PARENTING
Mengenal Neglectful yang Disebut Pola Asuh Tidak Ideal dan Dampaknya untuk Anak
Mutiara Putri | HaiBunda
Rabu, 04 Oct 2023 10:15 WIBSetiap orang tua memiliki pola asuh yang berbeda-beda untuk mendidik dan membesarkan anak-anaknya. Salah satu pola asuh yang digunakan adalah neglectful.
Dalam mendidik anak, sebaiknya Bunda turut memberikan mereka ruang dan fleksibilitas untuk memecahkan masalah mereka sendiri. Hal ini tentu akan membantu anak untuk mengembangkan rasa percaya diri serta harga diri mereka.
Namun, beberapa orang tua mungkin bersikap sangat tidak responsif ketika mendidik anak. Hal ini bisa membuat anak merasa tidak nyaman dan merasa mengalami penolakan.
Pola asuh ini kerap dinamakan sebagai pola asuh neglectful. Bunda. Penjelasannya pun turut diungkapkan oleh psikolog klinis Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog.
"Pola asuh ini (neglectful) ditandai oleh kurangnya perhatian, responsifitas, dan keterlibatan orang tua terhadap anak-anak mereka," ungkapnya pada HaiBunda saat dihubungi melalui WhatsApp, beberapa waktu lalu.
Dampak anak dengan pola asuh neglectful
Pada kesempatan yang sama, Psikolog Danang mengungkapkan ada beberapa dampak yang mungkin terjadi ketika anak diasuh dengan pola asuh neglectful yang tidak ideal. Berikut ini deretannya:
1. Masalah perkembangan
Danang menyebut anak yang diasuh dengan cara neglectful bisa saja mengalami masalah perkembangan. Misalnya mereka mengalami keterlambatan sosial hingga masalah kognitif.
"Keterlambatan dalam perkembangan sosial, emosional, dan kognitif bisa terjadi karena kurangnya stimulasi dan perhatian dari orang tua," ungkapnya.
2. Anak memiliki harga diri yang rendah
Anak-anak yang tumbuh di lingkungan yang kurang mendukungnya menyebabkan mereka memiliki harga diri yang rendah, Bunda. Selain itu, anak juga bisa merasa kalau diri mereka tidak dihargai.
"Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang kurang mendukung bisa memiliki harga diri yang rendah dan merasa tidak dihargai," papar Danang.
3. Anak mengalami masalah perilaku
Pola asuh neglectful bisa menyebabkan anak mengalami masalah perilaku. Danang menyebut pola asuh ini berkontribusi dalam hal membuat anak menjadi tidak patuh.
"Pola asuh neglectful dapat berkontribusi pada perilaku anak yang bermasalah, termasuk ketidakpatuhan, agresi, dan konflik dengan otoritas," papar psikolog yang berpraktik di RSJ Menur Surabaya ini.
4. Gangguan emosional
Anak-anak yang kurang mendapatkan dukungan emosional dan perhatian dari orang tua tentu akan mengalami gangguan emosional, Bunda. Mereka mungkin saja mengalami rasa cemas berlebih hingga depresi.
"Anak-anak yang kurang mendapatkan dukungan emosional dan perhatian dari orang tua mereka dapat mengalami gangguan emosional seperti kecemasan atau depresi," ujar Danang.
5. Kecelakaan fisik
Kurangnya perhatian dari orang tua juga termasuk ke dalam pola asuh neglectful. Ketika ini terjadi, anak yang kurang pengawasan mungkin akan mengalami kecelakaan fisik.
"Kurangnya pengawasan dapat menyebabkan risiko kecelakaan atau kejadian berbahaya lainnya bagi anak-anak," papar Danang.
Asal mula pola asuh neglectful
Melansir dari laman Insider, seringkali pola asuh ini terjadi secara tidak disengaja, Bunda. Orang tua kerap tidak menyadari bahwa mereka tidak ikut terlibat serta tidak memahami bahwa perilaku mereka turut memengaruhi anak.
Meski begitu, stres termasuk ke dalam salah satu alasan pola asuh neglectful terbentuk. Misalnya saja Bunda baru saja mengalami perubahan besar dalam hidup seperti kehilangan pekerjaan, berpisah dari pasangan, kehilangan orang yang dicintai, hingga mengurus anggota keluarga yang sakit.
Dalam kasus ini, Bunda merasa kewalahan dan kelelahan dengan apa yang sedang terjadi dalam hidup dan tidak mampu memberikan perhatian pada anak.
Tak hanya itu, faktor sosial dan ekonomi seperti penghasilan yang rendah di mana orang tua tidak memiliki akses terhadap layanan kesehatan dan pengasuhan anak mungkin menjadi pendorong pola asuh ini diterapkan. Kurangnya uang dan meningkatnya tekanan keuangan dapat menyulitkan orang tua untuk membuat lingkungan yang stabil dalam mengasuh anak.
Gaya pengasuhan lainnya
Selain pola asuh neglectful, ada beberapa jenis pola asuh lainnya nih, Bunda. Berikut ini Bubun bantu rangkumkan deretannya:
1. Pola asuh otoriter
Pola asuh otoriter umumnya selalu menaruh ekspektasi tinggi pada anak dan menegakkan aturan dengan hukuman. Orang tua yang otoriter memberikan sedikit fleksibilitas kepada anak-anak atau mempertimbangkan pengalaman mereka ketika menetapkan peraturan.
2. Pola asuh permisif
Gaya pengasuhan ini dianggap kebalikan dari pola asuh otoriter, Bunda. Orang tua yang permisif bersifat hangat dan tanggap terhadap kebutuhan emosional anak-anaknya. Namun, mereka tidak memberikan banyak struktur dan memiliki ekspektasi yang rendah.
3. Pola asuh otoritatif
Ini merupakan gabungan dari pola asuh otoriter dan permisif. Orang tua akan menerapkan standar tinggi pada anak namun mereka juga bekerja sama untuk memecahkan masalah. Orang tua dengan pola asuh ini akan mempertimbangkan dan menanggapi pengalaman dan perasaan anak-anaknya, serta menjelaskan alasan peraturan mereka.
Bunda sudah memahami tentang pola asuh neglectful dan dampaknya pada anak? Semoga informasinya bermanfaat, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Perhatikan Bun, 9 Ciri-ciri Tantrum pada Anak yang Membutuhkan Bantuan Psikolog
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kini Jadi Psikolog, Caca Tengker Tak Ingin Andalkan Teori dalam Mengasuh Anak
Kiat Maya Septha agar Tak Jadi Orang Tua yang Insecure: Harus Jaga Hati
5 Dampak Buruk Karakteristik Sindrom Anak Emas, Berprestasi tapi Takut Gagal
Kunci Sukses Pola Asuh Ideal, Ini Saran Ahli
TERPOPULER
Kamu Suka Mengabaikan Panggilan dari Nomor Tak Dikenal? Bisa Jadi Punya Ciri Kepribadian Ini
Olahraga Anak Sesuai Usia, Ini Pilihan Aktivitas Fisik yang Tepat untuk Tumbuh Kembang
Ayana Moon Jadi Muslimah Korea Pertama yang Kuliah di Oxford, Intip Potretnya Kini Berteman dengan Azka COC
Potret Maternity Shoot Kehamilan Kedua Julie Estelle, Stunning Bun
Jangan Lagi Simpan Susu di Pintu Kulkas, Ini Alasan & Tempat Tepat agar Tidak Cepat Basi
REKOMENDASI PRODUK
7 Smart Door Lock Terbaik untuk Rumah Lebih Aman Anti Maling
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Mesin Cuci Termahal, Fitur Canggih dan Harganya Bikin Melongo
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Kamu Suka Mengabaikan Panggilan dari Nomor Tak Dikenal? Bisa Jadi Punya Ciri Kepribadian Ini
Olahraga Anak Sesuai Usia, Ini Pilihan Aktivitas Fisik yang Tepat untuk Tumbuh Kembang
Potret Maternity Shoot Kehamilan Kedua Julie Estelle, Stunning Bun
Kasus Influenza pada Anak Jadi Perhatian, Kemenkes Ungkap 42 Persen Terjadi pada Usia 0-4 Tahun
Jangan Lagi Simpan Susu di Pintu Kulkas, Ini Alasan & Tempat Tepat agar Tidak Cepat Basi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Sering Camping? Ini Cara Merawat Kursi Lipat Biar Nggak Cepat Rusak
-
Beautynesia
5 Kebiasaan Sehari-hari untuk Menjaga Memori Jangka Panjang
-
Female Daily
Ini Daftar Pemenang MTV VMAs 2026! Madonna Borong 7 Piala, hingga Taylor Swift Menang Video of the Year
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Jing Boran dan Pacar Tampil Bareng di Fashion Show, Fans 'Early Spring' Kecewa
-
Mommies Daily
Provider Man Bukan Cuma Soal Uang, Ini Bentuk Tanggung Jawab yang Sering Terlupakan