sign up SIGN UP search

menyusui

5 Kandungan ASI yang Membuatnya Sebagai Asupan Terbaik untuk Bayi

Tim HaiBunda Sabtu, 23 Jan 2021 14:43 WIB
Ibu menyusui caption
Jakarta -

ASI atau air susu ibu adalah susu yang dihasilkan oleh manusia dan merupakan sumber gizi bagi bayi yang belum bisa mengkonsumsi makanan padat. Maka itulah ASI dianjurkan diberikan secara eksklusif kepada bayi selama 6 bulan.

Selain karena bayi belum bisa memakan makanan seperti orang dewasa, kandungan ASI sangatlah banyak dan berguna bagi pertumbuhan dan kesehatannya. Apa saja sih kandungan terpenting dari ASI yang Bunda hasilkan?

Kandungan ASI yang Berguna untuk Bayi

1. Lemak
Lemak adalah sumber kalori utama bagi bayi yang terdapat dalam ASI. Terdapat asam lemak esensial dalam ASI yang akan berubah menjadi DHA dan AA yang berguna untuk pertumbuhan otak bayi.


2. Protein
Protein utama yang terkandung dalam ASI adalah whey dan kasein. Di dalam ASI juga terdapat asam amino yang berguna untuk tumbuh kembang otak bayi.

3. Vitamin
Kandungan ASI lainnya adalah vitamin. Vitamin yang terdapat pada ASI cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi. Beberapa vitamin yang ada dalam ASI adalah.
a. Vitamin A untuk kesehatan mata dan menjaga kekebalan tubuh.
b. Vitamin E berfungsi untuk menjaga ketahanan sel darah merah.
c. Vitamin B dan C berguna untuk membantu perkembangan otak dan daya tahan tubuh.

4. Karbohidrat
Laktosa adalah karbohidrat utama yang terkandung dalam ASI. Laktosa berguna untuk meningkatkan penyerapan kalsium, magnesium, serta fosfor.

Mother feeds her little daughter feeding.Ilustrasi Menyusui ASI/ Foto: Thinkstock

5. Mineral
Ada berbagai macam mineral yang terdapat pada ASI. Mineral membantu perkembangan tulang pada bayi. Serta untuk membantu metabolisme dan memastikan saraf dan otot berfungsi dengan baik.

Ada lebih banyak lagi kandungan ASI yang membantu pertumbuhan bayi. Seiring bertambahnya usia bayi maka kandungan gizi dalam ASI juga berubah untuk memenuhi kebutuhan bayi. Pada awal masa menyusui ASI kaya akan air dan laktosa. Dan pada akhir masa menyusui ASI banyak mengandung kalori dan lemak.

Manfaat Pemberian ASI Eksklusif

Pemberian ASI eksklusif disarankan dilakukan sejak bayi usia 0 sampai dengan 6 bulan. Baru setelah usia 6 bulan bayi bisa diberikan MPASI dari makanan yang mengandung gizi lengkap. Ada banyak keuntungan jika bayi diberikan ASI secara eksklusif, yaitu;

1. Sistem kekebalan tubuh lebih kuat
Ada zat antibodi pada ASI yang membantu melawan virus dan bakteri. Kemungkinan bayi terkena penyakit seperti diare, alergi, infeksi, juga lebih rendah.

2. Bayi menjadi lebih cerdas
Asam lemak pada kandungan ASI berperan penting untuk kecerdasan bayi. Hubungan emosional antara Bunda dan bayi akan terjalin selama proses menyusui.

3. Berat badan bayi ideal
ASI memberikan rangsangan yang lebih sedikit dalam produksi insulin yang bisa memicu pembentukan lemak. Kadar leptin yang memiliki peran menimbulkan rasa kenyang juga lebih tinggi jika bayi diberi ASI secara eksklusif.

4. Bayi memiliki tulang yang lebih kuat
ASI memiliki kandungan yang berguna untuk membantu pertumbuhan tulang pada bayi. Tulang leher dan tulang belakang bayi menjadi lebih kuat dengan pemberian ASI.

5. Mendapat kolesterol yang cukup
Bagi orang dewasa kolesterol adalah hal yang tidak baik. Akan tetapi kolesterol sangat dibutuhkan oleh bayi untuk menunjang tumbuh kembangnya.

6. Resiko sindrom kematian bayi mendadak(SIDS) lebih rendah
Pengaruh ASI akan berkurangnya resiko SIDS akan terlihat jika ASI diberikan minimal selama 2 bulan secara eksklusif.

7. Menghemat pengeluaran
Dengan memberikan ASI kepada bayi maka tidak perlu membeli susu formula sebagai sumber makanan bayi. (PK)

Simak juga video berikut mengenai cerita Bunda Winda 'Idol' yang berjuang untuk memberi ASI ketika kedua tangan tertancap jarum infus:

[Gambas:Video Haibunda]

Banner Pasangan Kritis Karena Ngeyel Covid-19Banner Pasangan Kritis Karena Ngeyel Covid-19/ Foto: Mia Kurnia Sari
(ziz/ziz)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi