahir dari Bunda Bilingual Tunjukkan Perbedaan Cara Mendengar Saat Lahir

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK