HaiBunda

MENYUSUI

Kebutuhan Asupan Cairan Ibu Menyusui dalam Satu Hari

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Senin, 09 Sep 2019 07:00 WIB
Kebutuhan Asupan Cairan Ibu Menyusui dalam Satu Hari/ Foto: iStock
Jakarta - Kebutuhan cairan ibu menyusui sering dikaitkan dengan produksi ASI. Banyak yang bilang kalau ibu menyusui kurang cairan, produksi ASI-nya bisa berkurang. Benar enggak ya, Bun?

Menurut konsultan spesialis gizi Dr.dr.Inge Permadhi, MS, SpGK, sekitar 87 - 90 persen komposisi ASI terdiri dari air. Asupan air akan menyediakan cadangan air bagi bayi dan status hidrasi bayi akan terjaga dengan baik.

"Ibu menyusui jika kekurangan asupan cairan produksi ASI-nya juga akan berkurang dan ibunya akan merasa haus sekali," kata Inge, dikutip dari detikcom.


Lalu seberapa banyak ibu menyusui perlu mengonsumsi cairan? Melansir dari Very Well Family, kebutuhan cairan ibu menyusui sekitar 2,8 liter atau 12 gelas air per hari.

Namun, secara umum tidak ada takaran hitung ibu minum air. Paling penting minum cukup air sebelum haus dan perhatikan kondisi fisik saat suhu tubuh meningkat atau saat Bunda melakukan aktivitas fisik berlebih.

Bagi ibu yang sering lupa minum, bisa mengakalinya saat waktu menyusui si kecil tiba. Ahli kesehatan anak dan perawat Donna Murray, RN, BSN, mengatakan baiknya ibu minum segelas air sebelum atau setelah menyusui.

"Bayi baru lahir biasanya menyusu sekitar 8 sampai 12 kali sehari. Cobalah minum sebelum atau sesudah menyusui. Bisa siapkan tempat minum khusus sehingga ibu tidak lupa," ujar Murray.

Ilustrasi ibu menyusui/ Foto: iStock

Bunda bisa mengisi botol minum harian dengan takaran sebagai patokan minum sepanjang hari. Tidak hanya mudah, dengan cara ini Bunda bisa mengetahui jumlah liter air yang sudah diminum.

Selain air mineral, asupan cairan ibu menyusui bisa didapat dari banyak sumber. Salah satunya dari minuman olahan dan makanan berkuah.

"Kita bisa menambahkan buah-buahan atau herbal dalam minuman. Dengan begini kita tidak cuma membatasi asupan dari air mineral," kata Murray.

Beberapa minuman yang dianjurkan seperti susu rendah lemak, jus buah atau sayur, teh hijau, teh hitam, dan sup. Boleh jika Bunda sesekali ingin minum kopi berkafein atau minuman tinggi gula, tapi batasi konsumsinya sekitar satu atau dua kali per hari.

"Konsumsi cukup cairan memang membantu menjaga produksi ASI, namun yang paling penting membuat kita sehat dan selalu terhidrasi," pungkas Murray.

Selain banyak minum, simak juga tips lain seputar meningkatkan produksi ASI di video berikut.

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

10 Cara Menanam Cabe Rawit Agar Berbuah Lebat dan Tahan Lama

Mom's Life Arina Yulistara

Tips Agar Perangkat Listrik di Rumah Enggak Cepat Rusak saat Lampu Padam

Mom's Life Tim HaiBunda

Saat Kakak Gabut Rumah jadi KusYut

Komik Bunda Tim HaiBunda

9 Pasangan Artis Drama Korea, Ada Yoon Seung Ah dan Kim Mu Yeol

Mom's Life Amira Salsabila

Cari Koper untuk Liburan Bareng Keluarga? Cek Promo Transmart Full Day Sale

Mom's Life Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ayah Penyekap Perempuan Bandung Akui Manjakan Taufik Hidayat karena Dianggap Lebih Ganteng dari Saudaranya

Saat Kakak Gabut Rumah jadi KusYut

Do and Don'ts Prenatal Yoga, Kunci Olahraga Aman Selama Kehamilan

Tips Agar Perangkat Listrik di Rumah Enggak Cepat Rusak saat Lampu Padam

Cari Koper untuk Liburan Bareng Keluarga? Cek Promo Transmart Full Day Sale

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK