HaiBunda

PARENTING

Panda Parenting, Pola Asuh Santai untuk Ajarkan Anak Kemandirian

Salam Rahmad   |   HaiBunda

Selasa, 24 Nov 2020 10:56 WIB
Panda Parenting, Pola Asuh Anak yang Mengedepankan Kemandirian dan Tanggung Jawab /Foto: Getty Images/iStockphoto/ake1150sb

Jakarta - Seiring perkembangan zaman, pola mengasuh dan mendidik anak harus disesuaikan dengan tren yang sedang berlaku ya, Bunda. Salah satu pola asuh anak yang banyak diterapkan adalah Panda Parenting (pola asuh panda).

Panda Parenting adalah metode membimbing anak untuk belajar bertanggung jawab terhadap keputusan yang dibuat sendiri beserta konsekuensinya. Singkatnya, metode ini akan mengajarkan Bunda mengasuh anak dengan cara lembut dan tidak memaksakan anak mengikuti kemauan orang tua.

Dipelopori oleh Esther Wojcicki dalam bukunya berjudul How To Raise Successful People: Panda Parenting, pola asuh panda mengedepankan gaya mengasuh anak yang paling cocok diterapkan oleh orang tua modern saat ini.


Metode ini membuat Bunda dan Ayah dapat mengasuh si kecil dengan cara yang menyenangkan. Misalnya, memberikan kesempatan seluas-luasnya pada si kecil untuk bertanya, bereksperimen, mengambil risiko, dan membuat kesalahan. 

Dengan begitu, si kecil akan bergerak aktif mengatasi masalahnya sendiri untuk dihadapi dengan cara yang bijak. Di sisi lain, Bunda dan Ayah akan melihat proses kemandirian yang diikuti peningkatan kepercayaan dirinya untuk bertanggung jawab. Menarik banget ya, Bunda?

Mungkin terlintas dibenak Bunda kalau pola asuh ini tak lazim dan cenderung membiarkan anak untuk hidup bebas. Tapi, pola asuh ini justru memberikan manfaatt yang besar, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang lho, Bunda.

Meenal Arora, penulis di India Today menjelaskan, pendekatan Panda Parenting dapat menciptakan suasana kehidupan yang seimbang, mengikuti kata hati, dan menciptakan jalan kesuksesan. Tapi, dibutuhkan konsistensi diri agar tetap berada pada jalur yang tepat untuk mengantarkan kesuksesan di kemudian hari.

Panda Parenting membantu si kecil mengasah minat dan bakatnya agar memiliki pengetahuan luas terhadap hal yang disukainya. Tugas Bunda dan Ayah adalah mengawasi dan mendukung si kecil agar berjalan sesuai ranah minat dan bakatnya.

Meski memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk si kecil, tapi peran orang tua tetap dibutuhkan ya, Bunda. Orang tua wajib membekali si kecil dengan penuh perhatian dan komunikasi yang baik untuk memberikan arahan serta bimbingan. Namun, jika si kecil tak mampu menghadapi permasalahannya, Bunda perlu membantunya ya.

Orang tua yang mengadopsi pola asuh ini harus memiliki pedoman aturan yang jelas dan tidak memaksakan kehendak anak untuk menuruti hal yang tak diinginkannya. Misalnya, Bunda membelikan cat air untuk si kecil, biarkan ia menuangkan ide kreativitasnya di atas secarik kertas dengan cat air tersebut. Tugas Bunda hanyalah memantau dan memberi dukungan untuknya.

Semoga bermanfaat ya, Bunda.

Bunda, simak yuk cerita Donna dan Darius soal gaya asuh ke anak-anaknya dalam video di bawah ini:



(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran

Mom's Life Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

6 Kebiasaan yang Diam-diam Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Menyusui Indah Ramadhani

4 Kalimat Langka yang Diucapkan Laki-laki saat Tulus Jatuh Cinta Menurut Psikolog

Mom's Life Amira Salsabila

10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Setop Makan Gula dan Tepung 24 Jam, Ini yang Terjadi pada Tubuh

83 Nama Bayi Heroik dari Tokoh Dunia, Penuh Makna Kuat dan Inspiratif

Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran

Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi

10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK