sign up SIGN UP search


menyusui

5 Aturan Bagi Ibu Menyusui yang sedang Puasa agar ASI Nggak Seret

Meita Fajriana Sabtu, 08 May 2021 17:53 WIB
Happy muslim mother holding adorable little baby daughter wearing hijab in her arms on white bed in bedroom. Arab young mom wearing a head scarf, and she's sitting on the bed while holding her baby. caption

Jakarta - Sudah pertengahan puasa Ramadhan, pasokan ASi terasa mulai berkurang, Bunda? Wah kalau sudah dalam kondisi begini rasanya jadi khawatir Si Kecil kelaparan ya. Apalagi jika anak masih berusia di bawah 6 bulan, yang belum menerima tambahan Makanan Pendamping ASI (MPASI).

Berbicara mengenai puasa untuk Bunda menyusui, enggak perlu galau. Agama Islam mengatur, Bunda menyusui memang diperbolehkan untuk tidak berpuasa dengan syarat menggantinya atau membayar fidyah. Jadi, sesuaikan dengan kondisi bunda ya, jangan dipaksakan.

Ada banyak anggapan bahwa berpuasa dapat menurunkan produksi ASI. Namun, jika bunda makan dan minum dengan baik serta cukup, dampaknya tidak terlalu signifikan pada produksi ASI. Dilansir Kellymom, pada Bunda menyusui yang berpuasa dengan usia bayi 2-5 bulan, makronutrien dalam ASI berkurang. Mikronutrien seperti zinc, magnesium, dan potasium juga berkurang jumlahnya. Sehingga akan lebih baik Bunda pikirkan dengan matang ya sebelum memutuskan berpuasa. 


Untuk Bunda menyusui yang mantap dan merasa sanggup melaksanakan puasa, simak yuk beberapa aturan agar puasa nyaman dan Si Kecil juga aman.

Banner Santriwati Dinikahi Miliuner ArabBanner Santriwati Dinikahi Miliuner Arab/ Foto: HaiBunda/ Mia Kurnia Sari

1. Penuhi kebutuhan air minum

Mulai dengan konsumsi air yang cukup hingga nutrisi yang baik ketika sahur dan berbuka. 

Berpuasa bisa menyebabkan Bunda menyusui mengalami dehidrasi. Cairan tubuh berkurang ketika menahan dahaga di siang hari. Agar ASI tetap lancar, disarankan Bunda mengonsumsi air sebanyak 2 liter saat berbuka dan sahur. Asupan cairan yang cukup juga membuat tubuh bunda lebih segar.

2. Ajak bayi bicara

Bunda juga bisa menenangkan bayi dengan mengajaknya berbicara. Beritahu bahwa Bunda akan melakukan puasa, ini dapat membangun hubungan ikatan lebih dalam dengan anak. Lama-kelamaan, mereka bisa mengerti dan tidak rewel saat Bunda menjalankan puasa.

3. Anak sudah diberi MPASI

Dokter anak Meta Herdiana Hanindita Sp.A(K) mengungkapkan, ibu menyusui bisa menjalankan puasa. Syaratnya, disarankan saat usia bayi sudah lebih dari 6 bulan atau sudah mendapatkan Makanan Pendamping ASI (MPASI).

"Boleh-boleh saya berpuasa saat menyusui. Asalkan bayi sudah mendapatkan MPASi dan harus minum yang cukup dan makan makanan bernutrisi saat sahur dan berbuka. Namun jika tidak sanggup jangan dipaksakan," kata dokter Meta Hanindita dikutip dari akun Instgram pribadinya.

Dalam masa enam bulan pertama kehidupan bayi, bunda disarankan untuk memberikan ASI eksklusif. Sehingga akan lebih baik bunda tidak berpuasa dulu. Namun jika bayi sudah mendapatkan MPASI, bunda bisa sedikit tenang, karena nutrisi mereka bisa ditambah dari makanan padatnya.

Simak aturan lain di halaman selanjutnya!

Simak juga yuk tantangan puasa Ramadhan untuk dokter Maissy dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]



TIPS BERPUASA SAAT MENYUSUI
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Rekomendasi