PARENTING
7 Obat Campak Anak Alami dan Tersedia di Apotik, Bunda Perlu Tahu
Kinan | HaiBunda
Kamis, 02 Feb 2023 16:24 WIBCampak menjadi salah satu penyakit akibat infeksi virus yang berbahaya bagi kesehatan anak. Adakah obat campak alami dan obat apotek yang aman untuk si Kecil?
Menurut laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), campak merupakan penyakit infeksi virus akut serius yang sangat menular.
Campak disebabkan oleh Paramyxovirus dan ditularkan terutama melalui udara (airborne). Attack rate penularannya lebih dari 90 persen dari individu yang terinfeksi sejak 4 hari sebelum sampai 4 jam setelah munculnya ruam.
Yang paling penting, diketahui masa inkubasi penyakit ini terjadi pada 7-18 hari.
Selain itu, dikutip dari Baby Center, berada di ruangan yang sama setidaknya selama 15 menit dengan orang menderita campak atau melakukan kontak langsung dengan mereka, sudah cukup membuat bayi berisiko terpapar virus.
Gejala campak
Gejala awal campak biasanya ditandai dengan beberapa keluhan awal seperti:
- Batuk
- Demam
- Pilek
- Mata merah
- Sakit tenggorokan
- Bintik putih di dalam mulut
- Ruam pada kulit
Demam dengan suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius terjadi selama 3 hari atau lebih, lalu akan berakhir setelah 4-7 hari. Demam tinggi terjadi setelah 10-12 hari setelah tertular.
Tanda khas (patognomonis) penyakit campak yakni ditemukan Koplik's spot atau bercak putih keabuan dengan dasar merah di pipi bagian dalam.
Sementara itu, ruam muncul pada muka dan leher, dimulai dari belakang telinga, kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Ruam bertahan selama 3 hari atau lebih pada kisaran hari ke-4 sampai ke-7 demam.
Pada campak, ruam muncul saat demam mencapai puncaknya. Ruam berakhir dalam 5 sampai 6 hari, menjadi berwarna seperti tembaga atau kehitaman.
Pengobatan alami dan apotek untuk campak pada anak
Sebagai langkah awal mengatasi keluhan pada anak saat terkena campak, ada beberapa pengobatan alami dan obat apotek yang dapat diberikan seperti diulas berikut ini:
1. Kunyit
Kunyit secara alami memiliki kandungan antioksidan dan antiradang, sehingga dipercaya dapat mengurangi ruam bintik-bintik di kulit.
Kandungan kunyit ini juga dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh, yang penting bagi proses pemulihan dari berbagai penyakit.
Cara mengolahnya, cuci bersih kunyit secukupnya. Setelah itu parut, beri sedikit air dan peras. Rebus air rebusan kunyit hingga matang, tuang ke gelas dan berikan sedikit madu sebagai pemanis alami.
2. Bawang putih
Tidak cuma bisa dimanfaatkan sebagai bumbu dapur, bawang putih juga bisa jadi obat alami campak. Dikutip dari Healthsite, cara mengolah bawang putih menjadi obat alami yakni dihancurkan dan dicampur dengan sedikit madu.
3. Air perasan lemon
Obat alami untuk meredakan gejala campak lainnya yakni air perasan lemon. Cukup dengan konsumsi sekitar 15-25 ml air perasan lemon yang bisa menjadi pengobatan alami saat anak terkena campak.
4. Air kelapa
Air kelapa memiliki segudang nutrisi dan gula alami yang berperan sebagai 'pembersih' unsur racun tubuh, sehingga ampuh menjadi salah satu obat alami untuk anak saat kena campak.
Air kelapa dan daging buahnya juga kaya antioksidan, sehingga dapat mempercepat proses pemulihan si Kecil.
5. Cengkih
Cengkih memiliki kandungan antiradang yang bermanfaat untuk melindungi organ dalam tubuh saat penyakit campak menyerang.
Untuk mengolah cengkih sebagai obat alami campak, rendam bunga cengkih dengan air matang selama sehari. Lalu tambahkan sedikit gula batu dan aduk hingga rata.
6. Parasetamol
Pemberian parasetamol dilakukan untuk meredakan demam atau nyeri yang dialami anak saat terkena campak. Meski obat jenis ini dijual bebas di apotek, tetapi supaya lebih aman tetap perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter terlebih dahulu, ya. Jangan membeli obat sembarangan tanpa resep dokter.
7. Suplemen vitamin A
Sampai saat ini sebenarnya belum tersedia obat antivirus khusus untuk campak. Komplikasi berat akibat campak dapat dicegah melalui tindakan suportif dengan memastikan asupan nutrisi dan cairan adekuat, untuk mengatasi dehidrasi bila terjadi.
Selain itu, anak yang didiagnosis campak harus mendapatkan suplementasi vitamin A, berdasarkan anjuran dokter.
Pemberian antibiotik tidak boleh diberikan tanpa resep dokter, karena hanya diberikan bila dicurigai terdapat infeksi bakterial sekunder atau terdapat penyulit (seperti radang telinga tengah dan pneumonia).
"Vitamin A dosis tinggi selama 2 hari berturut turut (perlu diberikan dosis ulangan pada anak gizi buruk dan mengalami komplikasi di mata)," ungkap dr.Dian Sulistiya Ekaputri, Sp.A, dokter Spesialis Anak di RS Kenak Medika Gianyar Bali.
Pencegahan campak dengan imunisasi MR/MMR
IDAI menyebutkan bahwa imunisasi dengan vaksin MR atau MMR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit campak.
Vaksin campak untuk anak
Jadwal pemberiannya adalah sebagai berikut:
- Imunisasi MR diberikan untuk semua anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun selama kampanye imunisasi MR. Selanjutnya, imunisasi MR masuk dalam jadwal imunisasi rutin dan diberikan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan, dan kelas 1 SD/sederajat. "Pada umur 9 bulan, anak diberikan vaksin MR, namun jika sampai umur 12 bulan belum pernah mendapatkan vaksin MR, maka dapat langsung diberikan vaksin MMR," terang Dian.
- Jika anak sudah berusia 18 bulan, bisa diberikan lagi dosis ulangan MR atau MMR
- Vaksin dosis ketiga kembali diberikan saat anak berusia 5-7 tahun (di sekolah dasar, pada program BIAN)
- Efektivitas ketiga vaksin campak ini sangat tinggi, yakni mencapai hingga 95 persen pada dosis pertama dan 99 persen setelah dosis kedua.
Kipi vaksin campak
Tidak ada efek samping dalam imunisasi. Demam ringan, ruam merah, bengkak ringan dan nyeri di tempat suntikan setelah imunisasi adalah reaksi normal yang akan menghilang dalam 2-3 hari.
Demikian ulasan tentang penyakit campak, termasuk obat alami dan apotek yang dapat diberikan. Ingat ya Bunda, konsultasi dengan dokter tetap diperlukan sebelum memberikan obat apapun pada si Kecil.
Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.
Simak informasi mengenai imunisasi campak dalam video di bawah ini:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kenali Gejala Campak pada Anak, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
Perbedaan Campak dan Alergi, Gatal Salah Satunya?
Penularan Campak Mulai dari Cara hingga Waktu Muncul Gejalanya
Menyerang Segala Usia, Wabah Campak Capai 3.341 Kasus di 31 Provinsi
TERPOPULER
Ayudia Bing Slamet Bagikan Rahasia Tampil Stylish Tanpa Ribet dengan Hijab
Momen Yaya Anak Ririn Ekawati Kunjungi Makam Mendiang Ayah Ditemani Ibnu Jamil
5 Alasan Dokter Anjurkan Ibu Hamil Jalani Tes NIPT
3 Kalimat yang Sering Diucapkan Atasan Saat Ingin PHK Karyawan
5 Warna Pakaian yang Sering Dipakai Perempuan dengan Mental Kuat Menurut Psikologi
REKOMENDASI PRODUK
7 Panci 3 Susun Stainless Steel yang Bagus dan Berkualitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Reed Diffuser Lokal yang Wanginya Enak & Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ayudia Bing Slamet Bagikan Rahasia Tampil Stylish Tanpa Ribet dengan Hijab
5 Alasan Dokter Anjurkan Ibu Hamil Jalani Tes NIPT
Momen Yaya Anak Ririn Ekawati Kunjungi Makam Mendiang Ayah Ditemani Ibnu Jamil
3 Kalimat yang Sering Diucapkan Atasan Saat Ingin PHK Karyawan
5 Warna Pakaian yang Sering Dipakai Perempuan dengan Mental Kuat Menurut Psikologi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Ransel Kuliah Dua Warna Ini Bikin Gaya Kampus Beda dari yang Lain, Worth It?
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Menyalakan Mode Senyap di HP
-
Female Daily
Review Skintific Perfect Stay Serum Matte Cushion Foundation. Nyaman Seharian di Kulit Acne Prone
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Foto Kahiyang & Selvi Ananda, Anak-Mantu Jokowi Curi Atensi di Upacara HUT RI
-
Mommies Daily
Green Flag Jung Hae-in di Our Sticky Love yang Bikin Mommies Ikut Meleleh