HaiBunda

MENYUSUI

7 Kandungan Istimewa ASI yang Baik untuk Kesehatan Bayi

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Selasa, 25 Aug 2020 12:05 WIB
7 Kandungan Istimewa ASI yang Baik untuk Kesehatan Bayi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/tatyana_tomsickova
Jakarta -

Air Susu Ibu (ASI) adalah susu yang istimewa. Kenapa ASI begitu istimewa? Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), keunggulan dan keistimewaan ASI sebagai nutrisi sudah dibahas di banyak publikasi ilmiah, Bunda.

Ada beberapa kandungan ASI yang tidak bisa ditemukan di susu formula. Selain itu kandungan ini sangat bermanfaat bagi bayi dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Apa saja sih ketujuh kandungan ASI yang istimewa ini? Berikut penjelasan lengkapnya:


1. Long-chain polyunsaturated fatty acids (LCPUFAs)

Dikutip dari buku karya Amy Brown The Positive Breastfeeding Book, meskipun sekarang beberapa susu formula telah menambahkannya, tidak semua bayi bisa menyerap LCPUFAs yang ada di formula dibandingkan yang ada di ASI.

LCPUFAs ini penting karena bisa mengurangi risiko diabetes dan sakit jantung ketika bayi beranjak dewasa nanti. LCPUFAs ini juga membantu perkembangan mata dan otak setelah bayi lahir.

2. Zat yang berawalan L

Di ASI banyak zat yang berawalan L seperti lactoferrin yang berperan dalam penyerapan zat besi, lalu lactoalbumi yang menekan pertumbuhan tumor, lactoglobulin berperan sebagai antioksidan dan lysozyme yang menyerang bakteri merugikan.

3. Peptida

Peptida berfungsi di saluran gastrointestinal yang mendorong produksi mucin. Peptida menghentikan patogen (substansi berbahaya) untuk menempel di permukaan usus bayi.

7 Kandungan Istimewa ASI yang Baik untuk Kesehatan Bayi/ Foto: iStock

4. Insulin-like growth factors

Ini yang membantu mengoptimalkan fungsi otak dan perkembangan kognitif dan membantu jantung, hati, serta ginjal untuk berfungsi baik. Mendapatkan insulin-like growth factors sejak bayi bisa memberikan manfaat jangka panjang, salah satunya mencegah tekanan darah tinggi.

5. Kolesterol

Mungkin Bunda pertama kali mendengarnya, ini terdengar buruk. Namun, penelitian menunjukkan bahwa pemberian kolesterol yang tinggi di awal kehidupan justru bisa mengurangi kolesterol ketika bayi tumbuh dewasa nanti, yang artinya bisa mengurangi risiko sakit jantung.

6. Melatonin

Hormon ini membantu bayi tertidur dengan nyenyak. Susu formula tidak ada yang mengandung melatonin. Namun, kadar melatonin di ASI terkadang naik turun sepanjang hari.

Peneliti berpikir bahwa ASI bisa membantu bayi tidur yang berkualitas di malam hari. Ini juga mengurangi risiko bayi mengalami kolik. Melatonin memiliki efek yang menenangkan, membuat orang mudah ngantuk, merelaksasi otot dan pencernaan.

7. Cholecystokinine (CCK)

Ini komponen penting lainnya di ASI yang membuat bayi nyaman dan relaks. Kadar CCK naik turun di dalam siklus yang cepat yakni 15 menit.

Simak juga cara mencegah kehamilan saat menyusui melalui video berikut:



(aci/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Deretan Artis Indonesia Kenang saat Menjalani Wukuf di Arafah

Mom's Life Annisa Karnesyia

Studi Temukan Kehilangan Kromosom Ini Sebabkan Perempuan Sulit Dapatkan Kehamilan secara Alami

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

7 Kepribadian Orang yang Tak Suka Posting Kehidupan di Medsos, Dikenal Tak Suka Drama & Kepalsuan

Mom's Life Annisa Karnesyia

Kasus Diabetes Tipe 2 Ditemukan pada Anak SMP, Ini Kata Wamenkes

Parenting Annisa Karnesyia

Apakah Busa Deterjen yang Banyak Tanda Cucian Lebih Bersih? Ini Kata Ahli

Mom's Life Arina Yulistara

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Deretan Artis Indonesia Kenang saat Menjalani Wukuf di Arafah

Studi Temukan Kehilangan Kromosom Ini Sebabkan Perempuan Sulit Dapatkan Kehamilan secara Alami

Ketahui Cara Stimulasi Perkembangan Bahasa Anak dari Lahir hingga Usia 5 Tahun

Apakah Busa Deterjen yang Banyak Tanda Cucian Lebih Bersih? Ini Kata Ahli

Kasus Diabetes Tipe 2 Ditemukan pada Anak SMP, Ini Kata Wamenkes

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK