HaiBunda

MENYUSUI

Pro-Kontra Ibu Tetap Menyusui Saat Hamil

Siti Hafadzoh   |   HaiBunda

Jumat, 18 Oct 2019 17:41 WIB
Ilustrasi ibu menyusui/ Foto: iStock
Jakarta - Menyusui ketika hamil mungkin masih jadi dilema bagi para Bunda yang punya anak dengan jarak dekat. Apakah ASI ibu hamil cukup untuk bayi? Apakah aman untuk janin?

Dokter kandungan sendiri juga punya pendapat yang berbeda-beda nih, Bun. Ada yang bilang kalau menyusui ketika hamil aman-aman saja. Tapi, ada juga dokter kandungan yang berpendapat bahwa hal ini berbahaya untuk janin yang dikandung.

Menurut dr N. B. Donny A. M., Sp. OG, ada dua kemungkinan dampak yang dialami oleh ibu yang menyusui ketika hamil. Pertama, ibu menjadi kram dan berisiko terjadi kontraksi. Kedua, kehamilan berdampak pada pasokan ASI.


"ASI-nya akan habis. Kemudian, kandungan ASI-nya juga akan berkurang," kata Donny.

Donny juga menyarankan sebaiknya jarak antara si kakak dengan adiknya paling tidak dua tahun untuk menghindari dampak menyusui ketika hamil. Kalau pun memang sudah hamil ketika si kakak masih bergantung pada ASI, harus segera ambil tindakan jika Bunda merasa kram. Salah satunya, harus segera berhenti menyusui.

Ilustrasi ibu menyusui/ Foto: iStock

"Jadi, sebaiknya sih memang usia kandungan berjarak dua tahun karena apa? Karena seperti itu di saat anak lahir sudah selesai, dia tidak tergantung ASI, dan bisa fokus pada kehamilan baru. Karena sering kali ibu hamil yang kurang dari dua tahun, dia masih menyusui, dia juga hamil. Nanti efeknya seperti itu," jelasnya.

Sedangkan, menurut dr Meta Hanindita, SpA, kontraksi pada ibu hamil yang juga menyusui tidak berdampak secara signifikan. Tidak sampai menyebabkan kelahiran prematur.

"Nggak sampai yang bikin ibu melahirkan prematur gitu. Kecuali itu tadi, ada riwayat jelek sebelumnya," kata Meta.

Karena hal ini masih menuai pro dan kontra, ada baiknya Bunda berkonsultasi dulu dengan dokter ya, Bun. Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

(sih/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK