sign up SIGN UP search


menyusui

Anak 17 Bulan Tertular COVID-19 dari Tukang Bangunan, Sembuh dengan Bantuan ASI

Annisa Karnesyia Senin, 06 Sep 2021 10:50 WIB
CACA RASAKAN MANFAAT MENYUSUI ANAKNYA YANG POSITIF COVID-19
Ibu Menyusui caption

Merawat anak dengan ASI

Caca selalu berkomunikasi dengan dokter untuk memantau kondisi sang putri. Ibu satu anak ini juga kerap menggunakan layanan telemedicine dan konsultasi via WhatsApps dengan pamannya yang seorang dokter.

Selama sakit, Safina diberikan vitamin khusus anak (Imunped drop) dan madu. Caca juga rutin menjemur putrinya setiap hari, Bunda.

"Jadi pengobatannya dijemur setiap pagi, dikasih vitamin khusus anak (Imunped yang cair), dan madu. Kasih vitamin sesuai instruksi, terus juga ada parasetamol sesuai anjuran dokter. Seminggu setelah membaik, dia dikasih antibiotik," katanya.


"Dan kebetulan karena posisinya waktu itu susah bawa ke dokter, jadi rajin konsultasi sama dokter secara online atau video call. Saya juga komunikasi 24 jam sama paman saya yang dokter."

Bagi Caca, pengobatan yang ampuh untuk putrinya bukan dari obat atau vitamin. Semua itu bersumber dari kondisi ibunya. Selama Safina sakit, Caca berusaha berpikir positif dan selalu yakin anaknya bisa sembuh.

"Sebenarnya enggak perlu kasih vitamin sebanyak itu, tapi cukup satu saja. Terus, kita juga harus yakin anak sembuh, karena mood kita bisa ngaruh ke anak. Di awal-awal COVID, saya sempat stres berat, payudara bengkak karena dia enggak mau nyusu. Akhirnya mengubah mindset, 'gua harus happy biar anak cepat sembuh'," ujar Caca.

Mood Caca berubah jadi baik juga banyak terbantu dengan proses meng-ASI-hi putrinya nih. Caca bersyukur anaknya selalu menyusu meski sempat menolak di awal-awal sakit.

"Saya percaya ASI adalah salah satu faktor yang buat anak saya sembuh. Full ASI juga kan ada skin to skin, jadi selama COVID saya cuma pakai kain biar bisa skin to skin dengan Safina. Saya mau dia ngerasa, 'ini ada ibu yang ada 24 jam dan bantu kamu sembuh'. Kandungan dari ASI juga luar biasa," ujarnya.

Untuk memenuhi asupan nutrisi buah hatinya, Caca mengonsumsi suplemen ASI booster untuk meningkatkan kuantitas ASI. Ia yakin gizi anaknya yang sulit makan bisa tercukupi dari ASI. Selain itu, dia juga selalu menjaga kondisi tubuh agar selalu fit.

"The power of ASI itu nyata banget. Saya itu sudah hopeless anak enggak mau makan atau minum, tapi maunya mau menyusu terus, kayak anak bayi lagi. Akhirnya, saya minum suplemen yang bisa meningkatkan kuantitas biar bergizi ASI-ya. Kebetulan saya juga hiperlaktasi, ASI kalau enggak diberikan ke anak, bisa keluar sendiri," ungkapnya.

Caca juga percaya ASI-nya bisa menjadi makanan terbaik untuk. Caca yang sudah menjalani vaksinasi COVID-19 ini juga yakin, kandungan vaksin akan mengalir ke ASI-nya dan bikin anaknya sembuh.

Selain ASI, MPASI tetap diberikan ke Safina selama sakit. Salah satu MPASI yang rutin diberikan adalah makanan camilan, Bunda. Caca membuat menu MPASI sendiri dari makanan kesukaan Safina.

"Selama dia sakit, saya putar otak biar anak mau makan. Saya beli beberapa produk MPASI yang katanya bisa membantu nafsu makan, tapi so so lah. Kebetulan anak saya suka produk cokelat dan roti, jadi saya kasih pancake atau pizza teflon. Dia lebih banyak ngemil dan saya selalu berusaha bikin camilan yang bisa penuhi gizinya," kata Caca.

Ketika merawat sang buah hati, Caca tak menggunakan APD lengkap. Ia hanya selalu memakai masker, menyediakan handsanitizer, dan tisu basah. Ia pun rajin menyemprot barang-barang yang digunakan anaknya saat isoman dengan disinfektan.

Nah, untuk mengatasi anaknya yang rewel karena tak keluar kamar, Caca bahkan menyewa mainan selama sebulan lho. Cara ini banyak membantunya mengasuh Safina yang mulai rewel dan suka nangis.

"Yang paling sulit itu adaptasi kebiasaan baru atau new normal versi bayi. Ketika dia COVID, dia cuma di kamar, diam, lihat ke jendela. Awal-awal masih kalem, tapi 3-4 hari mulai berontak dan nangis. Ini susah, kita enggak bisa ngejelasin karena dia belum ngerti," ungkapnya.

"Kalau dia lagi nangis, saya biarkan selama satu menit, terus dipeluk. Saya juga menyiasatinya dengan menyewa mainan seperti perosotan dan motor-motoran selama sebulan. Alhamdulillah itu ngebantu aku biar enggak stres."

Saat ini, kondisi Safina sudah sehat dan kembali ceria. Caca berpesan para para Bunda yang kini berada di situasi sepertinya dulu, bisa tetap semangat, berpikir positif, dan tidak stres. Ia yakin mood ibu yang baik bisa menular ke anaknya dan menyembuhkan sakitnya.

(ank/rap)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!