HaiBunda

PARENTING

6 Imunisasi untuk Bayi di Bawah 1 Tahun yang Didanai Pemerintah

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Minggu, 28 Apr 2019 20:00 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Kita tahu tiap kali berkonsultasi ke dokter anak, mereka menekankan bahwa imunisasi itu penting. Menurut Satgas Imunisasi Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia, Prof.Dr.dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi, imunisasi berperan penting melindungi anak dari berbagai penyakit karena dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi dan anak agar mampu melawan penyakit-penyakit menular yang berbahaya.

Namun sayangnya, menurut IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), masih ada lebih dari 19 juta anak di dunia yang tidak divaksinasi atau vaksinasinya tidak lengkap.

"Anak yang tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap berpotensi tidak memiliki kekebalan yang spesifik terhadap suatu penyakit sehingga dapat menyebabkan sakit berat, cacat, bahkan meninggal," ujar Soedjatmiko di keterangan tertulis Nestle yang diterima HaiBunda.


Foto: Lamhot Aritonang
Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, termasuk tuberkulosis, hepatitis B, difteri, pertusis (whooping cough, batuk rejan), tetanus, polio, campak, pneumonia, gondongan, diare akibat rotavirus, rubella. Untuk itu, diimbau pada semua orang tua di Indonesia memberikan imunisasi lengkap pada bayinya.

Lalu, imunisasi apa saja yang disediakan dan didanai oleh pemerintah Indonesia? Imunisasi program yang disediakan dan didanai oleh pemerintah Indonesia untuk bayi di bawah usia 1 tahun meliputi: Hepatitis B, Polio, BCG, imunisasi MR (campak dan rubella), dan pentavalent (DPT, HB, HiB). Berikut penjelasannya, Bun.

1. Hepatitis B adalah infeksi virus yang menyerang hati. Imunisasi Hepatitis B untuk mencegah virus Hepatitis B yang dapat menyerang dan merusak hati, bila tidak diobati dapat menyebabkan gagal hati dan kanker hati.

2. Imunisasi Polio untuk mencegah serangan virus polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan.

3. Imunisasi BCG (Bacillus Calmette Guerin) untuk mencegah tuberkulosis paru, kelenjar, tulang dan radang otak yang bisa menimbulkan kematian atau kecacatan.


4. Imunisasi MR dapat mencegah penyakit: Campak (measles) dan Rubela (campak Jerman).

5. Haemophilus influenzae tipe B (Hib) dapat menyebabkan meningitis dan pneumonia. Imunisasi Hib dapat mencegah infeksi saluran nafas berat (pneumonia) dan radang otak (meningitis).

6. Imunisasi DPT untuk mencegah 3 penyakit: Difteri, Pertusis dan Tetanus. Penyakit Difteri dapat menyebabkan pembengkakan dan sumbatan jalan nafas, dan bila tidak diobati racun bakteri dapat menyebabkan kerusakan jantung. Penyakit Pertusis atau lebih dikenal dengan batuk rejan dapat menyebabkan infeksi saluran nafas berat (pneumonia). Kuman Tetanus mengeluarkan racun yang menyerang saraf otot tubuh, sehingga otot menjadi kaku, sulit bergerak dan bernafas.

(aci/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kisah Ratu Wilhelmina dan Penolakannya terhadap Kemerdekaan Indonesia

Mom's Life Amira Salsabila

Terpopuler: Transformasi Tissa Biani Turun Hampir 10 Kg

Mom's Life Nadhifa Fitrina

15 Cara Mengecilkan Paha dengan Cepat dan Efektif

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Penyebab Munculnya Benjolan di Payudara Ibu Menyusui, Baik Kiri Maupun Kanan

Menyusui Amrikh Palupi

Posting Proses Persalinan di Sosial Media, Sharing Sesama Bunda atau Malah Bikin Takut?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia

Psikolog Ungkap Momen Anak Paling Sering Meniru Orang Tua

7 Penyebab Munculnya Benjolan di Payudara Ibu Menyusui, Baik Kiri Maupun Kanan

Posting Proses Persalinan di Sosial Media, Sharing Sesama Bunda atau Malah Bikin Takut?

7 Drama Korea Choo Young Woo Terbaik Rating Tertinggi, Romantis hingga soal Kedokteran

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK