PARENTING
6 Penyebab Nyeri Telinga pada Anak dan Cara Mengatasinya
Meita Fajriana | HaiBunda
Minggu, 19 Mar 2023 04:00 WIBNyeri telinga sering terjadi pada anak-anak, Bunda. Ini dapat disebabkan oleh cairan di belakang gendang telinga, infeksi di bagian tengah telinga, atau infeksi di saluran telinga. Anak-anak di bawah usia 5 tahun berisiko lebih tinggi terkena infeksi telinga.
Dokter spesialis THT khusus anak yang berbasis di Amerika Serikat, William J Parkes mengungkapkan infeksi yang terjadi di ruang belakang gendang telinga anak perlu perawatan dokter.
"Infeksi telinga terjadi ketika bakteri atau virus menginfeksi dan menjebak cairan di belakang gendang telinga, menyebabkan nyeri dan pembengkakan gendang telinga. Perawatan termasuk antibiotik, obat penghilang rasa sakit, dan pemasangan tabung telinga," kata William dikutip dari laman Kids Health, beberapa waktu lalu.
Gejala nyeri telinga anak
Apa saja tanda dan gejala infeksi telinga anak? Berikut penjelasannya dilansir dari laman Mayo Clinic.
- Nyeri telinga terutama saat mengunyah, mengisap, atau berbaring
- Kemerahan atau pembengkakan telinga luar
- Menarik atau menggosok telinga
- Keluar cairan dari telinga
- Kesulitan mendengar
- Kotoran telinga yang banyak
- Lebih rewel
- Muntah
- Sakit kepala
- Demam
- Sulit tidur
- Pilek
Penyebab nyeri telinga anak
Ada beberapa penyebab nyeri telinga pada anak. Berikut penyebab nyeri telinga anak, yang perlu Bunda ketahui sehingga dapat diatasi dengan optimal, dilansir dari laman Raising Children:
- Penyebab nyeri telinga yang paling umum adalah infeksi, seperti infeksi telinga tengah atau infeksi telinga luar.
- Anak-anak terkadang akan memasukkan benda asing ke dalam telinganya, yang dapat menyebabkan rasa sakit dan nyeri.
- Penumpukan kotoran telinga dapat menyumbat saluran telinga dan juga membuat anak mengalami nyeri telinga.
- Dalam beberapa kasus, penyebab nyeri telinga adalah gendang telinga yang pecah karena kecelakaan, bisa juga karena cotton bud atau benda serupa yang didorong terlalu jauh ke dalam telinga anak.
- Anak juga bisa mengalami nyeri telinga karena ada cedera atau infeksi di area sekitar telinga, sehingga ia merasakan sakit di telinganya. Misalnya terjadi pada anak yang mengalami sinusitis atau tonsilitis.
- Sakit telinga juga bisa disebabkan oleh gemeretak gigi atau masalah gigi lainnya.
Cara mengatasi nyeri telinga anak
Kapan harus membawa Si Kecil ke dokter saat anak mengalami nyeri telinga? Jika anak Bunda terus menerus merasakan nyeri telinga yang tidak membaik dengan obat pereda nyeri, Bunda harus membawanya ke dokter segera. Berikut tindakan medis yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri telinga anak:
Tes untuk nyeri telinga
Dokter akan melihat dengan hati-hati ke dalam telinga anak menggunakan alat yang disebut otoskop. Alat ini memiliki kamera kecil dengan lampu di ujungnya.
Kemudian dokter akan melakukan tes pada kotoran telinganya. Ini dapat membantu dokter mengetahui jenis kuman apa yang menyebabkan nyeri telinga anak.
Beberapa dokter juga menguji tekanan di belakang gendang telinga dengan menggunakan alat khusus. Tes ini dapat membantu dokter mengetahui apakah ada cairan atau infeksi di belakang gendang telinga.
Perawatan untuk nyeri telinga anak
Pengobatan nyeri telinga tergantung dari penyebabnya. Misalnya, dokter akan meresepkan antibiotik jika anak mengalami infeksi telinga yang disebabkan oleh bakteri.
Nah, inilah penyebab nyeri telinga dan cara mengatasinya Bunda. Semoga Si Kecil selalu sehat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Faktor Pemicu ISPA pada Si Kecil, Salah Satunya Bisa dari Orang Tua
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kebutuhan Energi Anak Usia 6 Tahun yang Baru Masuk Sekolah
Gejala Otitis Media Akut, Infeksi Telinga Tengah yang Rentan Serang Anak
Pelajaran untuk Ortu dari Insiden Saat Telinga Anak Ditindik
3 Benda yang Nggak Boleh Dipakai untuk Bersihkan Telinga Anak
TERPOPULER
Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya
Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?
LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!
Ramai Selebgram Fahira Almira Bandingkan Pengobatan di RI & Penang, Diduga Ada 'Black Campaign'
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari
Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya
LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!
Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Speaker Karaoke Portable 80W: Cukup Kuat Buat Acara Outdoor?
-
Beautynesia
Trueve Luncurkan Acne Soothe Series, Solusi Baru Atasi Jerawat dengan Teknologi AI
-
Female Daily
no na Tampil Memukau di Head In The Clouds 2026, Intip Fashion Colorful Mereka
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Foto: Pesona Nicole Rossi 'Asmara Gen Z', Ini Rahasia Cantiknya
-
Mommies Daily
Drama Hayoung yang Bisa Masuk Daftar Tontonan Mommies, Terbaru Our Sticky Love