Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

menyusui

5 Pertanyaan Paling Sering Ditanyakan Busui, Dijawab Konsultan Laktasi

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Kamis, 09 Jul 2026 08:55 WIB

Ibu, bayi, dan dokter
5 Pertanyaan Paling Sering Ditanyakan Busui, Dijawab Konsultan Laktasi/Foto: Getty Images/travelism
Daftar Isi
Jakarta -

Perjuangan menyusui setiap Bunda di luar sana memang memiliki tantangan dan serba serbi yang berbeda satu sama lain. Agar tidak merasa sendirian, simak 5 pertanyaan yang paling sering ditanyakan ibu menyusui, dijawab oleh konsultan laktasi, Bunda.

Sebagai ibu baru ataupun yang sudah berpengalaman, berbagai tantangan menyusui selalu saja muncul. Sering kali, hal tersebut pun membuat para ibu merasa down meski sebenarnya tidaklah sulit dilalui.

Namun, rasa nano-nano yang mewarnai hari-hari  menyusui dengan segala kelelahannya membuat ibu menyusui jadi lebih sensitif. Karenanya, memiliki pengetahuan mumpuni dan terkoneksi dengan komunitas atau sesama pejuang menyusui bisa menambah amunisi pengetahuan ibu. Sehingga, ketika menemui kesulitan atau kendala menyusui, Bunda  pun tidak merasa sendirian karena memang sudah mengetahui ilmunya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Pada dasarnya, setiap orang tua baru tentunya pernah mengalami pembelajaran yang tidak mudah dilalui. Fasenya pun turun naik terutama dalam minggu-minggu awal merawat bayi baru lahir. Di tengah kelelahan yang mendera, tuntutan menyusui bayi secara intensif, kepala busui sebenarnya dipenuhi dengan beragam pertanyaan sebagai orang tua baru. Apakah sebenarnya saya sudah melakukannya dengan benar atau belum?

Beragam pertanyaan tersebut pun memunculkan kekhawatiran, kepanikan, kebingungan, dan beragam perasaan campur aduk. Tentu saja kondisi ini tidak nyaman dirasakan siapa pun. Sehingga, mencari tahu apa saja pertanyaan umum yang banyak dirasakan sesama pejuang ASI bisa menjadi hal yang menenangkan. 

5 Pertanyaan yang paling sering ditanyakan ibu menyusui

Dari berbagai informasi seputar menyusui, sebenarnya ada pertanyaan umum yang kerap ditanyakan para ibu menyusui. Berikut ini rangkumannya ya, Bunda:

1. Bagaimana saya tahu apakah bayi saya mendapatkan cukup ASI?

Menurut Tiara Caldwell, seorang Konsultan Laktasi bahwa wajar saja para ibu merasa khawatir dan bertanya-tanya soal hal tersebut. Tetapi, Bunda sebaiknya tidak perlu mencemaskannya berlebihan karena dokter anak akan memantau berat badan bayi dengan cermat.

Caldwell memastikan jika ada kekhawatiran tentang berat badan, dokter kemungkinan akan merekomendasikan untuk mendapatkan bimbingan dari profesional laktasi.

"Kamu tidak bisa menimbang bayi kami setiap hari. Jadi, hal terbaik yang bisa dilakukan ialah melacak popok basah dan kotor yang menjadi indikator yang bagus,"saran Caldwell.

2. Apakah menyusui terasa sakit?

Saat hamil, Bunda mungkin tidak pernah membayangkan menyusui bayi baru lahir dan bertanya-tanya dalam hati bagaimana hal tersebut bisa dilalui dengan nyaman. 

Menurut Chanelle Andrews, seorang IBCLC  bahwa apakah menyusui terasa sakit atau tidak merupakan salah satu pertanyaan umum yang ia terima. "Saya selalu memberi tahu mereka bahwa ada perbedaan antara ketidaknyamanan dan rasa sakit,"katanya.

Ia menjelaskan bahwa biasanya ada periode penyesuaian saat ibu menyusui terbiasa menyusui bayinya selama berjam-jam setiap hari, dan itu bisa terasa tidak nyaman. "Ini terutama berlaku untuk orang tua yang memiliki puting terbalik, bayi kembar, dan menyusui untuk pertama kalinya."

3. Apa itu cluster feeding dan apakah itu normal?

Istilah cluster feeding menggambarkan serangkaian sesi menyusui singkat yang biasanya berlangsung selama 2-3 jam di siang hari, jelas Jody Segrave Daly, seorang Konsultan Laktasi. 

"Bayi biasanya menunjukkan perilaku ini selama periode rewel di malam hari ketika pasokan ASI sedikit lebih rendah atau selama growth spurt."

Namun, pemberian ASI yang berkepanjangan ini mungkin bisa membuat ibu stres. Segrave mengatakan bahwa cluster feeding dianggap normal selama bayi merasa kenyang setelah semua pemberian ASI lainnya di hari itu, berat badannya bertambah 5-7 ons setiap minggu selama 4 bulan pertama, dan jumlah popok kotor dan basahnya sesuai seperti dikutip dari laman Romper.

4. Bisakah orang lain memberi saya botol susu sementara saya tidur di malam hari?

Meminta bantuan pasangan, atau orang lain membantu sesi menyusui di malam hari menjadi cara yang bagus untuk mengelola stres dan kelelahan menjadi orang tua baru. Dikatakan Megan Davidson, seorang Konsultan Laktasi dan doule bahwa busui selalu dapat memilih untuk memberi bayi dari botol ASI perah sebagai pengganti sesi menyusui bersama ibunya. 

5. Apakah normal jika bayi saya tidak buang air besar dalam jangka waktu yang lama?

Masa bayi baru lahir memang penuh dengan kejutan dan menghitung popok kotor bisa menjadi salah satu ritme baru yang perlu dilakukan. Jika Bunda khawatir karena bayi baru lahir belum BAB selama beberapa hari, Bunda tidak sendirian, ujar Melissa Cole, IBCLC di Luna Lactation.

"BAB yang tidak teratur mungkin umum terjadi pada banyak bayi, tetapi itu tidak berarti menjadi norma fisiologis. Bayi yang menerima cukup makanan untuk tumbuh dan berkembang dengan baik, seharusnya juga BAB secara teratur."

Biasanya, BAB satu kali atau lebih setiap hari dianggap normal untuk bayi yang disusui, tambah Cole. Jika bayi tampaknya mengalami ketidaknyamanan pencernaan, pola BAB yang tidak teratur atau gangguan pencernaan, Cole menyarankan untuk menghubungi Konsultan Laktasi atau dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

 

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda