sign up SIGN UP search


menyusui

3 Cara Mudah Mengenali ASI Perah Basi, Bunda Perlu Tahu

Melly Febrida Sabtu, 24 Apr 2021 19:01 WIB
Mother is pouring milk from breast milk storage bags to baby bottle with measuring scale,  Breast Pumping milk concept. selective focus. caption

Jakarta - Setuju ya, Bunda, kalau Air Susu Ibu perah (ASIP) yang disimpan di kulkas atau freezer seperti cairan emas yang begitu berharga. Bunda berharap bisa memberikan bayi ASIP yang segar dan aman untuk diminum. Kalau sampai ASIP basi, tentu membuat para Bunda menyusui jadi sedih, karena usahanya mengumpulkan tetes demi tetes ASI jadi sia-sia.

Ketika menyimpan ASIP, Dr Jack Newman, dokter spesialis anak mengatakan, Bunda menyusui sering bercerita ASI-nya berbau aneh dan rasanya tidak enak meski disimpan kulkas. Menurutnya, ASIP ini bukan karena basi, tapi diperkirakan karena adanya banyak enzim lipase dalam ASIP.


"Lipase adalah enzim yang menguraikan lemak, dalam kasus ini lipase dengan cepat menguraikan lemak dalam ASI. Hasil sampingan penguraian yang terasa tidak enak oleh orang dewasa, tapi tidak berbahaya bagi bayi-sama saja seperti minum ASI yang setengah tercerna," ujar Newman dilansir The Ultimate Breastfeeding Book of Answer.


Namun, jika Bunda ragu apakah ASI perah masih bisa diberikan pada Si Kecil, bisa mengetes rasa dan aramonya seperti berikut.

Banner tanaman hias pembawa hoki.Banner tanaman hias pembawa hoki./ Foto: Mia Kurnia Sari

Ciri ASI perah basi:

1. Lapisan ASI terpisah

Tamara Hawkins, FNP, RN  , IBCLC, direktur Stork & Cradle, sebuah konsultan laktasi di New York City menjelaskan bahwa penampilan ASIP yang didinginkan itu secara alami terpisah menjadi beberapa lapisan, lemaknya naik ke atas. ASIP akan mudah tercampur apabila Bunda mengocoknya dengan lembut.

Tapi, apabila Bunda masih melihat ada gumpalan yang terpisah, bisa jadi itu pertanda ASIP sudah basi. "Anda akan tahu jika ASI benar-benar tidak enak karena akan tampak berserabut, berlendir atau akan terlihat seperti ada nanah di dalam susu,” jelas Hawkins dikutip The Bump.

2. Aroma basi

Begitu pula dengan aromanya Bunda. Kata Hawkins, susu basi berbau busuk, mirip dengan susu sapi yang sudah basi. Cara termudah untuk mendeteksi ASIP sudah basi dengan mencicipinya.  ASI basi rasanya asam.

3. Berbau asam

Sedangkan untuk aroma kadang-kadang memang membuat Bunda bingung. Bunda mungkin mencium ASIP berbau asam dan seperti aroma sabun setelah disimpan di lemari es atau freezer, tetapi itu belum tentu basi lho.

Kata Hawkins, ini bisa menjadi tanda bahwa ASI Anda memiliki kadar lipase yang tinggi, enzim yang membantu bayi mencerna lemak di ASI dengan mudah dan menyerap asam lemak esensial seperti DHA. Memiliki banyak lipase dalam ASI belum tentu menjadi masalah. “Banyak bayi tidak terganggu dengan ini,” kata Hawkins.  

Jika bayi masih meminum ASIP tanpa ragu-ragu dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan, karena itu jadi pertanda rasanya masih enak. Tetapi bayi lain mungkin tidak menyukai baunya dan menolak untuk minum ASIP setelah disimpan.  


"Memanaskan ASIP yang baru dipompa ke suhu tinggi dapat merusak aktivitas lipase dan menghilangkan bau asam atau sabun itu" ujar Hawkins.

Simak informasi lebih lengkap di halaman selanjutnya ya, Bunda!

Bunda, simak juga yuk cara memilih botol pumping yang terbaik seperti dijelaskan dalam video berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi