MENYUSUI
Bayi Tidak Mau Lepas Nenen saat Tidur, Apakah perlu Dibiarkan atau Harus Stop?
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Minggu, 14 May 2023 07:50 WIBTertidur sambil nenen bagi bayi merupakan sebuah kenyamanan. Nah, kalau bayi tidak mau lepas nenen saat tidur, apakah perlu dibiarkan atau harus stop ya, Bunda?
Menyusui hingga bayi tertidur dan mereka enggak melepas nenen memang membuat busui kerepotan. Alih-alih mata yang mengantuk, dengan kondisi nenen yang tidak mau dilepas pun para ibu jadi sulit melakukan hal lain termasuk tidur dengan nyaman.
Kelihatannya kebiasaan tersebut memang biasa-biasa saja dan tidak mengganggu ya, Bunda. Khususnya ketika bayi baru lahir karena mereka memang memiliki ritme menyusui yang lebih intens sejak lahir.
Bila bayi tidak mau lepas nenen saat tidur
Meski sangatlah melelahkan karena kurang tidur, tetapi para ibu tetap bersemangat di awal-awal fase ini. Apalagi, terbangun di malam hari dan menyusui bayi di hari-hari awal menjadi bagian penting untuk membangun dan mempertahankan suplai ASI dan memastikan bayi yang baru lahir mendapatkan semua ASI yang mereka butuhkan untuk tumbuh dan berkembang, seperti dikutip dari laman La Leche.
Bagi sebagian besar ibu, ini artinya ASI harus dikeluarkan sekitar 2-3 jam sekali di minggu-minggu awal. Meskipun beberapa bayi mungkin tidur untuk waktu yang lebih lama dalam semalam, bayi akan bangun beberapa kali dalam semalam untuk menyusu.
Hal ini baik-baik saja untuk mencegah saluran tersumbat dan menjaga suplai ASI sebenarnya. Tetapi, kalau bayi yang nenen tidak mau melepasnya tentu akan membuat istirahat Bunda khususnya di malam hari jadi kurang berkualitas.
Ya, bagi bayi, menyusu terutama sebelum tidur merupakan kebiasaan yang membuat rileks ya, Bunda. Tetapi, sayangnya ini memang bukan cara terbaik agar membuat bayi tidur nyenyak dan tidak menjadi kebiasaan rutin yang perlu dilakukan ya, Bunda.
Menyusui hingga bayi tertidur lelap merupakan salah satu momen paling ajaib saat di masa-masa awal menjadi orangtua. Namun, saat bayi bertumbuh, mereka dapat bergantung pada kebiasaan menyusu sebelum tidur untuk tidur. Hal ini disebut feed-to-sleep atau nursing-to-sleep yang dapat mengakibatkan tidur yang terganggu bagi semua orang.
Untuk bayi baru lahir, tertidur selama atau setelah menyusu merupakan respons alami terhadap perut yang penuh dengan susu. Studi menunjukkan bahwa ASI yang diekspresikan pada malam hari mengandung tingkat bahan kimia pemicu tidur yang lebih tinggi daripada di siang hari.
Banyak bayi yang lebih kecil menganggap menyusui sangat menenangkan dan waktu yang tepat untuk menjalin ikatan dengan ibunya, seperti dikatakan Sujay Kansagra, MD selaku director of the Pediatric Neurology Sleep Medicine Program di Duke University Medical Center.
Karena bayi pada tahap baru lahir terbangun dalam waktu yang sangat singkat, kira-kira hanya satu jam pada awalnya, menyusui dapat menghabiskan dua pertiga dari jendela kecil tersebut. Seiring bertambahnya usia bayi, mereka mungkin masih tertidur saat menyusui. Dan ini sangatlah normal, seperti dikatakan Susie Menkes, PhD, CPSC, CCBS, certified pediatric sleep specialist di Healthy Little Sleepers, seperti dikutip dari laman Very Well Family.
Namun, jika mereka hanya bisa tidur dengan bantuan susu, bayi mungkin telah mengembangkan feed-to-sleep association. Ini merupakan istilah untuk menggambarkan ketergantungan bayi pada pemberian ASI sebagai langkah penting sebelum tidur.
Artinya, anak mengasosiasikan proses tertidur dengan menyusu dan akan membutuhkan rutinitas tersebut setiap kali dia bangun di malam hari untuk kembali tidur. Tercatat bahwa feed-to-sleep association ini terjadi setelah bayi berusia lebih dari 4 hingga 6 bulan ketika mereka mengalami lompatan perkembangan.
Namun, feed-to-sleep association ini masih menjadi masalah jika anak terbangun beberapa kali dalam semalam karena mereka tidak tahu bagaimana menenangkan diri untuk kembali tidur. Dalam situasi ini, bayi sering kali tidak lapar, hanya menggunakan menyusui untuk kembali tidur. Ini dapat menyebabkan mereka sering terbangun dan tidur yang terganggu baik untuk bayi dan juga ibu.
Untuk menghentikan pola tersebut, sebaiknya Bunda meletakkan bayi di tempat tidur dalam keadaan mengantuk tetapi tidak tertidur. Kemudian, jangan panik jika bayi tertidur saat makan makan. Dan, tetapkan rutinitas waktu tidur yang baik sebagai langkah penting.
Idealnya, berikan durasi menyusu sebelum mereka waktu tidur. Jadikan rutinitas baru tersebut sebagai bagian dari keseharian dan ingatlah untuk melakukannya secara konsisten karena konsistensi merupakan kunci keberhasilan.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bunda ingin membeli produk kesehatan dan kebutuhan ibu menyusui. Langsung aja yuk, Bun klik di sini.
Simak juga yuk video tentang tips menyusui sambil tiduran dengan Si Kecil:
(pri/pri)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bolehkah Bayi Minum ASI setelah Minum Obat? Simak Penjelasan Dokter
Berapa Lama Ketahanan Menyimpan ASI di Freezer ASI? Simak Caranya agar Tahan Lama
Hanya Puting Menonjol dan Payudara Besar Bisa Sukses Menyusui, Benarkah?
7 Rekomendasi Salep atau Obat Untuk Ibu Menyusui, Aman & Terjangkau
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang Bermental Kuat, Salah Satunya Mampu Kendalikan Emosi
Cara Mengenali Pengaruh Tinggi dan Berat Orang Tua pada Pertumbuhan Janin
Momen Almira Yudhoyono Anak Anisa Pohan Lulus SMA, Jadi Salah Satu Siswa Terbaik
Kenali Fibrelayering, Tren Diet untuk Pencernaan Sehat yang Disebut Lebih Baik dari Fibremaxxing
Terpisah Puluhan Tahun, Foto Kehamilan Ibu dan Anak Ini Bikin Haru
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lampu LED Emergency, Cadangan saat Kena Pemadaman Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Label Nama Buku Aesthetic untuk Buku Pelajaran Anak
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Bantal Menyusui Multifungsi Terbaik yang Bagus & Nyaman untuk Ibu & Bayi
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Bumbu Masak Instan untuk Masakan Enak dan Praktis
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Pashmina Viscose yang Bagus, Adem, dan Nyaman Dipakai Seharian
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Jangan Asal Ambil, Ketahui Etika bila Berbagi Makan Satu Piring dengan Orang Lain
Cara Mengenali Pengaruh Tinggi dan Berat Orang Tua pada Pertumbuhan Janin
Kenali Fibrelayering, Tren Diet untuk Pencernaan Sehat yang Disebut Lebih Baik dari Fibremaxxing
Cara Mengenali Orang Bermental Kuat, Salah Satunya Mampu Kendalikan Emosi
SPMB SD Depok 2026/2027: Aturan, Jadwal Pendaftaran & Pilihan Jalur
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Ramai Dituding Sindir Taylor Swift, Selena Gomez Langsung Beri Penjelasan
-
Beautynesia
3 Drakor Terbaru di Netflix yang Cetak Rating Tinggi
-
Female Daily
Ini 5 Kuliner Lokal dan Kedai Kopi yang Wajib Dicoba Ketika di Australia Barat!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaun Katy Perry di Pembukaan Pildun 2026 Jadi Sorotan, Disebut Mirip Kap Lampu
-
Mommies Daily
Baru di Minggu Ini: MILO Tiga Keunggulan, Konsep Happy Aging Nallura hingga Film Animasi Butter Baby