menyusui

7 Manfaat Pijat Payudara untuk Memperbanyak Produksi ASI

Yuni Ayu Amida Senin, 13 Jan 2020 16:30 WIB
7 Manfaat Pijat Payudara untuk Memperbanyak Produksi ASI
Jakarta - Para ibu pastinya ingin memberikan ASI secara lancar dan eksklusif untuk bayi mereka. Tapi, ada beberapa ibu yang produksi ASI-nya kurang lancar. Nah, untuk mengatasi ini, ternyata bisa dengan teknik pijat payudara lho.

"Pijat laktasi itu kalau misalkan payudaranya bengkak, atau tidak lancar, nah dibantu dengan pijat laktasi," kata dr.Edi S. Tehuteru, Sp.A(K), MHA, IBCLC, dilansir detikcom.


Di samping itu, kata Edi, meski pijat laktasi bisa Bunda lakukan sendiri, tapi sebaiknya meminta bantuan orang lain. Untuk hasil maksimal bisa meminta bantuan konsultan laktasi atau suami.


Mengutip Very Well Family, secara teknis penekanan payudara mengacu pada teknik menyusui, yang digunakan untuk membantu bayi menyusu dengan lebih efisien dan meningkatkan produksi ASI. Sementara bayi minum susu, Bunda memegang payudara dengan ibu jari di atas, dan jari lainnya di bawah dengan lembut meremas payudara untuk membantu bayi mendapatkan lebih banyak susu.

7 Manfaat Pijat Payudara untuk Memperbanyak Produksi ASI7 Manfaat Pijat Payudara untuk Memperbanyak Produksi ASI/ Foto: iStock


Namun, untuk hasil maksimal, memijat payudara sendiri adalah metode yang bermanfaat untuk digunakan selama situasi berikut:

1. Saat bayi yang baru lahir tertidur di payudara dan mengalami kesulitan menyelesaikan menyusu. Terkadang memijat payudara untuk memaksakan sedikit susu masuk ke mulut bayi akan membantunya menyelesaikan menyusu. Ini hampir seperti pengingat untuk terus makan.

2. Memijat payudara untuk memperbanyak ASI bermanfaat bagi bayi yang menunjukkan keterlambatan terhadap penambahan berat badan.

3. Untuk ibu yang perlu menambah produksi ASI karena ASI sedang rendah, pijat payudara juga dibutuhkan sebagai solusinya.

4. Untuk ibu yang mengalami puting sakit dan perlu mencari cara untuk mempersingkat waktu menyusui, pijat payudara bisa dilakukan tanpa mengurangi jumlah ASI yang dikonsumsi bayi.

5. Pijat payudara juga bermanfaat saat bayi yang mungkin mengalami kesulitan mengunci puting. Sebuah studi menunjukkan, beberapa bayi bisa dengan lancar menyedot dengan mulut untuk mengeluarkan ASI dari payudara, sementara yang lain menekan payudara dengan gusinya. Sehingga, mungkin sulit bagi beberapa bayi untuk mengeluarkan ASI sesuai kebutuhan.

6. Ibu yang sedang mengalami mastitis bisa lakukan pijat payudara. Mastitis adalah infeksi payudara yang menyakitkan dan dapat disebabkan oleh saluran susu yang tersumbat, membuat produksi ASI jadi sulit.

Melakukan pijatan payudara saat mastitis mungkin terdengar menyakitkan, tetapi Bunda dapat menekan payudara di atas area yang terkena atau sekitarnya untuk membantu menjaga ASI tetap mengalir.

7. Ibu yang sedang memompa ASI namun jauh dari bayi mereka. Memijat payudara tidak diperlukan saat memompa, tetapi dapat membantu Bunda mengosongkan payudara lebih cepat dan membantu menjaga tingkat persediaan ASI.


Simak juga cara mengatasi bayi tongue tie dan lip tie dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(yun/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi