sign up SIGN UP search


menyusui

6 Cara Mengurangi Risiko Payudara Kendur Usai Menyusui

Dwi Indah Nurcahyani Jumat, 26 Jun 2020 12:01 WIB
Ilustrasi ibu menyusui caption
Jakarta -

Kehamilan dan menyusui kerap membawa kekhawatiran tersendiri bagi para Bunda. Banyak Bunda yang khawatir bahwa fase tersebut akan membuat ukuran dan bentuk payudara berubah.

Ya, hal tersebut memang tak bisa dipungkiri. Proses kehamilan serta menyusui memang akan mengubah ukuran dan bentuk payudara. Melansir Webmd, sebenarnya ukuran payudara ditentukan oleh seberapa banyak jaringan lemak yang ada.

Saat memproduksi ASI, akan membuat jaringan jadi lebih padat di payudara Bunda. Kemudian, setelah menyusui selesai, jaringan lemak dan jaringan ikat di payudara pun bisa saja berubah.


Bisa jadi, payudara Bunda tidak kembali ke ukuran atau bentuknya seperti sebelum menyusui. Beberapa payudara Bunda ada yang tetap besar, dan ada pula yang menyusut.

Tetapi, Bunda tidak perlu khawatir berlebihan ya. Biasanya, permasalahan payudara kendur ataupun tetap besar ini merupakan permasalahan yang disebabkan genetik. Misalnya saja akibat genetik, pertambahan berat badan selama kehamilan, dan usia akibat menyusui.

Perlu Bunda tahu, saat menyusui, aliran susu dapat meregangkan kulit dan jaringan payudara. Hal ini pun dapat membuat beberapa payudara Bunda tampak flat ketika struktur penghasil ASI menyusut ke ukuran sebelum hamil. Hal tersebut merupakan permasalahan estetika umum setelah menyusui tetapi bukanlah masalah medis.

Selain itu, beberapa faktor juga dapat berkontribusi pada permasalahan payudara, termasuk yang menjadikannya tampak kendur. Di antaranya permasalahan genetika, penuaan, gravitasi, indeks massa tubuh, menopause, dan merokok, seperti dikutip dari laman Medela.

"Selama kehamilan, payudara memang akan mengalami banyak perubahan. Pertumbuhan payudara akan cepat selama minggu-minggu awal dan ukurannya dapat meningkat secara bertahap," jelas Dr Jacqueline Kent, seorang peneliti laktasi dari University of Western Australia.

Closeup of young woman holding cute little baby in her hands, lulling him in bed. Panorama with free space6 Cara mengurangi risiko payudara kendur/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio

Dikatakan Kent, setiap wanita memang akan berbeda satu sama lain. Payudara mereka mungkin tidak tumbuh banyak sampai sesaat, sebelum, atau bahkan setelah kelahiran.

Ukuran payudara pun akan ditentukan oleh seberapa banyak jaringan lemak yang ada. Serta, memproduksi susu pun akan menciptakan jaringan yang lebih padat di payudara. Dan, biasanya ketika menyusui selesai payudara pun akan mengendur. Inilah yang kemudian banyak dikhawatirkan para ibu menyusui.

Guna mencegah payudara kendur, Bunda pun dapat melakukan beberapa tips berikut ini:

1. Menyapih secara bertahap

Ketika Bunda sudah siap untuk menyapih, sisakan waktu untuk melakukannya secara bertahap. Semakin lama Bunda menyapih maka semakin lama Bunda akan membantu jaringan lemak untuk mengendap kembali di dalam payudara. Itu akan membantu payudara terlihat normal.

2. Hindari penurunan badan dengan cepat

Menyusui dapat membantu menurunkan berat badan Bunda dengan cepat. Tetapi, hati-hati dalam melakukannya ya, Bunda. Usahakan lakukan secara perlahan. Jika ternyata bobot badan susut tetapi kulit tidak bisa mengikutinya maka cobalah menurunkan berat badan secara bertahap sehingga kulit punya banyak waktu untuk berubah.

3. Berlatih dengan postur yang baik

Bunda dapat memperkuat otot yang menahan payudara dan melatih postur. Ketika Bunda menahan diri dengan postur punggung yang baik, payudara pun akan mengikutinya dan tidak akan membuatnya terlalu kendur.

4. Pertahankan berat badan yang sehat

Konsumsi makanan yang seimbang, berolahraga dan cobalah untuk tidak menambah atau menurunkan berat badan terlalu cepat.

5. Minumlah banyak air

Jaga kulit agar tetap sehat dan terhidrasi dengan menjaga elastisitasnya. Mengonsumsi air yang cukup menjadi salah satu upaya yang dapat membuat kulit tetap sehat, Bunda.

6. Olahraga

Dengan melatih otot dada dan punggung, Bunda akan membangun kekuatan yang dibutuhkan untuk menahan payudara dan membuatnya terlihat lebih kencang.

Semoga membantu ya, Bunda.

Bunda, simak juga yuk cerita Marisa Nasution yang menyusui anaknya dengan berbagai drama yang menguras air mata dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi