HaiBunda

PARENTING

Bagaimana Cegah Penularan Hepatitis Misterius Usai Aturan Masker Diperlonggar?

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 25 May 2022 09:10 WIB
Cegah Penularan Hepatitis Misterius Usai Aturan Masker Diperlonggar/ Foto: Getty Images/iStockphoto/dragana991
Jakarta -

Pemerintah telah melonggarkan penggunaan masker di masa pandemi ini. Kini, Bunda boleh tidak menggunakan masker di area terbuka yang tidak padat orang.

Meski begitu, aturan memakai masker tetap diwajibkan di ruangan tertutup dan transportasi publik ya. Aturan ini juga berlaku untuk kelompok masyarakat rentan, lansia, dan memiliki komorbid.

Meski sudah dilonggarkan, masih ada masyarakat yang tetap khawatir dengan penyebaran penyakit selain COVID-19. Apalagi, belakangan ini sedang marak hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak.


Menurut dr. Jeshika Febi Kusumawati, Sp.A, di kondisi seperti ini sebenarnya kita tidak bisa bilang 'oke' untuk melepas masker. Meski penyebabnya belum diketahui pasti, pada beberapa kasus hepatitis akut misterius ditemukan virus SARS-CoV-2 dan adenovirus. Pola penyebarannya adalah fetal oral dan dari udara.

"Karena penyebarannya fetal oral, salah satunya droplet dan di udara, jadi tetap dipakailah (maskernya). Sebaiknya juga anak-anak tidak dulu ke playground atau berenang di tempat umum karena beberapa penelitian menunjukkan, adenovirus dapat bertahan di air selama beberapa jam," kata Jeshika saat dihubungi HaiBunda, belum lama ini.

Bagi anak yang sudah masuk sekolah, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tetap menyarankan anak untuk menjalankan protokol kesehatan (prokes). Selain menggunakan masker, anak-anak tetap harus cuci tangan dengan sabun dan membawa peralatan makan sendiri.

"Menurut IDAI, bukan berarti sekolah atau pergi ke luar enggak boleh, tapi kembali ke prokes, sama seperti menjaga kesehatan biasa. Tetap digunakan masker, cuci tangan, dan gunakan alat makan sendiri," ujar Dokter Spesialis Anak RS Hermina Jatinegara ini.

Hal yang sama juga disampaikan Dokter Spesialis Anak dr. Mira Dewita, Sp.A. Dokter yang juga praktik di RS Hermina Jatinegara ini menekankan pentingnya penggunaan masker untuk anak yang sudah masuk sekolah.

"Kalau di dalam kelas, dalam angkutan umum harus pakai masker. Mungkin kalau waktu bermain di lapangan dengan kondisi tidak ramai, dia mungkin bisa lepas masker karena relatif aman. Tapi kalau misalnya ingin memakai masker, ya lebih baik lagi," ujar Mira.

Lalu kenapa melepas masker relatif lebih aman di luar ruangan dibandingkan dalam ruangan? Baca halaman berikutnya ya.

Yuk Bunda, download juga aplikasi Allo Bank di sini.

Simak juga isi tas siaga untuk anak di masa pandemi, dalam video berikut:

(ank/fir)
JANGAN LUPA PROKES DAN PHBS

JANGAN LUPA PROKES DAN PHBS

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Melahirkan Kembar 3 Th Lalu, Hillary Swank Kini Hamil Anak Ketiga di Usia 52 Th

Kehamilan Amrikh Palupi

Bikin Pangling! Intip Transformasi Sekolah Jakarta

Parenting Tiara Jasmine & Fauzan Julian Kurnia

Ya Hayyu Ya Qayyum: Arti, Keutamaan & Waktu Membacanya saat Dilanda Masalah dan Kesedihan

Mom's Life Amira Salsabila

Kebiasaan Sederhana Orang Tua Ini Ternyata Bisa Bikin Nilai Sekolah Anak Lebih Tinggi

Parenting Annisa Karnesyia

62.400 Balita Alami ISPA di Wilayah Terdampak Karhutla, Tercatat di 7 Provinsi

Parenting Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kemenkes Ungkap Hampir 10% Anak RI Alami Masalah Kesehatan Mental, Kenali Tanda Cemas & Depresi

62.400 Balita Alami ISPA di Wilayah Terdampak Karhutla, Tercatat di 7 Provinsi

Bikin Pangling! Intip Transformasi Sekolah Jakarta

Deretan Artis Kelahiran Kalimantan yang Suarakan Karhutla di Media Sosial

Melahirkan Kembar 3 Th Lalu, Hillary Swank Kini Hamil Anak Ketiga di Usia 52 Th

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK