sign up SIGN UP search


menyusui

11 Finger Food untuk MPASI Bayi 6 Bulan ke Atas, Simpel & Kaya Nutrisi

Annisa Afani Rabu, 30 Sep 2020 18:48 WIB
Cute baby eating broccoli caption
Jakarta -

Bayi harus mendapatkan air susu ibu (ASI) eksklusif hingga enam bulan pertama kehidupannya. Setelah enam bulan atau bayi siap, Bunda bisa memberikan makanan pendamping ASI (MPASI).

Pada tahap awal, Bunda bisa memberikan MPASI dengan tekstur halus dan encer agar mudah ditelan. Seiring bertambahnya usia, dan bila anak sudah bisa menggenggam, Bunda bisa menyiapkan camilan yang bisa dipegang dengan tangannya.

Bunda bisa mengenalkan si kecil dengan finger food atau makanan dengan potongan kecil yang bisa dipegangnya sendiri, lho. Selain memenuhi kebutuhan nutrisinya, cara ini juga membantu melatih keterampilan motorik halusnya.


Kapan bayi diberi finger food?

Mengutip Wholesome Baby Food, untuk memberikan finger food, pastikan bayi sudah mampu mengunyah dan menghaluskan makanan dengan gusinya. Selain itu, sudah bisa duduk tegak secara mandiri.

"Mampu duduk mandiri adalah petunjuk bagus lainnya bahwa bayi secara fisik siap untuk mencoba finger food," kata Susan M. McCormack, MA, ahli patologi bahasa bicara di Rumah Sakit Anak Philadelphia.

Bayi sudah bisa melakukan itu, biasanya di atas usia 6 bulan, Bunda. Namun setiap bayi mengalami masa perkembangan serta pertumbuhan yang berbeda-beda, sehingga tak ada ketentuan pasti usia untuk memberikannya finger food.

"Tidak ada aturan yang tegas tentang kapan bayi dapat mulai makan finger food," kata William Dietz, MD, PhD, Direktur Sumner M. Redstone Global Center for Prevention and Wellness di Milken Institute School of Public Health, George Washington University, dikutip dari The Bump.

Menurutnya, dibanding fokus pada usia bayi, indikator lain yang harus diperhatikan adalah minat bayi terhadap makanan, Bunda. Tanda yang paling umum, dia akan meraih makanan saat Bunda memberinya makan, meraih mangkuk dan sendok, memasukkan sendok ke dalam mulutnya, dan meminta makanan ketika melihat Bunda atau Ayah makan sesuatu.

Nah apakah Bunda akan mulai memberikan finger food di atas 6 bulan, apakah 7 atau 8 bulan, para ahli setuju bahwa yang terbaik adalah memulainya dengan makanan lunak dalam potongan kecil dan mudah larut. Hindari memberikan finger food berukuran besar, lengket atau tidak mudah larut karena berpotensi membuat si kecil tersedak.

Saat membuatkan finger food untuk anak, jangan tambahkan garam. Selain itu, jangan pernah meninggalkan anak tanpa pengawasan saat mereka makan dan perhatikan tanda-tanda tersedak.

Finger food untuk bayi usia 6 bulan ke atas

Nah, jika Bunda mencari ide finger food untuk si kecil usia 6 bulan ke atas, pilihlah yang kecil, lembut dan tidak lengket. Berikut beberapa finger food dikutip dari The Bump dan Today's Parent:

1. Sereal kering

Sereal kering berbentuk O atau stik menjadi salah satu dari pilihan terbaik untuk dijadikan sebagai finger food. Dengan bentuk tersebut, bisa membantu bayi melatih memegang dengan mengambil satu per satu.

2. Biskuit dan roti

Biskuit dan roti lembut atau yang dibakar serta dipotong-potong seperti stik juga bisa jadi pilihan, Bunda. Makanan ini dapat merangsang gusinya untuk tumbuh gigi dan mudah lunak dengan cepat, sehingga si kecil tidak sulit untuk menelan.

Saat usia bayi semakin bertambah hingga 9-12 bulan, Bunda dapat memberikannya potongan yang sedikit lebih besar dengan tambahan selai kacang ataupun lainnya sangat tipis.

3. Telur orak-arik

Pemberian telur sejak dini baik untuk mendeteksi adanya reaksi serta potensi alergi yang dimiliki di kecil, Bunda. Telur orak-arik harus matang sempurna dan buat dengan ukuran kecil, serta hindari penambahan garam.

4. Buah lembut

Buah yang memiliki daging lembut dan matang secara alami bisa jadi salah satu finger food terbaik untuk bayi. Bunda bisa memberikannya beberapa jenis buah yang dipotong kecil. Beberapa buah tersebut, seperti pisang, persik, semangka, raspberry, blueberry, melon, mangga, dan ubi yang direbus maupun dipanggang.

5. Alpukat

Alpukat kaya asam lemak omega-3 yang dapat membantu meningkatkan perkembangan otak bayi. Alpukat sering menjadi finger food pertama bayi, dan karena teksturnya yang lembut sehingga mudah berantakan.

6. Tahu

Tahu menjadi sumber nutrisi protein nabati yang luar biasa sebagai finger food bayi, Bunda. Pilihlah tahu dengan tekstur yang keras, dan potong bentuk dadu atau balok agar mudah digenggam dan tidak mudah hancur.

7. Sayuran yang dimasak

Sayuran yang dimasak bisa menjadi food finger juga, Bunda. Untuk mendapatkan nutrisi paling banyak, kukus atau panggang sayuran hingga lembut, dan potong kecil-kecil. Bunda bisa mencoba beberapa jenis sayur, seperti kacang polong, wortel, brokoli, buncis, kembang kol atau bit. Untuk brokoli, Bunda bisa meninggalkan sedikit tangkainya untuk dipegang si kecil saat makan.

8. Keju

Apabila bayi tidak menunjukkan tanda-tanda alergi susu, maka Bunda bisa mengenalkan keju lembut dengan potongan balok sejak berusia 6 bulan. Pilih keju dengan proses pasteurisasi yang lembut tetapi tidak terlalu lengket atau bau ya, Bunda.

9. Muffin buatan sendiri

Daripada memberikan muffin yang dibeli dari toko, lebih baik Bunda memberikan muffin buatan sendiri dengan rendah gula. Untuk membuatnya, gunakan tepung terigu utuh, selai apel sebagai pemanis pengganti gula, dan tambahkan bahan sehat lainnya seperti pisang tumbuk.

Panggang dalam loyang muffin mini atau gunakan loyang ukuran standar. Setelah dipanggang, potong muffin menjadi kecil-kecil untuk bayi.

10. Ikan

Seperti telur, ikan juga makanan yang berpotensi jadi alergi bayi. Menurut dokter, bayi sudah dapat dikenalkan dengan ikan sebelum berusia satu tahun, Bunda. Yang penting, ikan yang diberikan benar-benar sudah matang, tidak berduri dan rendah merkuri seperti salmon.

Semoga informasi ini bermanfaat dan cocok untuk si kecil ya, Bunda!

Bunda, simak juga tips Farah Quinn supaya anak mau makan sayur dan buah dalam video berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi