PARENTING
Kisah Elif Putri Siti KDI Pernah Alami Bullying saat Sekolah di Turki
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Rabu, 29 Jan 2025 09:50 WIBPutri semata wayang Siti KDI, Elif Kayla Perk, kini sudah berusia 11 tahun. Elif banyak menghabiskan masa kecilnya di Turki, negara asal sang ayah.
Baru-baru ini, Elif dan sang Bunda menceritakan kehidupan mereka selama di Turki. Salah satunya ketika Elif pernah mengalami bullying saat sekolah di sana.
Elif mengaku pernah mendapat perlakukan kasar dari temannya, Bunda. Bocah kelahiran 21 Agustus 2013 ini pernah didorong oleh temannya saat di sekolah.
"Kasar kadang, kayak mainnya itu enggak jelas, terus terlalu berisik. (Aku) palingan pernah didorong, (pelakunya) perempuan dan laki-laki," kata Elif dalam acara Rumpi No Secret di Trans TV, belum lama ini.
Meski mendapatkan perlakuan kasar, Elif tak membalasnya. Tetapi, ia langsung melaporkan hal tersebut ke sang Bunda.
"Iya deh kayaknya (cerita ke ibu) waktu masih kecil," ungkapnya.
Berbeda dari di Turki, Elif tak mengalami bullying selama sekolah di Indonesia. Meski begitu, ia terkadang masih mendapatkan perlakukan yang tak enak dari temannya.
"(Waktu pindah di Indonesia) Enggak rasa apa-apa, tapi kadang teman aku ada yang kayak galak sama aku," ujarnya.
Siti KDI pernah ungkap bullying yang dialami Elif
Beberapa tahun lalu, Siti juga pernah mengungkap bullying yang dialami putrinya ke publik. Adik dari penyanyi dangdut Cici Paramida ini mendengar sendiri keluhan sang putri yang mengaku jadi korban bullying di sekolahnya.
"Jadi, selama Elif tinggal di Istanbul, sekolah, selalu mengeluh. Dia bilang, 'Aku selalu di bully' lah," kata Siti dalam program Pagi Pagi Ambyar.
Siti mengaku bahwa Elif tidak pernah membalas bullying yang dialaminya lantaran sang putri memiliki sifat lembut. Menurutnya, karakter tersebut berbeda dengan anak-anak di Turki.
"Ya mungkin beda ya, karakter anak dari Turki dan anak di Indonesia. Jadi Elif itu kan setengah Indonesia setengah Turki. Jadi, Elif tuh lebih lembut," ungkapnya.
"Tiba-tiba pulang (tangannya) biru. Biasa anak-anak main. Tapi dia enggak mau membalas."
Siti sebenarnya tak tinggal diam. Ia melaporkan kasus bullying ini ke pihak sekolah, Bunda. Namun, pihak sekolah tak bisa berbuat banyak lantaran pelakunya masih anak-anak.
Nah, karena tak ingin berlarut-larut, Siti pun menyetujui permintaan Elif untuk pindah sekolah ke Indonesia. Setelah itu, perubahan pun dialami Elif. Putri semata wayang Siti ini jauh lebih gembira selama sekolah di tanah kelahiran sang Bunda.
"(Kata Elif) Sudah aku mau sekolah di Indonesia saja. Setelah gabung dengan anak-anak Indonesia di sini, dia senang, happy," ujar Siti.

Bahaya bullying pada anak-anak