MENYUSUI
Abses Payudara, Bahayakah untuk Bunda dan Si Kecil yang Menyusu?
Inkana Putri | HaiBunda
Rabu, 13 Jan 2021 20:01 WIBAktivitas menyusui sering kali terkendala oleh berbagai hal. Salah satunya munculnya abses payudara, sebuah benjolan atau luka berisi nanah yang disebabkan oleh infeksi.
Abses payudara memang umumnya terjadi pada wanita menyusui. Melansir Medical News Today, ringkasan literatur ilmiah tahun 2020 mencatat mastitis laktasi terjadi pada 2-3 persen wanita menyusui, 5-11 persen di antaranya dapat mengalami satu atau lebih abses.
Meskipun demikian, bukan berarti abses payudara tak bisa terjadi pada wanita yang tidak menyusui ya, Bunda. Abses yang tidak terkait dengan menyusui biasanya terjadi pada orang dengan obesitas dan perokok. Sebenarnya, apa saja sih yang menyebabkan abses payudara?
Penyebab abses payudara
Abses payudara pada ibu menyusui bisa terjadi karena adanya infeksi bakteri Staphylococcus aureus dan bakteri Streptokokus. Bakteri ini bisanya masuk melalui celah puting sehingga menyebabkan saluran susu tersumbat.
Namun, bagi wanita yang tidak menyusui, abses bisa disebabkan karena campuran bakteri S. aureus, Streptokokus, dan anaerob. Adapun bakteri tersebut tidak tumbuh di tempat yang terdapat oksigen, seperti halnya pada usus.
Saat terinfeksi bakteri dan mengalami asbes, biasanya Bunda akan merasakan beberapa gejala yang timbul antara lain seperti berikut. Jika muncul gejala ini, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk diagnosis lebih lanjut ya, Bunda.
- Produksi ASI menurun
- Payudara terasa nyeri, merah dan hangat
- Keluar nanah dari puting
- Suhu tinggi
- Sakit kepala
- Mual atau muntah
- Kelelahan
- Muncul benjolan atau bengkak
- Muncul gejala seperti flu
Cara mengatasi abses payudara
Seperti dikutip dari Layanan Kesehatan Nasional (NHS) UK, para dokter biasanya meresepkan tablet antibiotik terlebih dahulu untuk meredakan infeksi payudara. Bagi Bunda yang menyusui, dokter biasanya akan menggunakan jarum untuk mengeluarkan nanah. Umumnya, abses akan sembuh total dalam beberapa hari atau minggu.
Untuk perawatan di rumah, Bunda bisa menggunakan kompres hangat untuk meredakan peradangan. Ada juga beberapa obat yang dijual bebas seperti asetaminofen atau ibuprofen, yang bisa dikonsumsi. Namun, sebaiknya Bunda konsultasikan dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya ya.
Bunda juga bisa mencegah munculnya abses dengan menggunakan pelembap yang aman pada puting susu. Selain itu hindari juga membiarkan payudara penuh dalam waktu yang lama atau mengenakan pakaian serta bra yang memberikan banyak tekanan pada payudara. Hal tersebut tentunya bisa meningkatkan risiko infeksi abses.
Sebelum menyusui, Bunda harus pastikan kebersihan dengan selalu mencuci tangan guna menghindari bakteri atau kotoran masuk melalui puting. Jangan lupa gunakan kedua payudara secara bergantian ketika menyusui atau memerah ASI, serta hindari terlalu banyak jeda saat menyusui.
Lalu, aman kah menyusui Si Kecil saat muncul abses payudara? Jika Bunda mengalami abses payudara hanya di salah satu bagian payudara saja, Bunda sebenarnya bisa menyusui Si Kecil menggunakan payudara yang tidak mengalami abses.
Jangan berikan Si Kecil ASI dari payudara yang memiliki abses. Hal ini mengingat payudara yang sakit dapat meningkatkan risiko Si Kecil tertular infeksi. Ketika kedua payudara Bunda mengalami abses, Bunda bisa berikan Si Kecil ASI perah terlebih dahulu hingga keadaan payudara membaik dan sembuh.
Meskipun demikian, bukan berarti Bunda bisa membiarkan payudara yang sakit begitu saja. Agar cepat pulih, Bunda juga perlu mengeluarkan ASI dari payudara yang sakit setiap 2 jam guna mencegah infeksi lebih lanjut.
Bunda pun perlu istirahat cukup, konsumsi makanan bernutrisi, perbanyak minum air putih, dan kelola stres. Hal tersebut bisa membantu Bunda pulih dalam pengobatan.
Simak juga cara mencegah mastitis pada ibu menyusui dalam video berikut ini.
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bun, Ketahui Tanda-tanda Abses Payudara dan Cara Mengatasinya
Mengobati Abses Payudara pada Ibu Menyusui
Penyebab dan Cara Mengatasi Abses Payudara Pada Ibu Menyusui
Cara Mengatasi Abses Payudara yang Sering Dialami Ibu Menyusui
TERPOPULER
Ini Dia Negara Paling Jujur dan Paling Tidak Jujur di Dunia, Indonesia Masuk Mana?
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?
4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Anti Peyang, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil!
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kartu Ucapan Kelahiran Aesthetic untuk Bayi Perempuan & Laki-laki
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kasur Lantai Lipat Terbaik, Ada yang Orthopedic
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Cuaca Panas Bikin Rambut Cepat Lepek? Ini 7 Produk Perawatan Rambut yang Wajib Dicoba
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Outfit Hijab untuk Ibu Hamil, Nyaman Dipakai dan Tetap Stylish
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa
Bayi Minum ASI Banyak Hari Ini tapi Besok Sedikit, Normalkah?
5 Potret Andy /rif Bersama Kedua Putranya, Beda Postur Tubuh Ayah-Anak Jadi Sorotan
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Camping Rombongan atau Berdua? Ini Tenda Tiup Sesuai Jumlah Orangnya
-
Beautynesia
7 Kebiasaan yang Bisa Memicu Kulit Wajah Breakout
-
Female Daily
Review Huda Beauty Lip Contour Stain & Faux Filler Gloss: Lip Combo Viral yang Layak Masuk Wishlist?
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramalan Zodiak Cinta 1 Agustus: Cancer Hubungan Stabil, Libra Terlalu Cemburu
-
Mommies Daily
12 Rekomendasi Bra Menyusui yang Nyaman, Seamless hingga Big Size