parenting

Pesan Maia Estianty Jika Al Ghazali Mau Nikah Muda

Yuni Ayu Amida Jumat, 06 Sep 2019 09:35 WIB
Pesan Maia Estianty Jika Al Ghazali Mau Nikah Muda
Jakarta - Putra sulung Maia Estianty dan Ahmad Dhani, Al Ghazali, rupanya punya niat menikah muda, Bun. Namun ternyata, sang bunda kurang setuju.

"25 muda nggak? Iya, 25 (niat menikah). Maulah (nikah muda). Yang penting jodohnya baik hati, berbakti kepada orang tua, solehah," ujar Al, dikutip dari detikcom.

Alasan Maia tak setuju lantaran dia ingin putra pertamanya itu fokus berkarier dulu. Urusan percintaan menurutnya urusan belakangan.


"Ah kemarin lagi bahas apa ya, masalah nikah atau calon gitu ya. Aku bilang belum punya calon. (Kata Bunda) 'ya sudah, ngapain mikirin itu, nggak penting. Fokus karier dulu,'" sambung kakak El Rumi dan Doel Jaelani ini.

Tak hanya itu, Al juga dititipkan pesan oleh Bunda Maia soal mencari jodoh. Ternyata, sang bunda ingin alau nanti anaknya mau menikah, carilah perempuan baik yang bisa menjaga image.

"Kalau bisa cari cewek yang, gimana ngomongnya ya. Mungkin yang sebelumnya pacarannya agak terbuka ya. Bunda juga bilang kalau bisa pacarannya kayak El, tertutup, yang lucu-lucu saja, karena kan ini negara muslim gitu, jadi ya Bunda cari yang benar-benar bisa jaga image," papar Al.

Pesan Maia Estianty jika Al Ghazali Mau Nikah MudaFoto: Instagram @duljaelani

Kalau ingin menikah muda seperti Al tentunya butuh pertimbangan banyak, Bun. Menurut penjelasan psikolog Liza Marielly Dzaprie, usia 24 tahun ke atas dianggap sebagai usia cukup matang untuk mulai membina rumah tangga.

"Untuk membina rumah tangga yaitu sekitar 24 tahun ke atas. Usia tersebut adalah masa dewasa muda yang diasumsikan seseorang berumur 24 tahun ke atas telah melewati fase remaja," kata Liza, dilansir detikcom.

Di usia 24 tahun, secara mental dan kejiwaan, seseorang biasanya sudah stabil, mapan, dan bekerja. Setidaknya tinggal meneruskan fase berikutnya yakni menikah dan berkeluarga.


Menyambung hal tersebut, diungkapkan psikolog klinis dewasa, Inez Kristanti, usia enggak terlalu berpengaruh untuk menikah. Penentunya adalah kematangan dan kedewasaan sebagai individu. Tetapi umumnya, semakin matang usia, semakin matang pemikirannya, termasuk menghadapi masalah rumah tangga.

"Intinya, usia memang berpengaruh. Tidak disarankan untuk menikah di usia yang terlalu muda. Namun, usia juga bukan penentu segalanya," kata Inez.

Simak pula cerita Al Ghazali ini, Bun.

[Gambas:Video 20detik]

(yun/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi