MENYUSUI
Studi Temukan Manfaat Menyusui Dapat Melindungi Bayi dari Penyakit Menular
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Minggu, 09 Feb 2025 09:30 WIBSudah banyak penelitian mengungkap manfaat dari menyusui. Tak hanya bisa memenuhi nutrisi, menyusui juga dapat menjaga sistem kekebalan tubuh bayi, Bunda.
Salah satu studi yang mengungkap manfaat menyusui pernah diterbitkan dalam jurnal Evolution, Medicine, and Public Health tahun 2022. Studi yang dilakukan oleh Profesor Antropologi dari Binghamton University, Katherine Wander dan beberapa rekannya ini memaparkan manfaat menyusui untuk melindungi tubuh bayi dari penyakit menular.
Dalam studi ini, tim peneliti mempelajari hampir 100 pasangan ibu dan bayi di pedesaan Kilimanjaro di Tanzania. Bila dibandingkan dengan wilayah di Afrika Timur lainnya, menyusui dalam jangka waktu lama merupakan hal yang lumrah di populasi tersebut dan penyakit menular selama masa bayi juga sangat umum terjadi.
Manfaat menyusui untuk sistem kekebalan tubuh bayi
Menurut Wander, ASI memiliki antibodi yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dari situ, tim peneliti berusaha memahami bagaimana perlindungan kekebalan dari ASI dapat memengaruhi risiko penyakit menular pada bayi.
"Kita paling sering mendengar tentang istilah sistem kekebalan, di mana antibodi ditransfer dari ibu ke bayi melalui ASI, yang mungkin sangat penting, namun tampaknya ada banyak hal lain yang juga terjadi saat itu," kata Wander, dilansir laman resmi Binghamton University.
"Sistem kekebalan di ASI adalah sistem yang utuh, yang mampu meningkatkan respons imun. Kami baru mulai memahami sepenuhnya sejauh mana peran sistem kekebalan di ASI," sambungnya.
ASI mengandung semua yang dibutuhkan untuk meningkatkan respons imun, mulai dari antibodi hingga berbagai jenis sel imun. Meskipun berasal dari sistem imun ibu, komponen-komponen ASI tersebut tampaknya dikurasi, meskipun mekanismenya masih belum terlalu dipahami, Bunda.
Maka dari itu, untuk menguji dampak sistem imun ASI terhadap kesehatan bayi, para peneliti mencampur beberapa mililiter ASI dengan sejumlah kecil bakteri, lalu meletakkan campuran tersebut dalam inkubator selama semalaman.
Mereka kemudian mengukur peningkatan interleukin-6 atau molekul komunikasi sel imun yang memicu peradangan. Hasilnya, ada indikasi tentang bagaimana sistem imun di ASI kemungkinan akan merespons bakteri yang ditemukan dalam tubuh bayi, misalnya di usus.
Tim peneliti juga mengamati bayi-bayi Tanzania untuk menilai apakah mereka yang menerima ASI akan meningkatkan respons imun yang lebih kuat dan berisiko lebih rendah terkena penyakit menular. Hasilnya, bayi ASI yang mendapatkan respons terhadap bakteri Salmonella memiliki lebih sedikit penyakit menular, khususnya infeksi pernapasan seperti pneumonia.
Namun, ASI yang memberikan respons lebih besar terhadap Salmonella juga cenderung memberikan respons lebih kuat terhadap strain E. coli jinak, yang umum ditemukan di saluran usus manusia. Menurut studi, bayi ASI tersebut berisiko lebih tinggi terkena infeksi gastrointestinal.
Hal tersebut mungkin menunjukkan bahwa ada respons yang tidak tepat dari sistem kekebalan ASI, misalnya bakteri yang biasanya ada di usus ternyata dapat mengganggu. Bakteri tersebut memang memainkan peran penting dalam mencegah diare dan penyakit menular lainnya.
Meskipun semua respons imun memiliki kekurangan, temuan tersebut cukup mengejutkan. "Banyak hal yang dipertaruhkan. Kami benar-benar berharap sistem imun di ASI dapat disetel dengan sangat baik untuk melindungi bayi dari infeksi," ujar Wander.
Penelitian lebih lanjut dibutuhkan
Di kemudian hari, para peneliti berharap bisa melihat efek negatif dari respons imun yang tidak tepat di suatu lokasi, seperti pertumbuhan yang lebih lambat atau flora mikroba yang kurang ideal. Namun, membedakan antara mikroba kawan atau lawan merupakan hal yang sulit bahkan untuk sistem imun orang dewasa yang sudah matang.
Menurut tim peneliti, diperlukan lebih banyak studi untuk menentukan bagaimana perkembangan imun disesuaikan dengan beberapa hal, seperti riwayat dengan penyakit menular, flora mikroba, dan sistem imun dalam ASI.
"Temuan ini menarik, tetapi implikasinya terhadap kesehatan masyarakat dan perawatan kesehatan baru akan menjadi jelas dengan adanya penelitian tambahan," kata rekan penulis dari Mmbaga of the Kilimanjaro Clinical Research Institute.
"Kita perlu memahami bagaimana respons imun ASI dipengaruhi oleh hal-hal yang dapat kita rancang sebagai program kesehatan masyarakat, seperti infeksi HIV atau kekurangan gizi."
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Alasan Medis Ibu Tidak Dapat Menyusui Bayinya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Manfaat Menyusui untuk Bunda, Menurunkan Risiko Penyakit hingga Lebih Hemat
Benarkah Menyusui Bisa Menurunkan Risiko Kanker Payudara?
Bunda Perlu Tahu, 5 Manfaat Menyusui bagi Kesehatan
Jarang Terungkap 9 Manfaat Menyusui untuk Bunda & Buah Hati
TERPOPULER
Luna Maya Bangun Sekolah di Maumere, Dapat Support Mendiang Tante yang Ikut Donasi
Korea Selatan Beri Bantuan Produk Ramah Lingkungan bagi Ibu Hamil & Menyusui, Ini Tujuannya
Cara Mengenali Orang yang Suka Cari Perhatian dari Ucapan Sehari-hari
Perempuan Indonesia Bersinar, Desak Rita Berhasil Jadi Atlet Panjat Tebing Nomor 1 Dunia
7 Cara Mengenali Orang yang Punya Kecerdasan Emosional dari Cara Bicaranya
REKOMENDASI PRODUK
5 Panci Dandang Ukuran Besar Stainless Steel yang Berkualitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curling Iron Terbaik, Cocok untuk Styling Rambut Sehari-hari
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Kukus Dandang Bakso yang Bagus
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Botol Minum Tali Panjang untuk Anak TK, Awet & Mudah Dibersihkan
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sendok Panci dan Centong Stainless Steel yang Bagus
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Luna Maya Bangun Sekolah di Maumere, Dapat Support Mendiang Tante yang Ikut Donasi
In This Economy, Apakah Tepat Membeli Perangkat Rumah Tangga Tenaga Surya? Simak Perhitungannya, Bun
Korea Selatan Beri Bantuan Produk Ramah Lingkungan bagi Ibu Hamil & Menyusui, Ini Tujuannya
Momen Pertama Si Buah Hati Bertemu Teman dan Guru Baru, Begini Cara Bantu agar Lebih Percaya Diri
Cara Mengenali Orang yang Suka Cari Perhatian dari Ucapan Sehari-hari
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Siang: Rahasia Tampil Modis Novita Angie Tanpa Harus Outfit Mahal
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Sabar Melihat Orang Lain Berjalan Lambat
-
Female Daily
Ayam Bakar Padang hingga Bagel, IKEA Hadirkan Menu Baru di Bulan Juli!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Alasan Putus Lee Jong Suk & IU Jadi Sorotan, Diduga Pisah Sejak 2025
-
Mommies Daily
7 Tipe Ayah saat Belanja ke Supermarket, Suamimu yang Mana?