MOM'S LIFE
Cara Mengatur Jam Tidur saat Puasa agar Tak Mengantuk Sepanjang Hari, tetap Berenergi
Alicia Salsabila | HaiBunda
Selasa, 21 Mar 2023 22:20 WIBPerubahan pola tidur yang terjadi saat puasa, tanpa disadari kerap menjadi alasan mengapa seringkali Bunda merasa lemas dan mengantuk sepanjang hari. Kendati demikian, hal tersebut bisa disiasati dengan mengatur jam tidur saat puasa.
Dengan jadwal yang tepat, Bunda dapat mempersiapkan tubuh agar tetap bugar saat beraktivitas dan tak mengantuk sepanjang hari.
Dengan kualitas tidur yang buruk, tubuh dapat merasakan kelelahan, kewalahan, emosi yang tidak stabil hingga merasa kurang bersemangat.
Terlebih, seseorang yang mengalami masalah pada kualitas tidurnya dapat memengaruhi produksi hormon dalam tubuh yang mengontrol nafsu makan lho, Bun. Lantas, bagaimana cara mengatur jam tidur saat puasa yang tepat?
6 Cara Mengatur Jam Tidur saat Puasa
1. Atur jadwal tidur
Melansir The National News, cobalah untuk mendapatkan jumlah tidur yang sama selama periode 24 jam. Pada umumnya, seseorang akan tidur di malam hari selama tujuh hingga delapan jam, akan tetapi selama Ramadan hal ini tidak memungkinkan, dikarenakan adanya waktu sahur.
Oleh karena itu, untuk meningkatkan kuantitas tidur, Bunda bisa mengganti waktu tidur malam yang hilang jika memungkinkan dengan tidur siang.
2. Sempatkan tidur siang
Bunda bisa menyempatkan untuk tidur siang selama 20 menit. Hal tersebut dapat memulihkan energi dan tingkat fokus yang lesu. Setel alarm karena tidur berlebihan juga dapat membuat Bunda merasa pening, bahkan lebih mengantuk daripada sebelum tidur siang.
3. Tidur lebih cepat
Disaat bulan puasa Ramadan, Bunda harus bangun lebih awal untuk mempersiapkan dan menyantap sahur. Oleh karena itu, agar waktu tidur tidak terganggu, selama bulan Ramadan Bunda bisa memajukan waktu tidur, misal terbiasa tidur pukul 22.00, maka cobalah untuk mulai tidur satu jam lebih awal di jam 21.00.
4. Pastikan kualitas tidur yang baik
Melansir Cleveland Clinic, selain menjaga kuantitas tidur selama periode 24 jam, pastikan lingkungan tidur tenang dan gelap. Penyumbat telinga dan penutup mata bekerja sangat baik untuk menghasilkan tidur yang nyenyak.
Selain itu, hindari menggunakan perangkat elektronik seperti ponsel, laptop, dan TV Anda menjelang waktu tidur karena penelitian menunjukkan bahwa cahaya biru dari layar dapat mengganggu kualitas tidur.
5. Jaga pola makan
Hindari makan makanan berat, berlemak atau bergula saat berbuka, waktu tidur bisa terganggu karena tubuh Bunda bekerja lembur untuk mencerna makanan. Makanan yang sangat pedas juga bisa berpengaruh untuk tidur nyenyak karena dapat menyebabkan gas dan mulas.
Selain itu, Bunda juga bisa menghindari kafein selama beberapa jam sebelum tidur juga dapat membantu tidur nyenyak.
6. Hindari makan besar sebelum tidur
Jangan biasakan tidur di saat kelaparan atau bahkan saat kekenyangan. Sebaiknya, hindari makanan berat beberapa jam sebelum waktu tidur. Langsung tidur setelah makan besar juga dapat membuat waktu tidur terganggu, bahkan dapat meningkatkan risiko tubuh terkena stroke.
7. Rutin berolahraga
Aktivitas fisik secara teratur dapat meningkatkan kualitas tidur yang lebih baik, bahkan selama bulan puasa. Oleh karena itu, Bunda bisa rutin berolahraga untuk menerapkan cara mengatur pola tidur saat puasa.
Lakukan olahraga sekitar empat hingga lima jam sebelum waktu tidur dan berikan waktu sekitar satu jam untuk pemulihan dari aktivitas fisik sebelum tidur.
Nah, itu dia cara mengatur jam tidur saat puasa untuk mendapatkan energi yang cukup dalam menjalani aktivitas yang produktif. Semoga bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fia/fia)Simak video di bawah ini, Bun:
Puasa saat Menyusui, Jangan Skip 8 Makanan Ini, Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Waktu Tidur yang Tepat Menurut Pakar, Ternyata Bukan Jam 9 Malam
Revenge Bedtime Procrastination: Fenomena Begadang Demi Kesenangan, Apa Maksudnya?
Pola Tidur Berubah saat Puasa? Ini Dampak dan Cara Mengatasinya Bun
Cara Mengembalikan Pola Tidur Agar Kembali Teratur Pasca Lebaran
TERPOPULER
THR Anak yang Masih Kecil Hak Siapa? Ini Hukum Islam yang Wajib Diketahui Orang Tua
Fotografer Kerajaan Inggris Ini Menyesal Pernah Memotret Putri Diana saat Hamil, Ada Apa?
Pemerintah Terapkan WFH 1 Hari Usai Libur Lebaran, Imbas Konflik Timur Tengah
Bingung Konsumsi Apa saat Lebaran? Ini Makanan yang Aman untuk Penderita Asam Urat Menurut Dokter
Cantiknya Nama Anak Ketiga Lesti Kejora, Terinspirasi dari Legenda Liverpool
REKOMENDASI PRODUK
5 Ide Menu Siap Saji Lebaran Hemat tapi Tetap "Wah" untuk Keluarga Besar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bumbu Dapur Sachet, Bikin Masak Menu Lebaran Lebih Cepat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Cushion untuk Kulit Berminyak yang Bikin Make-up Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Obat Anti Mabuk Perjalanan untuk Anak agar Nyaman & Bebas Mual
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bakso Kemasan Enak dan Terjangkau, Daging Sapi Berkualitas!
Natasha ArdiahTERBARU DARI HAIBUNDA
Kasus Langka! Janin Mengeras Tersimpan 50 Tahun di Perut Seorang Perempuan
THR Anak yang Masih Kecil Hak Siapa? Ini Hukum Islam yang Wajib Diketahui Orang Tua
Bingung Konsumsi Apa saat Lebaran? Ini Makanan yang Aman untuk Penderita Asam Urat Menurut Dokter
Pemerintah Terapkan WFH 1 Hari Usai Libur Lebaran, Imbas Konflik Timur Tengah
Fotografer Kerajaan Inggris Ini Menyesal Pernah Memotret Putri Diana saat Hamil, Ada Apa?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Ekspresi Disorot, 7 Momen Denada & Ressa Rizky Akhirnya Bertemu usai 24 Tahun Terpisah
-
Beautynesia
8 Tanda Kolesterol Tinggi yang Rawan Menyerang saat Lebaran
-
Female Daily
Mudik Tanpa Drama: Essentials Kit Wajib Biar Perjalanan Tetap Nyaman & Stylish
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Tren Pearly Lips untuk Lebaran, Bikin Bibir Glowing Natural & Lebih Plumpy
-
Mommies Daily
Anak Menolak Salaman dan Digendong saat Lebaran, Bolehkah Dipaksa? Ini Penjelasan Psikolog