HaiBunda

PARENTING

Pekan Imunisasi Dunia, Kemenkes Targetkan Kejar Ketertinggalan Vaksin Anak

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Jumat, 23 Apr 2021 19:02 WIB
ilustrasi anak vaksin/Foto: iStock
Jakarta -

Pekan Imunisasi Dunia jatuh pada pekan terakhir di bulan April yaitu 24 April-30 April, Bunda. Pekan ini meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya vaksinasi atau imunisasi. Mengingat tahun ini, dunia masih dilanda pandemi, maka vaksinasi menjadi begitu penting, Bunda.

Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A(K) mengatakan bahwa dalam memperingati Pekan Imunisasi Dunia, saatnya kita mengintropeksi diri kita untuk punya komitmen mendapat dan memberikan imunisasi pada anak dalam waktu yang sulit.

"Kita berterimakasih pada Edward Jenner, Louis Pasteur, Jonas Salk, dan Albert Sabin. Edward Jenner menemukan vaksin varicella, Profesor Salk menemukan vaksin polio," kata Prof Sri dalam Konferensi Pers Virtual - Pekan Imunisasi Dunia "Pentingnya Vaksinasi di Era COVID-19" #LindungikuLindungimu via Zoom, Jumat (23/4/2021).


Menurut Sri, imunisasi adalah upaya efektif melindungi anak dari penyakit infeksi melalui pemberian vaksin. Imunisasi bukan hanya melindung diri sendiri, tapi juga melindungi lingkungan sekitar.

"Contohnya seperti serangan mikroorganisme yaitu serangan virus bakteri yang menyebabkan infeksi. Dari ini kita meniru bagaimana mereka menyerang tubuh, yang kemudian dikenal sebagai imunisasi," ujarnya.

Cara kerja vaksin bekerja spesifik. Ketika seseorang sudah punya antibodi maka sistem pertahanan tubuh akan melawan. Vaksinasi juga penting karena akan memutus rantai penularan.

Prof Sri yang juga menjabat sebagai Kepala Kelompok Penasihat Teknis Indonesia untuk Imunisasi (ITAGI) menjelaskan bahwa anak yang telah divaksin akan melindungi dirinya dan melindungi bayi lain yang tak bisa menerima. Itulah yang disebut herd immunity.

Simak juga video tentang persiapan tenaga kesehatan untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19:



(aci/rap)
PENTINGNYA VAKSIN, 786 RIBU ANAK TAK IMUNISASI DASAR DI 2020

PENTINGNYA VAKSIN, 786 RIBU ANAK TAK IMUNISASI DASAR DI 2020

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

Anak Terlalu Higienis Malah jadi Gampang Sakit?

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

200 Pertanyaan Lomba Cerdas Cermat seputar Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Soal Tingkat SD-SMP

Parenting Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK