HaiBunda

MENYUSUI

Ketentuan dan Mahram Donor ASI dalam Islam Menurut Fatwa MUI

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Jumat, 06 Aug 2021 14:45 WIB
Ketentuan dan Mahram Donor ASI dalam Islam Menurut Fatwa MUI/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Pilin_Petunyia
Jakarta -

Kebutuhan mendapatkan donor ASI meningkat di masa pandemi. Hal ini terjadi karena banyak temuan kasus ibu meninggal karena COVID-19 setelah melahirkan hingga ibu dengan gejala berat yang tidak bisa menyusui.

Donor ASI sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Tapi, mencari donor ASI yang tepat mungkin sulit bagi seorang ibu dan keluarga di masa pandemi.

Dalam Islam, donor ASI diperbolehkan ya, Bunda. Menurut Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 28 Tahun 2013 Seputar Masalah Donor Air Susu Ibu (Istirdla'), Bunda boleh memberikan ASI kepada anak yang bukan anak kandungnya. Seorang anak juga boleh menerima ASI dari Bunda yang bukan ibu kandungnya, sepanjang memenuhi ketentuan syar'i.


Selain itu, seorang Muslimah juga boleh memberikan ASI kepada bayi non-Muslim. Sebab, pemberian ASI bagi bayi yang membutuhkan ASI tersebut adalah bagian dari kebaikan antar umat manusia.

Berikut ketentuan pendonor ASI menurut Fatwa MUI:

  1. Bunda yang memberikan ASI harus sehat, baik secara fisik atau mental.
  2. Bunda tidak sedang hamil.

Donor ASI dalam Islam juga mengenal istilah mahram, yakni haram terjadi pernikahan karena menjadi saudara persusuan. Mahram akibat persusuan dapat terjadi bila:

  • Usia anak yang menerima susuan maksimal 2 tahun qamariyah.
  • Bunda pendonor ASI diketahui identitasnya secara jelas.
  • Jumlah ASI yang dikonsumsi sebanyak minimal lima kali persusuan.
  • Cara menyusu dilakukan baik secara langsung ke puting susu ibu (imtishash) maupun melalui perahan.
  • ASI yang dikonsumsi anak tersebut mengenyangkan.

Sementara itu, pemberian ASI yang berlaku hukum persusuan adalah masuknya ASI ke dalam perut seorang anak di usia 0 sampai 2 tahun, dengan cara menyusui langsung atau ASI perah.

Donor ASI tidak boleh disalahgunakan tanpa alasan yang jelas. Lalu bagaimana cara mendapatkan donor ASI dan siapa yang paling baik menjadi pendonor ASI untuk bayi ya? Baca halaman berikutnya.

Simak juga 5 ASI booster alami untuk Bunda menyusui, dalam video berikut:

(ank/rap)
DONOR ASI DI INDONESIA

DONOR ASI DI INDONESIA

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Faktor yang Memengaruhi Lama Bayi Menyusu, Salah Satunya Kondisi Kesehatan

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran

Mom's Life Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

6 Kebiasaan yang Diam-diam Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Menyusui Indah Ramadhani

4 Kalimat Langka yang Diucapkan Laki-laki saat Tulus Jatuh Cinta Menurut Psikolog

Mom's Life Amira Salsabila

10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Setop Makan Gula dan Tepung 24 Jam, Ini yang Terjadi pada Tubuh

83 Nama Bayi Heroik dari Tokoh Dunia, Penuh Makna Kuat dan Inspiratif

Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran

Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi

10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK