parenting

Cerita Angela Gilsha, Dikritik karena Protes soal Bayi di Pesawat

Radian Nyi Sukmasari Senin, 10 Jun 2019 10:04 WIB
Cerita Angela Gilsha, Dikritik karena Protes soal Bayi di Pesawat
Jakarta - Saat naik pesawat, berbagai hal bisa terjadi mengingat penumpang pesawat beragam. Mulai dari bayi sampai lansia. Nah, aktris Angela Gilsha punya pengalaman saat satu pesawat dengan penumpang yang membawa bayi. Kritikan lantas didapat Angela lantaran protes di media sosial soal si bayi, Bun.

Di Instagram Story yang diunggah Angela, dia menuliskan protes karena merasa terganggu dengan bayi di pesawat yang ditumpanginya.




"Gue lebih setuju bolehin bawa hewan peliharaan masuk pesawat dibanding bayi," tulis Angela.

Sontak, kata-kata Angela menuai kritik netizen. Dikutip dari InsertLive, seorang netizen mengatakan pada Angela sebelum dirinya besar, dia juga seorang bayi. "Mau ditinggal di rumah? Terus orang tuanya lebih milih ngajak hewannya? mikir," kata si netizen.

Mendapat banyak kritikan, Angela menyampaikan permintaan maaf. Dia mengaku emosi dan khilaf. Dia bercerita ada bayi yang duduk tepat di belakangnya dan nangis kencang sejak awal penerbangan sampai landing.

"Otomatis aku emosi dan aku bikin story itu. Emang salah banget sih sampe jadi masalah kayak gini. Intinya aku minta maaf dan aku minta maaf juga ga bisa klarifikasi karena kalau aku klarifikasi di story kan masih banyak yang enggak tau soal masalah ini," papar Angela.

[Gambas:Instagram]


Terkait mengajak bayi atau balita bepergian dengan pesawat, memang kadang mereka tiba-tiba nangis di perjalanan ya, Bun. Hal ini enggak jarang bikin orang tua merasa tak enak hati. Menurut dr.Arifianto, Sp.A, bayi terkadang tiba-tiba menangis kencang ketika tekanan udara kabin meningkat saat pesawat akan mendarat. Tuba Eustachius, saluran yang menghubungkan saluran napas atas dengan bagian dalam telinga tengah, berupaya mengatur tekanan selama perbedaan ketinggian.

"Pada anak, bentuk saluran ini relatif lebih landai (dan akan meninggi seiring bertambahnya usia). Apabila bayi dan anak sedang pilek dan mengalami sumbatan lendir atau ingus, maka lebih mudah tertekan dan nyeri," ucap pria yang akrab disapa dr.Apin, dilansir Medium.

Nah, ada dua hal yang bisa dilakukan oleh Bunda dan Ayah sebelum dan selama bayi atau balita menempuh perjalanan dengan pesawat:


1. Usahakan bayi atau balita banyak minum. Sebab, menelan bisa membuka sekaligus mencairkan lendir, ingus, atau dahak kental karena udara di dalam kabin yang kering. Pada bayi khususnya yang masih mendapatkan ASI saja, upaya menelan bisa dilakukan dengan menyusui.

2. Bunda dan Ayah perlu menjaga bayi atau balita tetap terjaga saat pesawat lepas landas dan mendarat. Sebab, ketika bayi atau balita tidur, aktivitas menelan dikhawatirkan berkurang dan meningkatkan risiko nyeri telinga.

Kalau Bunda, punya tips apa supaya bayi atau balita nyaman saat menempuh perjalanan dengan pesawat?

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi