PARENTING
3 Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna untuk Dipelajari Oleh Si Kecil
Tim HaiBunda | HaiBunda
Senin, 28 Mar 2022 20:05 WIBHewan-hewan jenis serangga dan amfibi pada umumnya mengalami yang namanya metamorfosis. Metamorfosis sendiri adalah sebuah proses perubahan bentuk pada hewan-hewan tertentu yang melalui beberapa tahapan.
Perlu Bunda ketahui bahwa metamorfosis ini dibagi menjadi dua yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Ketahui lebih jauh perbedaan dari kedua jenis metamorfosis beserta jenis hewan yang mengalami metamorfosis sempurna dan tidak sempurna berikut ini ya, Bun.
Beda metamorfosis sempurna dan tidak sempurna
Walaupun sama-sama merupakan bentuk transformasi atau perubahan bentuk, ada dua kategori yang membedakannya yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Metamorfosis sempurna ditandai dengan adanya empat proses tahapan dalam transformasinya. Selain itu, ada perbedaan yang sangat mencolok pada fase pupa dan fase imago.
Semua hewan yang mengalami metamorfosis sempurna pasti melewati tahapan pupa dan kepompong. Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna antara lain kupu-kupu, nyamuk, lebah, lalat, kumbang, semut, ngengat, kutu.
Kebalikan dari metamorfosis sempurna adalah munculnya perubahan bentuk dari fase nimfa ke fase imago pada metamorfosis tidak sempurna. Hewan yang mengalami ini hanya menjalani sedikit perbedaan bentuk dan tidak melalui tahapan kepompong. Contoh dari hewan-hewan dengan metamorfosis tidak sempurna adalah belalang, kecoak, jangkrik, dan capung.
Mengenal hewan-hewan yang mengalami metamorfosis sempurna
Setelah mengetahui perbedaan dari metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna, berikut ini akan dibahas lebih lanjut tentang proses perubahan yang dialami beberapa hewan yang mengalami metamorfosis sempurna.
1. Kupu-kupu
Saat mendengar kata kepompong, semua orang pasti langsung terpikirkan hewan kupu-kupu. Ya, memang benar kupu-kupu adalah jenis serangga yang mengalami metamorfosis sempurna.
Tahap perubahan yang dialami kupu-kupu adalah telur, larva, pupa, dan imago. Proses perubahan bentuk pada kupu-kupu ini juga terbilang cukup unik. Pertama, kupu-kupu akan bertelur pada permukaan daun dan saat menetas menjadi sebuah larva.
Larva atau ulat kemudian akan memakan daun yang ada di sekitarnya sampai pada waktunya berhenti untuk membungkus dirinya sendiri dengan serat yang dihasilkan dari air liur si ulat. Selanjutnya kupu-kupu akan cukup lama berada pada fase kepompong. Dan, pada waktunya nanti akan berubah bentuk menjadi seekor kupu-kupu yang cantik.
2. Nyamuk
Selain kupu-kupu, ada juga nyamuk yang merupakan serangga yang mengalami metamorfosis sempurna. Hanya saja, nyamuk tidak bertelur di daun, tapi di genangan air. Saat telur nyamuk menetas, maka akan membentuk jentik-jentik yang lama-lama akan berkembang menjadi besar.
Dalam perkembangannya, biasanya jentik-jentik juga mengalami yang namanya ganti kulit sebanyak dua kali. Setelah itu, nyamuk masuk ke tahapan kepompong yang pada waktunya nanti akan bertransformasi menjadi nyamuk.
3. Lebah
Lebah ternyata juga mengalami empat proses perubahan bentuk seperti kupu-kupu dan nyamuk. Pertama-tama, lebah akan bertelur di dalam sarangnya. Proses perubahan bentuk dari telur menjadi larva cukup cepat karena hanya memerlukan tiga hari saja.
Setelah menetas, larva tersebut akan tetap bertahan di dalam sarang sampai melalui proses ganti kulit sebanyak lima kali. Baru setelah itu, larva bertransformasi menjadi pupa selama kurang lebih 12 hari. Lewat dari 12 hari, lebah pun akan keluar dari sarangnya dengan cara memakan lilin yang menutup jalan keluar sarang.
Demikian informasi menarik tentang hewan yang mengalami metamorfosis sempurna dan tidak sempurna. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi Bunda dan Si Kecil ya. (PK)
Simak juga video berikut mengenai tips parenting dari Bunda Ankatama.
(ziz/ziz)Simak video di bawah ini, Bun:
Tips Atur Waktu di Tengah Mengurus Anak dan Pekerjaan Ala Bunda Ankatama: Sepakat dengan Support System
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mengenal Siklus Daur Hidup Ikan: Mulai dari Tahap Telur hingga Jadi Dewasa
Daur Hidup Capung, Salah Satu Contoh Metamorfosis Tidak Sempurna
Tips Hadapi Anak Memukul dan Melempar Barang Saat Marah
Begini Caranya Agar Anak Mau Bergaul Saat Kumpul Keluarga
TERPOPULER
Mengapa Bayi Kagetan saat Tidur? Ketahui Faktanya
Resep Bubur Suro Khas Jawa dan Aneka Makanan Tradisional untuk Sambut Tahun Baru Islam
6 Tanaman Jadul yang Kembali Naik Daun pada 2026
Peneliti Usulkan Penggunaan Pankreas Buatan pada Ibu Hamil dengan Diabetes Tipe 1
Pasangan Lebih Sering Bertengkar saat Punya Anak, Normalkah?
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lampu LED Emergency, Cadangan saat Kena Pemadaman Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Label Nama Buku Aesthetic untuk Buku Pelajaran Anak
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Bantal Menyusui Multifungsi Terbaik yang Bagus & Nyaman untuk Ibu & Bayi
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Bumbu Masak Instan untuk Masakan Enak dan Praktis
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Pashmina Viscose yang Bagus, Adem, dan Nyaman Dipakai Seharian
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Orang Cerdas dari 11 Hal yang Berani Mereka Tolak saat yang Lain Setuju
Pasangan Lebih Sering Bertengkar saat Punya Anak, Normalkah?
Mengapa Bayi Kagetan saat Tidur? Ketahui Faktanya
Peneliti Usulkan Penggunaan Pankreas Buatan pada Ibu Hamil dengan Diabetes Tipe 1
Resep Bubur Suro Khas Jawa dan Aneka Makanan Tradisional untuk Sambut Tahun Baru Islam
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Sedih Raffi Ahmad Terus Diterpa Isu, Mama Amy Sempat Minta Anaknya Mundur dari Jabatan
-
Beautynesia
3 Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Hidup Lebih Terkendali dan Penuh Rasa Syukur
-
Female Daily
La Bomba, Parfum Baru Carolina Herrera dengan Botol Kupu-Kupu yang Menawan
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Kisah Wanita Joki Tong Setan dari Pasar Malam Sumut, Kini Beraksi di Inggris
-
Mommies Daily
10 Promo Hotel Libur Sekolah 2026 di Bali dan Yogyakarta untuk Family Staycation