HaiBunda

MOM'S LIFE

Penyebab Kanker Payudara Menyebar, Bunda Sudah Tahu?

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Selasa, 29 Oct 2019 17:32 WIB
Penyebab Kanker Payudara Menyebar, Bunda Sudah Tahu?/ Foto: iStock
Jakarta - Ketika seorang wanita didiagnosis kanker payudara, bisa jadi setelah menjalani pengobatan terjadi penyebaran atau disebut dengan metastase. Apa sih penyebabnya sel kanker bisa menyebar?

Pada dasarnya, kanker adalah tumor ganas. Nah, yang membedakan kanker dengan tumor jinak yakni tumor ganas punya kemampuan untuk metastasis atau menyebar. Sedangkan, tumor jinak enggak menyebar dan tumbuh lokal di area tersebut. Demikian disampaikan dr.Bayu Brahma, Sp.B(K)Onk dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan.

Kata Bayu, kanker punya kemampuan untuk tumbuh dan menyebar ke aliran darah, getah bening dan tumbuh di organ manapun dia mau. Misalnya di tulang, liver, atau paru. Kok kanker bisa sedahsyat itu, Dok?


"Karena ada mekanisme biologi molekuler yang memungkinkan sel-sel ini begitu pintarnya dia mengeluarkan protein atau zat tertentu hingga bisa menyebar. Sel masuk ke aliran darah dan berhenti di area yang disukai. Bisa mengubah sifat seperti seed and soil. Enggak serta merta sel kanker masuk darah dan hidup di tempat baru," kata Bayu saat ngobrol dengan HaiBunda.

Ketika sel kanker menyebar ke organ vital, kata Bayu dia bisa merusak organ tersebut. Sehingga, fungsi organ tersebut enggak baik. Beda metastasis dengan residif atau kekambuhan adalah kanker yang muncul lagi karena penanganan awal kurang baik.

"Ada juga yang disebut reccurrent. Sama juga, kekambuhan tapi penanganan awal udah dianggap baik, termasuk operasi, kemoterapi komplet, radiasi, tapi muncul lagi," kata Bayu.

Mencegah metastasis atau sel kanker berulang

Menurut Bayu, saat bicara kanker payudara, kita enggak hanya bicara bahwa si benjolan atau kanker itu homogen. Kanker adalah suatu kelompok sel yang terdiri dari sel heterogen. Kanker bisa kambuh tergantung pada heterogenitas atau sifat sel kanker tersebut.

Penyebab Kanker Payudara Menyebar, Bunda Sudah Tahu? (Foto: iStock)

"Makin tinggi makin heterogen. Obat yang ada sekarang belum tentu bisa mematikan semua sel yang heterogen. Jadi, mungkin saja ada kelompok sel yang enggak mati. Sehingga, pengobatan kanker sekarang mencari pengobatan mutakhir untuk menghancurkan sel yang heterogen," tutur Bayu.

Simak juga cara deteksi kanker payudara dengan Sadari di video ini:

(rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Haruka Tampil Memikat saat Menari Balet, Dapat Support dari Sahabat Eks JKT48

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Gaya Menggemaskan Xarena Anak Siti Badriah saat Pakai Kebaya Curi Perhatian, Intip 5 Potretnya

Parenting Nadhifa Fitrina

Daftar Urutan Surat Salat Tarawih 23 Rakaat, Bisa Lakukan di Rumah

Mom's Life Amira Salsabila

12 Obat Diare untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif

Rekomendasi Produk Dwi Indah Nurcahyani

5 Potret Ayudia Bing Slamet & Ditto Punya Bisnis Trip Campervan hingga Peternakan di Klaten

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Haruka Tampil Memikat saat Menari Balet, Dapat Support dari Sahabat Eks JKT48

Gaya Menggemaskan Xarena Anak Siti Badriah saat Pakai Kebaya Curi Perhatian, Intip 5 Potretnya

Daftar Urutan Surat Salat Tarawih 23 Rakaat, Bisa Lakukan di Rumah

12 Obat Diare untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif

5 Potret Ayudia Bing Slamet & Ditto Punya Bisnis Trip Campervan hingga Peternakan di Klaten

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK