sign up SIGN UP search


parenting

Seberapa Penting Vitamin Dibutuhkan Anak untuk Tumbuh Kembangnya?

Annisa Karnesyia   |   Haibunda Selasa, 16 Mar 2021 15:37 WIB
Anak makan caption
Jakarta -

Si Kecil susah makan atau menolak makan sayur dan buah, Bunda? Kondisi ini enggak boleh dibiarkan ya, karena anak bisa kekurangan vitamin untuk membantu tumbuh kembangnya.

Vitamin merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk tumbuh optimal dan sehat. Kebanyakan anak mungkin mendapatkan nutrisi dalam jumlah cukup dari makanannya, Bunda. Namun, dalam keadaan tertentu, mereka perlu melengkapinya dengan vitamin tambahan.

Menurut ahli diet Lizzie Streit, MS, RDN, LD, anak-anak membutuhkan sejumlah vitamin dan mineral untuk pertumbuhan dan kesehatannya, namun jumlahnya bervariasi menurut usia. Artinya, kebutuhan ini akan berbeda pada anak yang masih kecil dan beranjak remaja, Bunda.


"Anak-anak yang lebih dewasa dan remaja membutuhkan jumlah nutrisi yang berbeda dari anak-anak yang lebih muda untuk mendukung kesehatan yang optimal," kata Streit, dilansir Health Line.

Saat anak-anak tumbuh, penting bagi mereka mendapatkan nutrisi dalam jumlah yang mencukupi. Misalnya, vitamin D dan kalsium yang dapat membantu pertumbuhan tulang menjadi kuat atau vitamin A, B6, B12, zat besi, yodium, kolin untuk perkembangan otak mereka di awal kehidupan.

"Jadi, meskipun anak-anak membutuhkan lebih sedikit vitamin dibandingkan orang dewasa, mereka tetap perlu mendapatkan cukup nutrisi untuk tumbuh kembangnya," ujar Streit.

Banner daun calathea

Manfaat beragam jenis vitamin untuk anak

Anak-anak membutuhkan beberapa jenis vitamin untuk tubuhnya. Kandungan vitamin ini dapat dipenuhi dari konsumsi makanan sehari-hari, Bunda.

Melansir dari berbagai sumber, berikut beragam manfaat vitamin untuk anak:

1. Vitamin A

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), kekurangan vitamin A memengaruhi sekitar 190 juta anak usia prasekolah. Kebanyakan kasus ini terjadi di Afrika dan Asia Tenggara.

Padahal, pada bayi dan anak-anak, vitamin A sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan membantu mengatasi infeksi. Asupan vitamin A yang tidak cukup bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

Vitamin A diperlukan si Kecil untuk transkripsi gen dan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin ini berfungsi untuk perkembangan mata, termasuk kemampuan melihat dalam kondisi pencahayaan gelap.

Vitamin A dalam bentuk makanan bisa ditemukan di buah-buahan, sayuran berwarna hijau tua, dan wortel. Selain itu, makanan berbahan dasar susu juga dapat menjadi alternatif pemenuhan vitamin A pada anak.

2. Vitamin B

Vitamin B sangat penting untuk metabolisme ya, Bunda. Salah satunya, baik untuk perkembangan otak dan tubuh yang sehat. Beberapa jenis vitamin yang dibutuhkan si Kecil adalah B1, B2, B3, B6, dan B12.

Vitamin B1 dapat membantu meningkatkan pertumbuhan dan penguatan saraf serta otot anak-anak. Vitamin ini juga membantu tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi.

Vitamin B2 atau riboflavin berfungsi untuk meningkatkan produksi sel darah merah di dalam tubuh, serta fungsi pencernaan. Sedangkan, vitamin B3 membantu tubuh mengubah lemak dan karbohidrat menjadi energi dan memelihara kesehatan rambut serta kulit si Kecil.

Vitamin B6 mampu meningkatkan perkembangan otak anak-anak. Kandungannya juga bisa mengatur suasana hati, termasuk merespons stres. Nah, kalau vitamin B12 terlibat dalam pembentukan sel darah merah dan meningkatkan sistem saraf yang sehat.

Sumber makanan vitamin B dapat ditemukan di kacang-kacangan, daging, ayam, ikan, susu, buah jeruk, tomat, dan sayuran hijau.

3. Vitamin C

Vitamin C adalah nutrisi yang larut dalam air dan memainkan peran penting dalam fungsi vital tubuh anak. Vitamin anak ini penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, meningkatkan penyerapan zat besi, memproduksi kolagen, serta protein di tubuh.

Vitamin C juga berfungsi sebagai antioksidan yang bisa membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin ini dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh si Kecil jika mereka sedang sakit pilek lho, Bunda.

Vitamin C tidak bisa diproduksi oleh tubuh anak, untuk itu mereka membutuhkan asupan dari luar. Nutrisi ini dapat ditemukan dalam Air Susu Ibu (ASI), berbagai jenis buah-buahan, dan sayuran.

Vitamin D

Vitamin D berperan penting dalam kesehatan jantung dan melawan infeksi. Bersama kalsium, vitamin ini dapat membantu pertumbuhan tulang dan menjaganya agar tetap kuat.

Tubuh bisa mendapatkan vitamin D dari kulit yang terpapar sinar matahari. Namun, jumlahnya kadang belum mencukupi kebutuhan.

Enggak perlu khawatir, vitamin D dapat diperoleh dari makanan sehari-hari kok. Vitamin ini paling banyak ditemukan dalam ikan dan minyak ikan. Produk susu, keju, dan sereal juga terkadang sudah ditambahkan vitamin D.

Vitamin E

Vitamin E bertindak sebagai antioksidan untuk melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin ini bisa terpenuhi dari makanan sehari-hari yang dikonsumsi anak ya, Bunda.

Vitamin E larut dalam lemak dan dapat disimpan di dalam tubuh. Untuk itu, konsumsi berlebihan pada anak tidak disarankan karena bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Bunda bisa mendapatkan vitamin E yang cukup dari makanan, seperti tomat, brokoli, sayur bayam, dan ubi. Jenis kacang-kacangan seperti almond dan hazelnuts juga mengandung vitamin E.

Anak makanIlustrasi anak makan/ Foto: iStock

Suplemen vitamin untuk anak

Suplemen seringkali menjadi jalan pintas pemenuhan nutrisi anak. Padahal, jika anak sudah mengonsumsi makanan sehat, dia tidak perlu lagi minum suplemen vitamin.

Menurut dokter spesialis anak, dr.Melisa Anggraeni, M.Biomed, Sp.A, untuk menggantikan nutrisi yang hilang, vitamin sebenarnya bukan jawaban. Sebelum memberi anak suplemen, orang tua harus mencari tahu dulu penyebab anaknya kekurangan vitamin. Bisa saja karena ada gangguan makan, seperti Gerakan Tutup Mulut (GTM), anak suka melepeh, atau makan tapi sedikit.

"Sebenarnya anak mau dikasih sampai satu galon vitamin pun, belum tentu mau makan, kalau masalahnya bukan karena kekurangan vitamin," ujar Melisa kepada HaiBunda, beberapa waktu lalu.

"Jadi, kita harus temukan dulu penyebab kenapa anak tidak mau makan," sambungnya.

Sebelum memberi vitamin tambahan untuk anak, dokter biasanya akan mencari penyebab anak tak mau makan. Pada umumnya, masalah ini disebabkan karena kesulitan pemberian makan.

"Jadi sebenarnya jawabannya itu bukan cuma vitamin, tapi evaluasi penyebab. Penyebab anak enggak mau makan 70 sampai 80 persen karena kesalahan dari cara pemberian makan orang tua," kata Melisa.

Anak yang membutuhkan suplemen vitamin

Sebelum anak diberikan suplemen, Bunda sebaiknya konsultasi dulu ke dokter ya. Anak bisa saja membutuhkan suplemen vitamin untuk pemenuhan nutrisi karena beberapa kondisi berikut:

1. Anak-anak yang tidak makan teratur dan seimbang, terutama tidak konsumsi makanan segar.

2. Anak picky eater atau pemilih makanan yang tidak cukup makan.

3. Memiliki kondisi medis kronis, seperti asma atau masalah pencernaan.

4. Anak yang sering konsumsi makanan cepat saji dan olahan, serta minum soda berkarbonasi.

5. Anak yang menjalani diet vegetarian atau vegan.

(ank/som)
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!