PARENTING
Tips Berikan Camilan Sehat untuk Anak, Hindari 4 Makanan Ini
Melly Febrida | HaiBunda
Senin, 29 Jun 2020 13:20 WIBAnak-anak tentu tak akan menolak kalau dikasih camilan. Sayangnya, camilan yang diberikan biasanya manis atau dari olahan yang tidak sehat. Apa saja sih camilan yang tidak sehat?
Bunda perlu tahu, camilan yang tidak sehat itu adalah makanan yang sedikit atau tanpa nutrisi. Bahan-bahan kandungannya juga lebih banyak yang buruk buat kesehatan ketimbang baiknya, seperti gula dan makanan olahan.
Menurut ahli gizi Julie Mancuso, ada beberapa makanan yang sebaiknya orang tua hentikan pemberiannya kepada anak-anaknya.
1. Sereal
Salah satu daftar camilan paling populer itu sereal. Bunda mungkin berpikir boleh saja memberikan sereal manis yang dikemas dengan bahan buatan untuk anak-anak.
"Saya tahu, sereal gandum begitu mudah dibuat saat Anda keluar dan anak Anda mungkin suka mengunyahnya. Tetapi dalam jangka panjang, mereka menguranginya dan bukan sebagai bagian dari makanan sehari-hari mereka," kata Mancuso, mengutip Baby Gaga.
Karena itu, Mancuso menyarankan memberikan anak oatmeal tapi bukan yang paket karena cenderung banyak mengandung gula.
"Anda bisa makan oatmeal biasa dan menambahkan buah-buahan, bahkan susu untuk si kecil. Anda juga bisa menggunakan gandum untuk tambahan makanan yang dipanggang seperti cookies dan muffin. Oat rasanya enak dan mereka dikemas dengan serat," kata Mancuso.
2. Selai kacang
Selai kacang tidak sehat? Active Kids melaporkan bahwa selai kacang yang populer juga dikemas dengan gula. Sebagai gantinya, Bunda harus memilih selai kacang organik. Selai kacang ini biasanya lebih mahal sedikit, tetapi kadar gulanya sedikit.
Bunda bisa memilih almond butter yang dikemas dengan lemak sehat dan gula rendah, tetapi tetap sama lezatnya.
3. Makan siang
Bunda mungkin tak menyadari memberikan camilan tidak sehat dalam makan siang anak. Apabila pilihan Bunda isian daging, keju, keripik, jus, dan suguhan yang manis, itu benar-benar tidak sehat.
"Anda mungkin tidak akan berpikir dua kali tentang hal itu karena bagaimana pun, daging dan keju bisa berdampak buruk bagi. Meskipun berpikir itu akan memberikan anak protein dan kalsium dari daging dan keju, nutrisi yang ditawarkan sangat sedikit. Daging dan keju itu diproses," jelas Mancuso.
Jadi sebaiknya bagaimana? Menurut Mancuso, lebih baik memberikan sandwich gandum dengan isi yang sehat seperti alpukat, abon ayam panggang, dan keju lunak. Bunda bisa mengganti atau menambahkan telur rebus agar makanan si kecil bervariasi.
4. Permen buah
Camilan buah seperti ini tidak sehat untuk anak-anak. Camilan ini dikemas dengan gula, sirup jagung, dan pewarna buatan, serta rasa. Balita dengan cepat bisa kecanduan karena demam gula.
Ketimbang makan camilan permen buah, Mancuso menyarankan memberikan salad buah. Ini bisa jadi kesempatan sempurna memperkenalkan buah baru kepada anak.
"Balita suka menjelajahi makanan dengan tekstur yang berbeda, sehingga Anda bisa berkreasi seperti yang Anda inginkan. Buah bisa sangat menarik selama musim yang berbeda, jadi teruskan dan potong buah-buahan itu dan sajikan dengan wajah-wajah lucu," papar Mancuso.
Nah, Bunda mungkin pernah melihat jus dengan tulisan jus alami. Tapi ingat, jus buah cenderung banyak gula. Mancuso mengatakan, kalau anak ingin minuman sejenis jus, cobalah membuat minuman air buah-buahan atau es loli buah. Kalau semuanya gagal, Bunda masih bisa membuat smoothie lezat yang disukai anak.
"Pemberian camilan harus mudah dan bebas stres, tetapi juga sehat. Memastikan anak Anda mendapatkan nutrisi terbaik adalah tujuan akhir dan memiliki efek yag tahan lama," ujarnya.
Ahli gizi, Kim Larson, juga mengatakan, saat menyajikan camilan untuk anak-anak, sebaiknya jangan hanya menekankan betapa sehatnya makanan itu. Sebaliknya, beri penjelasan manfaat makanan-makanan tersebut.
"Perkuat fakta makanan sehat lezat dan mengenyangkan dengan berbagai bukti melalui cerita atau contoh nyata," tegas Larson.
Bunda, simak juga yuk 8 jenis makanan yang mampu mencerdaskan otak anak, dalam video di bawah ini:
(muf/muf)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Camilan Sehat yang Disukai Anak, Cobain Yogurt hingga Popcorn Yuk
Kapan Waktu Terbaik Balita Diberi Camilan? Ini Saran Ahli Gizi
Waktu Tepat Beri Anak Camilan agar Tak Kegemukan
Usia Berapa Anak Sudah Bisa Diberi Camilan Edamame?
TERPOPULER
5 Fakta Siswi Berprestasi di Karo yang Diduga Hilang Ingatan usai Keracunan MBG
11 Kalimat Perlu Didengar Anak laki-laki agar Tumbuh Baik Hati & Peduli
4 Drakor Terbaru September 2026 Yang Diprediksi Jadi Favorit
3 Mitos yang Ganggu Proses Menyusui, Benarkah?
Cukupkah Rp10 Ribu untuk Makan Bergizi Anak? Ini Penjelasan Ahli
REKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sandal Jepit Perempuan yang Stylish dan Nyaman untuk Berbagai Aktivitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Kompor Portable Terbaik untuk Dapur dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan untuk Masak Nasi Goreng yang Bagus, Anti Lengket, dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Bibit Timun Unggul & Terbaik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Cara Cepat Mengatasi Diare pada Anak di Rumah, Bunda Perlu Tahu
3 Mitos yang Ganggu Proses Menyusui, Benarkah?
5 Fakta Siswi Berprestasi di Karo yang Diduga Hilang Ingatan usai Keracunan MBG
Hamil 15 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
11 Kalimat Perlu Didengar Anak laki-laki agar Tumbuh Baik Hati & Peduli
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Bingung Pilih Cleansing Balm, Oil, atau Micellar Water? Ini Cara Menentukannya
-
Beautynesia
3 Rekomendasi Drakor Office Romance Terbaru dengan Rating Tinggi
-
Female Daily
Review Huda Beauty Easy Bake Loose Powder vs Pressed Powder
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Foto: Outfit Unik Taylor Townsend di US Open 2026, Disebut Mirip Beruang
-
Mommies Daily
Keracunan Makanan Bisa Mengganggu Saraf dan Bikin Hilang Ingatan? Ini Penjelasannya