PARENTING
Bayi hingga Remaja Punya Rasa Takut yang Beda, Yuk Kenali Penyebabnya
Melly Febrida | HaiBunda
Minggu, 17 May 2020 15:01 WIBAnak-anak di segala usia memiliki rasa takut. Namun, hal yang membuat mereka takut bisa berbeda-beda, Bunda. Ketakutan anak balita, usia sekolah, atau remaja tentu berbeda-beda.
Misalnya saja kalau si kecil sudah usia sekolah antara 6 sampai 12 tahun, akan ketakutan melihat berita di media seperti bencana alam atau mungkin pandemi Corona yang sedang terjadi.
Dijelaskan Anne Marie Albano, Ph.D., Direktur Columbia University Clinic for Anxiety and Related Disorders, ketakutan ini telah menjadi subjek studi selama lebih dari seabad dalam perkembangan psikologi. Sebagian besar penelitian meneliti beberapa kelompok anak-anak ketika baru lahir hingga remaja.
"Kita tahu bahwa ketakutan pada anak-anak dan remaja itu hal yang umum," kata Albano, dalam buku You and Your Anxious Child.
Jadi mulai kapankah ketakutan yang umum itu terjadi? Albano merangkumnya dalam 4 kelompok yakni:
1. Bayi / Balita (Newborn - 2 tahun): rasa takut pada usia ini seperti jauh dari orang tua, suara keras yang tiba-tiba, orang asing, suara air mandi, benda besar.
2. Anak-anak prasekolah (3 - 5 tahun): gelap, binatang kecil, figur imajiner (seperti hantu, monster), tidur sendirian, suara di malam hari, karakter dan topeng berkostum, guntur dan kilat.
3. Usia sekolah (6 - 12 tahun): serangga, ular, dan hewan lainnya, suntikan, dokter dan dokter gigi, kematian dan sekarat.
Pada usia sekolah ini, menurut Albano, rasa ketakutan anak-anak menjauh dari rasa sakit atau perpisahan fisik, dan mulai didasarkan pada kenyataan. Terutama ketika anak-anak melihat berita di media seperti bencana alam, kecelakaan pesawat, perang, terorisme, dan kejahatan.
"Anak-anak dalam kelompok usia ini juga dapat menunjukkan ketakutan sesaat terhadap tuna wisma, figur otoritas misalnya polisi atau kepala sekolah, dan orang-orang dengan penyakit atau cacat yang dapat diamati.
4. Remaja (13 - 18 tahun): Takut dengan penolakan, malu, penghinaan; takut konflik dengan orang lain, umpan balik yang negatif, melakukan kesalahan, mengikuti tes, takut akan hal yang tidak diketahui yang berhubungan dengan masa depan, misalnya masuk perguruan tinggi, mendapat pekerjaan.
"Ketakutan pada usia ini sering berhubungan dengan ide-ide yang lebih abstrak tentang inklusi, keamanan, kebahagiaan, dan stabilitas selama hidup seseorang," jelas Albano.
Dikutip dari detikcom, rasa takut pada anak-anak itu sesuatu yang normal terjadi, Bunda. Namun orang tua tetap harus membantu si kecil menghadapi rasa takutnya serta memberitahu kapan rasa takut tersebut normal.
Membantu anak menghadapi rasa takutnya dengan benar bisa membuat anak menikmati masa perkembangannya, serta menghindarkan ia dari rasa takut tak wajar yang bisa memicu fobia.
Bunda, simak juga tips mencegah anak mengalami fobia, dalam video berikut ini:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
4 Penyebab Anak Mudah Takut, Awas Bisa Pengaruhi Perkembangan Emosinya!
Kenapa Ya Anak Laki-laki Lebih Pemberani dari Anak Perempuan?
Bunda, Anak Takut Bukan Berarti Lemah, Apa Bedanya?
TipsCegah AnakTerdampak Adegan Kekerasan di TV
TERPOPULER
Ini Dia Negara Paling Jujur dan Paling Tidak Jujur di Dunia, Indonesia Masuk Mana?
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?
4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan
REKOMENDASI PRODUK
10 Kostum Pawai Tema Kemerdekaan 17 Agustus yang Unik & Seru untuk Anak Laki-laki & Perempuan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Tidur Hotel yang Bagus
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Deodorant yang Tidak Mengandung Aluminium dan Paraben untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Stainless Steel SUS 430 Terbaik, Diklaim Jauh Lebih Awet & Kuat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Anti Peyang, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil!
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa
Bayi Minum ASI Banyak Hari Ini tapi Besok Sedikit, Normalkah?
5 Potret Andy /rif Bersama Kedua Putranya, Beda Postur Tubuh Ayah-Anak Jadi Sorotan
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Sebelum ke Pantai, Kulit Kusam di Badan Perlu Diatasi Dulu Pakai Ini
-
Beautynesia
7 Kebiasaan yang Bisa Memicu Kulit Wajah Breakout
-
Female Daily
5 Drama Korea yang Tayang di Agustus, dari Thriller sampai Romance yang Bikin Baper!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Coba Russian Manicure? Misumi Punya Paket Manicure & Pedicure Ramah Budget
-
Mommies Daily
Inspirasi Outfit HYROX Wanita: Sport Bra, Legging, dan Running Shoes Terbaik