sign up SIGN UP search


menyusui

Mengenal SNS, Alat Bantu Menyusui demi Penuhi Nutrisi Bayi

Annisa Afani Rabu, 14 Oct 2020 07:01 WIB
Smiling mother breastfeeding her baby daughter while being at home. caption
Jakarta -

Sebagian ibu yang mengalami kendala menyusui, kadang menggunakan botol susu dengan dot demi memenuhi nutrisi buah hati. Namun ada alat bantu lain yang bisa Bunda gunakan selain botol susu tersebut. Namanya Supplemental Nursing System atau SNS.

SNS merupakan alat yang dipakai untuk mendukung memenuhi nutrisi bayi. Alat ini berbeda dengan botol dot ya karena Bunda bisa tetap menyusui ASI atau susu formula tetap di payudara.

Biasanya bayi yang terpaksa menyusu dari dot karena berbagai alasan, namun ketika disusui lewat payudara, mereka akan bingung dan cenderung menolak untuk menyusu secara langsung lagi, Bunda. Nah, SNS ini membuat bayi tidak akan bingung dengan puting payudara.


Cara kerja SNS dikatakan meniru payudara. Perlengkapan SNS adalah sebuah botol, selang kecil yang menempel pada tutup botol silikon, dan selotip medis. Botol digunakan untuk wadah ASI perah atau susu formula, selang untuk mengaliri susu dari botol ke mulut bayi, dan selotip untuk menahan atau menempelkan selang ke kulit Bunda.

"Pada dasarnya, ini membuat bayi menyusu pada waktu yang sama saat mereka menerima suplemen," kata konsultan laktasi bersertifikat, Taya Griffin dikutip dari Today's Parent.

Keuntungan menggunakan SNS untuk menyusui

Ada beberapa keuntungan menggunakan SNS untuk menyusui bayi dibandingkan menggunakan botol dengan dot. Dikutip dari Medela, berikut keuntungannya:

  • Memungkinkan ibu menyusui ketika mereka tidak dapat melakukannya
  • Membantu merangsang supaya ASI ibu melalui isapan langsung pada payudara
  • Melatih bayi untuk mengisap dengan benar
  • Mendukung bonding ibu dan bayi
  • Mendukung keterlibatan orang tua
  • Memungkinkan bayi angkat disusui lewat payudara

"Ini bisa sangat, sangat membantu, tidak hanya untuk meningkatkan suplai ASI, tapi juga untuk terbangunnya hubungan ibu dan bayi saat menyusui (dari payudara)," kata Taya Griffin.

Tips menggunakan SNS

Dengan perlengkapan SNS, botol plastik yang telah dicuci bersih diisi dengan ASI perah atau susu formula, kemudian tutup botol dengan rapat. Setelah itu, gantung botol di leher Bunda dan letakkan di posisi yang nyaman.

Selanjutnya, letakkan selang di kedua payudara atau disatukan hanya di salah satu sisi payudara saja. Kemudian, gunakan selotip untuk melekatkan selang ke kulit Bunda supaya tidak mengganggu saat proses menyusui.

Ujung selang harus berada di puting payudara Bunda, ya. Lalu, sedikit tekan botol agar aliran susu atau ASI mengalir lebih cepat.

Pastikan juga pelekatan bayi pada payudara sudah benar dan tepat saat disusui ya, Bunda. Dengan begitu, bayi bisa mendapatkanĀ ASI dari payudara dan makanan serta nutrisi tambahan dari SNS secara bersamaan.

Selain itu, ada beberapa tips tambahan yang bisa Bunda ikuti saat memilih menggunakan SNS untuk menyusui bayi, seperti berikut ini, yang dikutip dariĀ Milk and Motherhood:

1. Lepaskan kalung

Singkirkan kalung atau apapun yang melingkar di leher karena ini hanya akan membuat ibu menyusui menjadi repot dengan selang yang menyangkut di beberapa bagiannya.

2. Tak perlu menonton tutorial

Bagi ibu menyusui yang baru akan mencoba pakai SNS, mungkin akan menonton video tutorial agar dapat menggunakannya dengan benar. Akan tetapi, video tutorial ini terkadang justru membuat bingung, Bunda. Ini karena tak semua kondisi dan situasi ibu menyusui serta bayi yang menggunakannya sama.

Oleh karena itu, cukup dengan memahami fungsi dan cara kerja SNS, ibu menyusui bisa menyesuaikannya berdasarkan naluri dan kenyamanan masing-masing.

3. Perhatikan susu

Baik menggunakan ASI perah atau formula, perhatikan dan pastikan agar susu sudah mencair dengan sempurna, dan tak ada yang menggumpal ya, Bunda. Ini bertujuan agar selang SNS yang dipakai tidak tersumbat, sehingga tak mengganggu proses bayi saat menyusu.

Namun bagi beberapa bayi atau Bunda, menggunakan SNS mungkin agak sulit. Bayi mungkin akan merasa lebih sadar selang di mulut mereka, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan. Sementara ibu menganggap pemberian susu dengan SNS agak sulit.

"Ini membutuhkan latihan, dan beberapa orang merasa itu mulai membuat frustrasi. Ini bisa sedikit menurunkan semangat jika tidak langsung berhasil," ujar Taya Griffin.

Karena itu, dia menyarankan untuk meminta bantuan seseorang untuk menggunakannya atau meyakinkan Bunda bahwa cara ini akan membuat bayi menyusu lebih baik dan pemberian ASI berjalan dengan lancar.

Menurutnya, berapa lama waktu yang dibutuhkan menggunakan SNS ini tergantung pada ibu menyusui dan bayi. Jika ibu menyusui merasa tak pernah bisa menyuplai ASI dengan cukup dan bayi nyaman menggunakannya, maka SNS mungkin perlu dipakai terus selama menyusui bayi.

Jika merasa tak cocok atau bayi tak nyaman, ibu menyusui bisa meninggalkannya dan beralih menggunakan botol susu atau cangkir untuk membantu memenuhi nutrisi bayi. Konsultan laktasi bisa membantu Bunda memilih opsi mana yang terbaik untuk buah hati.

Semoga informasi ini bisa berguna dan bermanfaat ya, Bunda.

Bunda, simak juga cara aman mencegah kehamilan bagi ibu menyusui dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi