HaiBunda

PARENTING

Momen Bareng Anak, Lebih Penting Kualitas atau Kuantitasnya?

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Kamis, 22 Aug 2019 15:02 WIB
Ilustrasi momen bersama anak/ Foto: iStock
Jakarta - Waktu bersama anak penting dimiliki orang tua supaya ada interaksi di antara mereka. Hanya saja, ketika ada kesempatan berkumpul dengan anak, mana yang lebih penting: kualitas atau kuantitas?

"Kualitas lebih penting," tegas psikolog anak dan remaja dari RaQQi Human Development and Learning Centre, Ratih Zulhaqqi, saat berbincang dengan HaiBunda.

Kata Ratih, bicara kuantitas waktu bersama anak, bagi orang tua yang bekerja terutama di kota besar seperti Jakarta, agak sulit untuk mendapatkannya. Misalnya, hanya ada waktu saat akhir pekan, maka Ratih menekankan sudah seharusnya ada waktu berkualitas antara orang tua dan anak.


"Jangan yang penting weekend ada waktu sama anak enggak ada interaksi. Enggak ajak anak main, dikit-dikit panggil si mbak. Saat ibu enggak dekat ke anak, secara enggak sadar dia mengubah si mbak yang jadi primary caregiver anak," papar Ratih, yang juga berpraktik di Klinik Kancil Duren Tiga.

Ibu dua anak ini menekankan, orang tua terutama para bunda perlu mengubah caranya berinteraksi. Kata Ratih, anak enggak butuh waktu orang tuanya selama 24 jam karena mereka juga perlu waktu untuk diri mereka sendiri, termasuk untuk melakukan aktivitas lain.

Tapi, saat tiba waktunya berinteraksi dengan anak, Ratih menekankan untuk menerapkan prinsip hear and now. Ini merujuk pada orang tua yang benar-benar hadir untuk anak, mendengarkan dia, tanpa ada gangguan apapun.

"Setengah jam cukup. Lalu, saat main sama anak juga jangan sisa energi kita ya, harus kasih energi yang bagus, sama kayak kita bekerja," imbuh Ratih.

ilustrasi momen ibu dan anak/ Foto: iStock
Dalam keseharian, seringkali saat ibunya pulang bekerja si anak cenderung rewel. Menurut Ratih, itu bisa terjadi karena anak mencari perhatian sebab bundanya tidak 'hear and now'.


"Itu sebetulnya tanda anak kasih tahu, 'Bun, aku ada di sini. Ajak aku main dong karena kan memang bermain termasuk tugas pertumbuhan anak," ujar Ratih.

Simak juga alasan pentingnya bawa air minum saat anak main, di video berikut.

(rdn/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Tantri 'Kotak' Jadi Korban Penipuan Rekan Bisnis hingga Miliaran Rupiah, Awalnya Percaya Sesama Rekan Wali Murid

Mom's Life Amira Salsabila

Kisah Tragis Balita di Jaksel Tewas Usai Jatuh ke Lubang Saat Main, Ini Kronologinya

Parenting Nadhifa Fitrina

Cinta Laura Bangga ART-nya Berhasil Lulus SMA dan Kini Siap Beri Dukungan Kuliah Hukum

Mom's Life Annisa Karnesyia

8 Kebiasaan Ini Terbukti Ampuh Cegah Depresi setelah Melahirkan, Bisa Dilakukan sejak Hamil

Kehamilan Amrikh Palupi

Piala Dunia Mengubah Tren Pemilihan Nama Bayi, Berikut 30 Pilihan untuk Si Kecil

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cerita Shireen Sungkar Awal Tahu Putrinya Penyandang Autisme, Belajar Menerima & Ikhlas

Cara Menanam Bawang Merah dari Bibit sampai Panen, Panduan Lengkap untuk Pemula

Kisah Tragis Balita di Jaksel Tewas Usai Jatuh ke Lubang Saat Main, Ini Kronologinya

Tantri 'Kotak' Jadi Korban Penipuan Rekan Bisnis hingga Miliaran Rupiah, Awalnya Percaya Sesama Rekan Wali Murid

8 Kebiasaan Ini Terbukti Ampuh Cegah Depresi setelah Melahirkan, Bisa Dilakukan sejak Hamil

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK