HaiBunda

PARENTING

3 Penyebab Anak Rentan Terinfeksi Salmonella Non-thypoid & Bahayanya untuk Kesehatan

dr. Jeshika Febi Kusumawati, Sp.A   |   HaiBunda

Kamis, 12 May 2022 16:10 WIB
Ilustrasi anak sakit akibat bakteri Salmonella/ Foto: iStock
Jakarta -

Bunda, apakah belakangan ikut panik dengan penarikan produk jajan anak-anak cokelat telur? Snack anak-anak ini terpaksa ditarik dari pasaran karena diduga mengandung bakteri Salmonella.

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), jenis bakteri ini adalah bakteri Salmonella non-thypoid, Bunda. Itu artinya, Salmonella non-thypoid berbeda dengan penyebab sakit tipes pada anak.

Tipes disebabkan bakteri Salmonella typhi, jenis lain dari Salmonella. Sedangkan Salmonella non-thypoid dapat hidup di lingkungan kering sampai beberapa minggu. Bakteri ini bahkan bisa hidup di lingkungan lembap selama beberapa bulan.


Penularan bakteri ini bersifat fetal oral, yakni keluar dari cairan tubuh atau feses hewan ternak. Penularan paling sering dari makanan.

Bahaya bakteri Salmonella non-thypoid

Bakteri Salmonella non-thypoid juga berbahaya bila menyerang anak, Bunda. Sama seperti penyebab tipes, bakteri Salmonella non-thypoid dapat menyerang saluran pencernaan Si Kecil.

Meski begitu, bakteri jenis ini tergolong tidak berat bisa dibandingkan Salmonella typhi. Tapi, bakteri ini bisa berbahaya bila menyerang anak yang sistem imunitasnya rendah.

Gejala saat anak terinfeksi Salmonella non-thypoid

Pada banyak kasus, bakteri Salmonella non-thypoid masuk ke tubuh anak melalui makanan. Gejala dapat timbul dengan cepat, yakni 12 sampai 36 jam setelah anak makan.

Gejala khas bakteri Salmonella non-thypoid adalah diare, mual, muntah, dan sakit perut. Gejala ringan ini biasanya akan hilang dalam waktu 36 sampai 72 jam.

Pada anak yang imunitasnya tidak bagus atau memiliki penyakit bawaan, gejala ini bisa menjadi berat. Beberapa sumber menyebut, gejala berat dapat berpengaruh pada sendi, tulang, dan saraf.

Kondisi pasca ikutan karena gejala bisa juga menjadi berat. Berikut beberapa kondisi tersebut:

  1. Gangguan pencernaan (pencernaan luka)
  2. Usus luka
  3. Buang air besar berdarah
  4. Anak mengalami dehidrasi atau kurang cairan
  5. Kesadaran menurun karena kekurangan elektrolit

Penyebab anak lebih rentan terinfeksi Salmonella non-thypoid

Anak-anak lebih rentan terinfeksi bakteri Salmonella non-thypoid dibandingkan orang dewasa. Berikut 3 penyebabnya:

1. Sistem pencernaan belum berkembang sempurna

Anak di bawah 1 tahun bisa lebih rentan terinfeksi bakteri Salmonella non-thypoid, Bunda. Sebab, sistem pencernaan mereka belum begitu baik atau belum berkembang sempurna.

2. Suka eksplorasi

Anak-anak cenderung suka bereksplorasi. Di saat bersamaan, mereka belum bisa menjaga kebersihan dirinya sendiri. Anak bisa terpapar Salmonella non-thypoid saat memasukkan benda yang ada bakterinya ke mulut.

3. Sistem imunitas belum baik

Selain sistem pencernaan, sistem imunitas juga menjadi penyebab anak rentan terinfeksi Salmonella non-thypoid. Imunitas anak belum sebaik orang dewasa, Bunda.

Anak dengan penyakit komorbid atau penyakit bawaan juga rentan terpapar bakteri ini. Termasuk anak-anak yang konsumsi obat-obatan penekan sistem imun.

Simak juga yuk mengapa anak-anak rentan terserang salmonella dan bagaimana cara menanganinya, klik di halaman selanjutnya ya!

Bunda, pahami juga yuk bagaimana salmonella bisa masuk ke dalam tubuh dalam video di bawah ini:



(rap/rap)
CARA MENANGANI ANAK YANG TERINFEKSI BAKTERI SALMONELLA

CARA MENANGANI ANAK YANG TERINFEKSI BAKTERI SALMONELLA

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

Kenali Tanda Bahaya Diare pada Anak, Kapan Sebaiknya Dibawa Ke Dokter?

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kenali 8 Ciri Orang dengan IQ Rendah saat Berinteraksi Sosial

Mom's Life Tim HaiBunda

Cara Mengenali Orang IQ Tinggi Dilihat dari Cara Balas Chat

Mom's Life Azhar Hanifah

Keren! Siswa-Siswa SD Islam Al Azhar 8 Kembangan Luncurkan Buku Antologi Cerpen & Komik

Parenting Dilla Atqia Rahmah

Kisah Nyata di Balik Lagu Viral TikTok 'Stop The Wedding', Terinspirasi dari Kehidupan Sang Penyanyi

Mom's Life Amira Salsabila

Kapan Bayi Boleh Makan Telur? Jangan Asal Diberi Sebelum Cukup Usia

Parenting Elia Amaliana

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kenali 8 Ciri Orang dengan IQ Rendah saat Berinteraksi Sosial

Keren! Siswa-Siswa SD Islam Al Azhar 8 Kembangan Luncurkan Buku Antologi Cerpen & Komik

Sering Alami Nyeri Haid Hebat? Kenali Tanda Endometriosis yang Bisa Ganggu Kesuburan

Kapan Bayi Boleh Makan Telur? Jangan Asal Diberi Sebelum Cukup Usia

Ramai Sepekan: Tasya Farasya Renovasi Rumah Sampai Bumil Ikut JRF 2026

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK