parenting

Anak Belajar Tidur Sendiri? Ajari Doa Terbangun di Malam Hari

Ratih Wulan Pinandu Sabtu, 18 May 2019 13:00 WIB
Anak Belajar Tidur Sendiri? Ajari Doa Terbangun di Malam Hari
Jakarta - Memasuki usia sekolah, ada baiknya si kecil dibiasakan tidur sendiri. Hal itu bagus untuk melatih kemandirian dan keberanian anak sebagai persiapan memasuki tahap usia remaja.

Memiliki kamar sendiri, itu artinya anak akan belajar bertanggung jawab terhadap kerapian dan kebersihannya. Untuk sementara, ajarkan mereka untuk mau menata bantal, selimut, hingga merapikan seprai, Bun.


Selanjutnya, baru beri mereka tugas yang lebih besar menyangkut privasi sendiri. Namun, permasalahan tidur sendiri atau dikenal sebagai pisah kamar kerap menimbulkan drama ya pada anak-anak. Ketakutan tidur sendiri, kamar gelap, hingga mimpi buruk menjadi momok yang menghantui mereka.


Jangan menyerah begitu saja, Bun. Psikolog dari Mayapada Hospital, Adisti F. Soegoto, M.Psi, menyarankan agar pertama-tama, Bunda melatih anak-anak tidur siang sendirian. Setelah cara tersebut efektif, baru biasakan mereka untuk di kamarnya sendiri saat malam hari.

Anak Belajar Tidur Sendiri? Ajari Doa Terbangun di Malam HariDoa ketika terbangun di malam hari/ Foto: iStock
"Saat fase tidur siang tersebut sudah oke untuk tidur sendiri, baru kita tawarkan tidur malam. Awalnya bolehlah kita temani, jadi malam itu kita ikut tidur di kamar anak biar anak merasa cuma pindah lokasi aja, namun tetap tidur bareng orang tuanya. Nanti bertahap lagi, ayah ibunya akan menemani anak sampai tidur, lalu setelah anak tidur, baru orang tuanya keluar kamar," imbuh Adis.

Nah, saat menemani anak-anak tidur, Bunda bisa mengajarkan doa-doa pendek kepada si kecil nih. Salah satu yang bisa diajarkan yaitu doa ketika terbangun di malam hari. Sampaikan pada anak-anak, tidak perlu ada yang ditakutkan dengan membaca doa tersebut.

Bunda tertarik mengajarkan doa tersebut pada anak di rumah? Dilansir dari buku 99 Doa & Dzikir Harian untuk Anak, berikut doa yang bisa dihafalkan:

Laa ilaaha illallaahul waahidul qahhaar rabbus samaawaati wal ardhi wa maa bainahumal 'aziizul ghaffar.

Artinya, "Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, Maha Perkasa, Tuhan yang menguasai langit dan bumi dan apa yang di antara keduanya, Yang Maha Mulia lagi Maha Pengampun," (HR. Hakim).


Selamat mempraktikan di rumah ya, Bunda!


Simak juga yuk, cerita Astrid mengenai anak semata wayangnya!

[Gambas:Video Haibunda]

(rap/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi