sign up SIGN UP search

menyusui

30 Makanan Ini Ampuh sebagai Penambah ASI, Sehat dan Bernutrisi

Dwi Indah Nurcahyani   |   Haibunda Minggu, 22 Jan 2023 10:34 WIB
group of almonds  from wood bowl on wood background 30 Makanan Penambah ASI, Sehat dan Bernutrisi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/onairjiw
Jakarta -

Deretan makanan penambah ASI yang sehat dan bernutrisi biasa menjadi buruan para ibu menyusui. Selain melancarkan ASI, tentunya membuat kualitas ASI lebih baik ya, Bunda.

Setiap ibu tentu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Termasuk memenuhi kebutuhan bayi yang baru lahir, dokter pun menganjurkan para Bunda  untuk menyusui bayinya setidaknya selama beberapa bulan pertama.

Permasalahannya, sering kali banyak ibu menyusui yang memiliki masalah dengan produksi ASI-nya. Dari ASI yang tersendat hingga ASI yang kurang berkualitas.


Makanan penambah ASI yang sehat dan bernutrisi

Ya, perlu diketahui bahwa kemampuan tubuh untuk memproduksi ASI memerlukan beberapa perubahan fisiologis pada tubuh ibu. Ini termasuk perubahan kadar hormon mereka yang membantu mempromosikan laktasi. Pemulihan pasca melahirkan diketahui juga memengaruhi laktasi. Dan, di sinilah makanan yang dapat menambah ASI diperlukan.

Bagi para ibu yang berjuang dengan laktasi yang buruk, diet, gaya hidup, dan pengobatan yang tepat dapat membantu. Ketiganya merupakan pilar Ayurveda dan dapat membantu menyeimbangkan tubuh. Mengikuti tiga hal tersebut dapat menghasilkan laktasi yang sehat dan bayi yang sehat, seperti dikutip dari laman Drvaidyas.

Banyak cara dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI ya, Bunda. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan penambah ASI. "Beberapa makanan dikenal karena kemampuannya untuk meningkatkan suplai ASI, baik karena profil nutrisinya atau sifat kimia yang melekat dimana dapat merangsang produksi ASI," ujar Kristin Gillespie, MS, RD, LDN, seorang ahli diet dan nutrition support clinician di Virginia seperti dikutip dari laman Mom Junction.

Berikut ini beberapa makanan penambah ASI yang sehat dan bernutrisi dimana bisa dijadikan andalan dalam keseharian ya, Bunda:

1. Oatmeal

Oat merupakan makanan gandum dengan kandungan nutrisi yang banyak. Bunda dapat menjadikannya sarapan sehat selama menyusui. Selain dapat meningkatkan suplai ASI, oatmeal juga dapat meningkatkan kadar hormon oksitosin.

2. Barley

Barley merupakan biji-bijian kaya nutrisi dan serat yang dapat meningkatkan nilai gizi diet menyusui. Selain dapat meningkatkan suplai ASi juga dapat meningkatkan kadar prolaktin. 

3. Aprikot

Aprikot menawarkan berbagai nutrisi dan senyawa bioaktif yang meningkatkan kesehatan. Juga, diyakini dapat meningkatkan kadar hormon prolaktin untuk meningkatkan suplai ASI.

4. Wortel

Wortel merupakan sayuran akar yang kaya serat yang dapat menambah nutrisi selama menyusui. Konsumsi wortel secara teratur dapat meningkatkan suplai ASI. 

5. Fenugreek

Tumbuhan ini dapat meningkatkan suplai ASi dan bermanfaat bagi kesehatan. Hanya saja, fenugreek merupakan ramuan yang kuat, dan terkadang menyebabkan kembung dan iritasi lambung. Sehingga, bicarakan dengan dokter sebelum mengonsumsi makanan apa pun dengan tambahan fenugreek.

6. Bawang putih

Ibu menyusui yang mengonsumsi bawang putih dapat membantu melancarkan ASI-nya. Hanya saja perlu diwaspadai karena bawang putih dapat mengubah rasa ASI dan memicu kolik pada bayi. Sehingga, waspadai setiap perubahan pola makan dan perilaku bayi setelah Bunda mengonsumsi bawang putih.

Garlic Cloves and Bulb for food cooking in the kitchenBawang putih/ Foto: Getty Images/iStockphoto/graphixchon

7. Alfalfa

Alfalfa mengandung isoflavonoid estrogenik. Bukti anekdotal menunjukkan bahwa alfalfa dapat meningkatkan suplai ASI. Bunda bisa menambahkan alfalfa ke salad dan sup untuk menjadikannya dari makanan harian selama menyusui.

8. Adas

Konsumsi ada selama menyusui lazim karena efek laktogeniknya. Ramuan ini mengandung fitoestrogen yang dapat meningkatkan suplai ASI. 

9. Biji jintan

Ibu menyusui yang sering mengonsumsi biji jintan dapat meningkatkan produksi ASI. Bunda pun dapat mengonsumsi air jinten untuk menggunakannya sebagai bumbu dalam berbagai olahan.

10. Sayuran berdaun hijau

Sayuran ini merupakan sumber mikronutrien, serat makanan, dan senyawa bioaktif yang sangat baik yang dapat meningkatkan pemulihan pasca persalinan. Selain itu, mengandung fitoestrogen dapat meningkatkan suplai ASI. 

11. Pare

Meski pahit, manfaat kesehatan dari pare tak tertandingi. Bukti anekdotal menunjukkan bahwa pare dapat meningkatkan suplai ASI. 

12. Salmon

Salmon merupakan ikan rendah merkuri yang kaya akan protein berkualitas tinggi, vitamin D B12, dan nutrisi asam lemak omega 3 yang bermanfaat untuk ibu dan bayi. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi salmon secara teratur dapat meningkatkan suplai ASI dan meningkatkan komposisi ASI.

13. Daun kelor

Daun kelor kaya akan zat gizi mikro, seperti kalsium dan zat besi. Ibu menyusui membutuhkan nutrisi tersebut untuk pemulihan kesehatan pasca persalinan. Selain itu, daun kelor juga dapat meningkatkan suplai ASI dengan merangsang kelenjar susu.

14. Thistle

Bunda dapat mengonsumsi teh atau kapsul thistle untuk meningkatkan suplai ASI. Ada baiknya, konsultasikan dengan dokter atau konsultan laktasi sebelum mengonsumsinya agar lebih aman bagi Bunda dan juga Si Kecil.

15. Buncis

Buncis kaya akan protein, mikronutrien, dan senyawa bioaktif berkualitas tinggi. Fitoestrogen yang ada di dalamnya dianggap memberikan manfaat laktogenik. 

16. Tahu

Tahu merupakan produk kedelai yang kaya akan protein dan mikronutrien yang dapat meningkatkan kesehatan ibu. Bukti anekdotal menunjukkan bahwa tahu dapat meningkatkan suplai ASI karena kandungan fitoestrogennya. 

17. Kemangi

Kemangi merupakan tanaman yang dapat meningkatkan produksi ASI. Tambahkan kemangi dalam jumlah kecil ke makanan untuk mendapatkan manfaatnya ya, Bunda.

18. Biji wijen

Biji wijen kaya akan protein, kalsium serat, dan beberapa nutrisi penting lainnya. Fitokimianya, seperti quercetin dan sesamin dapat meningkatkan sekresi prolaktin dan meningkatkan ASI.

19. Almond

Almond diketahui dapat meningkatkan produksi ASI karena potensi aktivitas estrogeniknya. Makan segenggam almond, atau menjadikannya sebagai olahan susu untuk mendapatkan manfaat baiknya selama menyusui.

20. Biji rami

Biji rami kaya akan asam alfa-linolenat dan mikronutrien penting lainnya yang dibutuhkan ibu dan bayi untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Selain itu, biji rami juga mengandung fitoestrogen yang dapat meningkatkan suplai ASI.

Ginger root and ginger powder in the bowlJahe/ Foto: Getty Images/iStockphoto/pilipphoto

21. Jahe

Jahe dikenal luas karena manfaat kesehatannya. Selain itu, jahe juga ternyata dapat meningkatkan produksi ASI.

22. Biji labu

Biji labu diketahui juga dapat meningkatkan produksi ASI. Dan, biji labu juga kaya akan protein, zat besi, serat dan senyawa bioaktif yang meningkatkan kesehatan. 

23. Biji adas

Dalam Ayurveda, biji adas digunakan untuk meningkatkan nafsu makan, membantu pencernaan, dan meningkatkan produksi ASI. 

24. Daun kari

Daun kari segar dan bubuknya sering digunakan untuk menambah rasa dan aroma makanan. Selain itu, daun kari juga dapat mengobati beberapa penyakit. 

25. Daun ubi jalar

Selain memberikan serat, mikronutrien, dan fitokimia, daun ubi juga dapat melancarkan ASI. Diketahui bahwa daun ubi jalar dapat meningkatkan kadar prolaktin dan meningkatkan produksi ASI.

26. Kunyit

Penelitian menunjukkan bahwa menggunakan kunyit bersama fenugreek dan jahe dapat meningkatkan volume ASI. Bunda dapat menggunakannya sebagai bumbu sayur, semur, dan kari.

27. Pepaya

Pepaya tidak dianjurkan selama kehamilan, tetapi penggunaannya selama menyusui sangat populer karena potensi efek laktogeniknya. Penelitian menunjukkan bahwa jus daun pepaya dan pepaya dapat meningkatkan produksi ASI.

28. Kurma

Kurma dapat meningkatkan kadar hormon prolaktin dan meningkatkan produksi ASI. Bunda dapat mengonsumsinya sebagai camilan atau ditambahkan ke makanan lainnya.

29. Biji poppy

Penelitian menunjukkan bahwa biji poppy dapat meningkatkan suplai ASI jika dikonsumsi secara teratur. Bunda pun dapat menambahkannya pada roti, kue kering, kari, kembang gula dan adonan waffle.

30. Beras merah

Beras merah merupakan biji-bijian utuh yang menambahkan nutrisi penting dan serat makanan ke dalam makanan. Selain itu, beras merah juga dapat membantu penurunan berat badan pasca persalinan dan memberikan beberapa manfaat kesehatan. Tak hanya itu, beras merah juga berfungsi sebagai galactagogue yang dapat meningkatkan suplai ASI.

Penelitian telah menemukan bahwa 10-15 persen ibu baru kesulitan memproduksi ASI yang cukup untuk anak-anaknya. Artinya, rata-rata dari setiap sepuluh ibu baru, ada satu yang kesulitan memberikan ASI yang cukup untuk anaknya. Untuk itu, dibutuhkan makanan penambah ASI guna menginduksi ASI secara alami.

Newborn baby boy sucking milk from mothers breast. Portrait of mom and breastfeeding baby. Concept of healthy and natural baby breastfeeding nutrition.Ibu menyusui/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Anastasiia Stiahailo

Faktor penyebab ASI seret

Sebelum membahas berbagai makanan penambah ASI, Bunda perlu mengetahui terlebih dahulu bahwa berbagai faktor bisa menjadi alasan pasokan ASI rendah atau seret pada ibu menyusui. Berikut ini di antaranya ya, Bunda:

1. Jaringan kelenjar terbelakang

Beberapa wanita memiliki jaringan kelenjar terbelakang yang mungkin tidak menghasilkan cukup susu untuk bayinya.

2. Ketidakseimbangan hormon

Gangguan seperti PCOS, diabetes, dan hipertensi dapat menyebabkan masalah-masalah hormonal yang dapat menekan laktasi.

3. Operasi payudara

Pengurangan atau pembesaran payudara dianggap sebagai operasi payudara yang dapat menyebabkan kerusakan pada saluran susu dan memengaruhi suplai ASI.

4. Kontrol kelahiran hormonal

Banyak ibu yang menggunakan pil KB mendapati bahwa produksi ASI mereka terpengaruh saat menggunakan kontrasepsi.

5. Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Obat dengan Pseudoephedrine, Bromocriptine, Methergine, Peppermint, Parsley, atau sage dapat menurunkan produksi ASI.

6. Kesulitan dalam ekstraksi

Beberapa bayi memiliki kondisi yang disebut tongue tie yang dapat mempersulit bayi untuk mengekstraksi ASI. Ini dapat diperbaiki oleh dokter dengan mudah.

7. Tidak menyusui di malam hari

Jika Bunda tidak menyusui di malam hari, laktasi dapat menurun karena penurunan kadar prolaktin. 

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga yuk video tentang 4 cara meningkatkan suplai ASI.

[Gambas:Video Haibunda]





 

(pri/pri)
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!