sign up SIGN UP search


moms-life

5 Kebiasaan Buruk Seks yang Bisa Menurunkan Gairah Bercinta

Siti Hafadzoh Sabtu, 26 Oct 2019 19:00 WIB
Hindari kebiasaan-kebiasaan ini ya, Bun kalau enggak mau gairah bercinta menurun. caption
Jakarta - Setiap kali melakukan hubungan seks, pasti diperlukan adanya gairah bercinta. Gairah ini memang dipengaruhi berbagai faktor, Bun.

"Beberapa wanita mungkin mengatasinya dengan obat. Tetapi hal itu justru menjadi lebih rumit karena tak sedikit yang menganggap hal ini normal. PadahalĀ gairah semua orang tentunya sangat bervariasi," ujar Kate Thomas, Ph.D dari Johns Hopkins Hospital, dikutip dari Self.

Nah, kalau gairah bercinta sudah muncul, jangan sampai menurun hanya karena hal-hal kecil. Mengutip Huffington Post, berikut kebiasaan yang dapat membuat gairah bercinta menurun.


1. Posisi yang selalu sama

Tidak salah kalau Bunda menyukai posisi tertentu. Tapi, ini jadi terlalu menjadi hal rutin. Konsultan pernikahan, Lesli Doares mengatakan bahwa melakukan pendekatan yang sama setiap saat tidak memberikan Bunda dan Ayah cara baru untuk merasa lebih baik.

"Tingkat keinginan dan kepuasan wanita berubah dengan siklusnya. Jadi, seks juga harus berubah," tambahnya.

2. Tidak mengunci pintu atau membiarkan anak tidur di kasur yang sama

Pakar hubungan, April Masini mengatakan bahwa tidak baik membiarkan anak tidur di kasur yang sama. Kehadiran anak di kasur yang sama tidak akan menghadirkan seks yang Bunda dan Ayah inginkan. Menurut Masini, penting untuk memberi tahu anak bahwa orang tua mereka butuh waktu untuk berdua.

3. Selalu melakukannya di waktu yang sama

Sebagian orang mungkin melakukan seks di malam hari. Apakah Bunda juga termasuk yang melakukannya di malam hari? Enggak ada salahnya kalau melakukan seks di waktu yang berbeda. Pagi hari misalnya. Kata Doares, dorongan seks dan sensitivitas itu bervariasi sepanjang hari lho.

5 Kebiasaan Buruk Seks yang Bisa Menurunkan Gairah BercintaKebiasaan buruk yang dapat menurunkan gairah/ Foto: iStock
4. Tidak memuji pasangan

Bunda dan Ayah perlu lho mengomunikasikan apa yang disukai dari pasangan. Memuji pasangan setelah bercinta dapat membuat hubungan terasa lebih hangat.

5. Hanya mengandalkan satu pihak

Salah satu dari pasangan mungkin punya gairah yang lebih tinggi. Tapi, bukan berarti ia menjadi yang mengendalikan keintiman. Pasangan yang gairahnya lebih rendah dapat merencanakan kapan dan bagaimana akan melakukan seks lagi.

"Pasangan akan merasa istimewa," kata Doares.

Kalau Bunda dan Ayah masih melakukan kebiasaan ini, jangan diteruskan ya. Nantinya malah akan menurunkan gairah bercinta.

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi