sign up SIGN UP search


menyusui

Mengenal 3 Ciri ASI Basi, Segera Cek Stok di Freezer, Bun!

Dwi Indah Nurcahyani Kamis, 02 Sep 2021 20:15 WIB
woman pouring milk in to bottles for new baby on wooden table caption

Jakarta - Biarpun bisa tahan lama hingga beberapa bulan, ASI perah juga memiliki daya tahan tertentu nih, Bunda. Pastikan stok ASI perah Bunda di rumah tetap aman dan terhindar dari risiko ASI basi.

Sebagai pejuang ASI, Bunda memang tidak hanya berjibaku dengan perjuangan menyusui buah hati semata ya, Bunda. Di luar itu, Bunda juga perlu memahami bagaimana daya tahan ASI dan juga penyimpanan ASI perah yang tepat. Hal ini guna menghindarkan stok ASI Bunda dari risiko basi dan stok ASI tak terbuang sia-sia.

Secara umum, ASI yang baru dipompa dapat bertahan di suhu ruang atau pendingin hingga empat jam. Jika memungkinkan, ASI yang baru dipompa dapat langsung diberikan pada bayi karena memiliki nutrisi yang lebih besar dan manfaat imunologis yang juga tinggi.


"Bunda tidak akan pernah bisa meninggalkan rumus tersebut. ASI memang dilengkapi dengan sifat antimikroba yang mencegah pertumbuhan bakteri," ujar Julie Morgan-Vaughn, seorang konsultan laktasi di Vancouver, Washington.

Bagi Bunda menyusui yang bekerja, alat pendingin menjadi andalan wadah bagi stok ASI yang sudah dipompa, baik di tempat kerja atau saat bepergian. Dengan wadah pendingin yang terisolasi, sejauh ini ASI tetap aman hingga 24 jam, menurut CDC dikutip dari laman Forbes.

Infografis tentang tips memompa ASI di kantor selama masa pandemi.Infografis tentang tips memompa ASI di kantor selama masa pandemi./ Foto: Mia Kurnia Sari

Bunda pun dapat memastikan wadah pendingin tetap terjaga baik, ketika dalam perjalanan ataupun sedang di kantor yang tidak memungkinkan ada lemari pendingin. Dan, begitu sampai di rumah atau di tempat tujuan, segera pindahkan ASI ke lemari es atau freezer ya, Bunda.

Jika Bunda tidak mengindahkan aturan tersebut, risiko ASI basi sangatlah besar terjadi ya, Bunda. Karenanya, Bunda pun perlu memahami ciri ASI basi agar dapat menghindarinya. Berikut ciri-cirinya seperti dikutip dari laman Window of the World:

1. ASI tidak larut saat botol digoyang perlahan

ASI perah yang disimpan pada suhu ruangan atau dalam lemari es, umumnya akan terbagi menjadi dua lapisan. Pada lapisan atas, susu biasanya berwarna putih kekuningan dengan tekstur kental. Sedangkan di lapisan bawah, ASI lebih bening dengan tekstur lebih tipis.

Hal ini wajar karena kandungan lemak ASI lebih ringan dan akan naik ke atas seperti minyak bercampur air. Nah, pada ASI segar, lapisan ini harus menyatu kembali saat wadah digoyang perlahan. Jika lapisan tersebut tidak menyatu terutama saat muncul gumpalan, ASI mungkin sudah basi. 

Klik di halaman selanjutnya ya, Bunda, untuk membaca informasi lebih lengkap!

Simak juga cara menghangatkan ASI perah seperti dalam video di bawah ini ya:

[Gambas:Video Haibunda]



KENALI DARI AROMA DAN KEKENTALAN ASI
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!