menyusui

Menyusui Anak Sampai Umur 5 Tahun, Adakah Manfaatnya?

Asri Ediyati Senin, 04 Jun 2018 - 07.15 WIB
Menyusui Anak Sampai Umur 5 Tahun, Adakah Manfaatnya?/ Foto: thinkstock Menyusui Anak Sampai Umur 5 Tahun, Adakah Manfaatnya?/ Foto: thinkstock
Jakarta - Menyusui si kecil umumnya disarankan sampai anak umur dua tahun. Hmm, tapi gimana kalau bunda masih menyusui si kecil sampai usianya lebih dari dua tahun, misalnya lima tahun?

Nah, ini yang dilakukan seorang ibu bernama Emma Shadlow Hudson (29). Dia masih menyusui kedua anaknya yang umur dua dan lima tahun. Emma mengklaim tindakan itu positif karena ada antibodi dalam air susu ibu alias ASI dan anak-anaknya jarang sakit.



Soal ini menimbulkan satu pertanyaan besar nih, apakah benar ada manfaatnya secara saintifik menyusui anak hingga usia lima tahun. Menurut National Health Service (NHS) Inggris, memang nggak ada batasan maksimal kapan ibu menyusui si kecil. NHS mengatakan ASI memang dianjurkan secara eksklusif (tanpa makanan atau minuman lain) selama enam bulan pertama usia anak.

Kemudian, anak mulai mengonsumsi ASI dilengkapi makanan pendamping ASI (MPASI). Dilansir BBC, para ahli sepakat bahwa ada manfaat kesehatan yang positif bagi anak dan ibu kalau ibu menyusui si kecil lebih dari dua tahun. Menyusui diketahui memberikan perlindungan terhadap infeksi, diare dan muntah pada bayi dan itu dianggap bisa mengurangi risiko obesitas dan penyakit lain di kemudian hari. Untuk ibu, menyusui menurunkan risiko kanker payudara dan ovarium.

Tapi untuk berapa lama? Saat ini, belum ada bukti yang cukup untuk merekomendasikan berapa lama menyusui harus berlangsung. Namun, Badan Kesehatan Dunia (WHO) setuju bahwa menyusui harus dilanjutkan hingga usia dua tahun atau lebih.

dr Max Davie dari Royal College of Paediatrics dan Child Health mengatakan ada bukti terbatas tentang manfaat gizi tambahan ketika anak masih menyusu meski usianya udah lebih dari dua tahun.

"Pada usia dua tahun, seorang anak harus mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan melalui diet mereka sehingga tidak ada manfaat tambahan terkait menyusui di atas usia ini. Namun, ada banyak faktor yang terlibat dalam keputusan wanita mana pun untuk melanjutkan, mengurangi atau menghentikan menyusui," kata dr Max.



Ibu biasanya mendapat dukungan dari keluarga dan teman, merasa nyaman dan percaya diri menyusui, sehingga memutuskan menyusui anaknya. Kata dr Max, ada juga ikatan emosional yang dapat tercipta antara ibu dan anak.

"Menyusui adalah hal yang sangat pribadi. Ini dapat meningkatkan ikatan ibu dan anak. Tentu saja itu tidak merugikan mereka, jadi keluarga harus melakukan apa yang menurut mereka paling berhasil bagi mereka," kata dr Max.

Menurut para ahli seperti dokter dan konselor, termasuk dr Max, menghargai keputusan ibu terkait sampai kapan akan menyusui anaknya. Hal ini karena nggak semua ibu mau menyusui hingga usia anak lebih dari dua tahun.


(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi