PARENTING
7 Cara Mengenalkan Jenis Makanan Baru pada Anak, Bunda Perlu Tahu
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Sabtu, 06 Feb 2021 16:31 WIBSi kecil menolak makan usai dikenalkan jenis makanan baru? Bunda tak perlu khawatir ya. Kondisi ini normal terjadi pada balita dan anak-anak.
Ahli diet Ashley Kim mengatakan, balita dan anak usia muda mulai bisa mengatakan 'tidak' saat waktu makan. Cara ini dilakukan untuk menegaskan kemandirian mereka saat mulai mengembangkan preferensi makanan.
"Ini bisa menjadi tantangan untuk makan di atas meja bersama semua orang. Nafsu makan dan preferensi anak dapat bervariasi setiap hari dan itu tidak masalah," kata Kim, dilansir Childrens.
Kim menegaskan bahwa setiap anak itu berbeda. Membesarkan anak untuk makan berbagai macam makanan membutuhkan waktu, kesabaran, dan pengulangan.
"Terus berikan berbagai pilihan makanan sehat pada waktu makan, terutama saat mereka belajar rasa dan tekstur mana yang disukai atau tidak," ujar Kim.
Mengenalkan jenis makanan baru pada anak memang membutuhkan proses yang tidak sebentar, Bunda. Mengutip Baby Gaga, berikut 7 tips cara mengenalkannya:
1. Berikan dalam porsi kecil
Jangan pernah coba menakut-nakuti anak saat mengenalkan jenis makanan baru ya. Anak yang tidak terbiasa dikenalkan dengan sesuatu yang baru dapat menolak.
Sebaiknya Bunda mulai dengan mengenalkan si kecil rasa daripada memberi banyak makanan. Saat memberi makan anak, orang tua selalu disarankan untuk memberi dengan porsi kecil tapi sering. Setelah terbiasa, kita bisa menambah porsi makanan.
2. Pastikan makanan memiliki rasa
Bunda dapat menambahkan mentega, keju atau saus ke dalam makanan baru. Makanan yang memiliki rasa tidak akan membuat si kecil kehilangan nafsu makan.
Saat mengenalkan makanan baru, kita bisa mengiming-imingi anak dengan menambahkan sedikit rasa. Penggunaan bumbu yang ramah anak dan sehat dapat digunakan ya.
Klik halaman berikutnya untuk tahu 5 cara lainnya, Bunda.
Simak juga penyebab dan tips mengatasi anak GTM, dalam video berikut:
Cara Mengenalkan Jenis Makanan Baru pada Anak
Halaman Selanjutnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Manfaat Beri Anak Sarapan dengan Makanan Berbahan Gandum
7 Makanan yang Membuat Anak Tidur Nyenyak, Cocok untuk Bedtime Snacks!
Wajibkah Menghangatkan Makanan Bayi?
5 Trik Menyiasati Anak yang Cuma Mau Makan Junk Food
TERPOPULER
5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen
11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya
Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia
Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah
USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
20 Kado Anniversary Pernikahan untuk Pasangan yang Bagus dan Berguna
Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah
5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen
USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran
11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Cara Ampuh Hilangkan Noda Lemak di Lemari Dapur
-
Beautynesia
5 Zodiak yang Dikenal Paling Penyabar dan Tenang
-
Female Daily
3 Alasan Kenapa ‘Even if This Love Disappears Tonight’ Menarik Ditonton Meski Menyedihkan
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramalan Zodiak Cinta 12 Februari: Aries Redam Ego, Taurus Jaga Kepercayaan
-
Mommies Daily
Cara Menjelaskan Makna Puasa ke Anak Balita dan Usia SD Menurut Psikolog