HaiBunda

MENYUSUI

Serba-serbi Donor ASI dan Aturannya dari Pemerintah

Nanie Wardhani   |   HaiBunda

Rabu, 03 Aug 2022 16:10 WIB
Serba-serbi Donor ASI dan Aturannya dari Pemerintah/ Foto: Getty Images/iStockphoto/blanscape

Semua proses melahirkan kini sudah selesai, lalu muncul proses selanjutnya yang menjadi sangat krusial untuk pertumbuhan Si Kecil. Proses itu adalah menyusui. Tapi, tidak semua ibu bisa menyusui dengan normal.

Ada ibu yang kelebihan (oversupply) ASI, tapi tidak sedikit juga di antara mereka yang justru kekurangan ASI. Bahkan, ada juga yang tidak mengeluarkan ASI sama sekali. Tentunya, di setiap masalah punya jalan keluarnya masing-masing. Termasuk masalah terkait ASI.

Jalan keluar itu bernama donor ASI.


Donor ASI bisa menjadi pilihan yang sangat memungkinkan untuk dilakukan oleh Bunda, dalam menghadapi masalah ASI ini. Hanya saja, ada banyak hal yang perlu Bunda ketahui mengenai donor ASI.

Apa itu donor ASI?

ASI adalah elemen yang sangat penting bagi Si Kecil, terutama pada masa-masa awal kedatangannya di dunia. Ketika ibu dari seorang bayi tidak mampu menyediakan ASI yang cukup, maka donor ASI bisa menjadi solusi yang baik.

Donor ASI juga bisa menjadi salah satu cara alternatif yang sangat baik untuk bayi yang lahir secara prematur.

Mengapa ASI tetap diperlukan, bahkan sampai harus mengambil dari donor ASI? Dilansir dari Pregnancy Birth Baby, ASI mengandung antibodi yang berperan penting untuk melindungi Si Kecil dari infeksi dan penyakit. Artinya, tanpa ASI, Si Kecil akan mudah terserang penyakit.

Selain itu, ASI juga membantu tumbuh dan kembang otak Si Kecil, dan mengurangi adanya risiko gangguan usus parah pada bayi yang lahir secara prematur. Peran-peran inilah yang tidak dapat digantikan oleh susu formula. 

Serba-serbi Donor ASI dan Aturannya dari Pemerintah/ Foto: Getty Images/iStockphoto/isayildiz

Di Amerika Serikat dan Kanada, donor ASI lebih mudah didapatkan karena di negara-negara tersebut memiliki bank ASI, yang membuat bayi ‘tertolong’ lebih cepat. Sementara di Indonesia, donor ASI dilakukan melalui komunikasi dengan kerabat, atau komunitas tertentu.

Bagaimana dengan peraturan pemerintah di Indonesia? Apakah ada aturan pemerintah yang mengatur mengenai donor ASI tersebut? Simak lengkapnya di halaman berikut Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.



(som/som)
PERATURAN PEMERINTAH MENGENAI DONOR ASI

PERATURAN PEMERINTAH MENGENAI DONOR ASI

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Potret Kebersamaan Rossa & Sang Putri Raina saat Liburan di Korea Selatan, Kompak Pakai Baju Hanbok

Parenting Annisa Karnesyia

5 Potret Rumah Tissa Biani yang Homey, Desain Interiornya Aesthetic

Mom's Life Amira Salsabila

Kenapa Orang Hamil Sebaiknya Tidak Boleh Melayat? Ini Pandangan Islam dan Medis

Kehamilan Melly Febrida

Terobosan Baru, Risiko Kanker Payudara Kelak Dapat Terdeteksi dari Kandungan ASI

Menyusui Melly Febrida

8 Ciri Kepribadian Orang IQ Rendah saat Berinteraksi dengan Orang Lain Menurut Riset

Mom's Life Dilla Atqia Rahmah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Jembatan Baru Penghubung China ke Korea Utara Dibuka, Biaya Pembangunannya Bikin Melongo

7 Potret Kebersamaan Rossa & Sang Putri Raina saat Liburan di Korea Selatan, Kompak Pakai Baju Hanbok

Terobosan Baru, Risiko Kanker Payudara Kelak Dapat Terdeteksi dari Kandungan ASI

5 Potret Rumah Tissa Biani yang Homey, Desain Interiornya Aesthetic

Kenapa Orang Hamil Sebaiknya Tidak Boleh Melayat? Ini Pandangan Islam dan Medis

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK