PARENTING
Cerita Dongeng Anak: 'Putri Salju dan 7 Kurcaci' dan Pesan Moralnya
Kinan | HaiBunda
Jumat, 20 Feb 2026 20:50 WIBCerita Putri Salju dan 7 Kurcaci menjadi salah satu judul dongeng yang menjadi favorit anak-anak. Di balik kisah serunya, dongeng ini juga punya pesan moral yang penting.
Dikutip dari laman Kemenkes RI, dongeng termasuk dalam bentuk kisah yang disampaikan dengan lisan. Dongeng sendiri dipahami sebagai cerita imajiner yang tidak benar-benar terjadi, baik narator maupun pendengarnya.
Membacakan dongeng tak sekadar memberi hiburan untuk anak, tapi juga memberi banyak manfaat penting. Termasuk di antaranya memperkaya perkembangan bahasa dan bicara anak, serta meningkatkan bonding.
Penelitian bahkan menunjukkan bahwa ketika orang tua berinteraksi secara verbal dengan anak-anak, termasuk dengan membacakan cerita sebelum tidur, ini dapat membantu menurunkan stres pada anak.
Cerita Dongeng Anak: 'Putri Salju dan 7 Kurcaci'
Dongeng Putri Salju dan 7 Kurcaci merupakan salah satu dongeng klasik yang sangat terkenal dan disukai anak-anak, bahkan orang dewasa.
Dalam dongeng Putri Salju panjang ini, diceritakan perjalanan seorang putri baik hati yang harus menghadapi kejahatan, menemukan persahabatan baru, dan sampai akhirnya bertemu dengan pangeran tampan.
Dikutip dari Read the Tale, berikut rangkuman tentang cerita dongeng Putri Salju dan 7 Kurcaci, Bunda:
Pada suatu masa di sebuah kerajaan yang jauh, hiduplah seorang putri yang baik hati dan cantik bernama Putri Salju. Sesuai namanya, ia memiliki kulit seputih salju, bibir semerah mawar, dan rambut hitam pekat.
Ia tinggal bersama ibu tirinya, Sang Ratu, yang cantik juga namun punya sifat yang iri dan sangat kejam.
Sang Ratu memiliki sebuah cermin ajaib. Setiap hari, ia akan bertanya pada cermin tersebut: "Cermin, cermin di dinding, siapakah yang tercantik di antara semuanya?"
Lalu nanti cermin itu selalu menjawab: "Engkau, Ratu yang tercantik di antara semuanya."
Hal itu membuat Sang Ratu tersenyum, karena ia senang menjadi sosok yang paling cantik dan dikagumi di kerajaan.
Namun seiring Putri Salju bertambah dewasa, kecantikannya mulai bersinar semakin terang.
Suatu hari, ketika Sang Ratu bertanya pada cerminnya, cermin itu menjawab: "Putri Salju adalah yang tercantik di antara semuanya."
Mendengar jawaban ini, Sang Ratu pun menjadi sangat murka. Ia tidak sanggup menerima kenyataan bahwa ada orang yang lebih cantik darinya.
Maka, ia menyusun rencana jahat dan memanggil pemburu istana dan memerintahkan untuk membawa Putri Salju jauh ke dalam hutan dan jangan pernah membawanya kembali.
Pemburu itu membawa Putri Salju jauh ke dalam hutan, tetapi ketika ia menatap mata Putri Salju yang lembut dan penuh kebaikan, ia tidak tega menyakitinya.
"Larilah dan jangan pernah kembali ke istana. Sang Ratu tidak boleh menemukanmu," ungkap pemburu tersebut.
Panik, Putri Salju lalu berlari menembus hutan, menghindari pepohonan dan tersandung akar-akar. Ia ketakutan dan sendirian.
Tepat saat matahari mulai terbenam, ia menemukan sebuah pondok kecil yang tersembunyi di antara pepohonan. Putri Salju pun mengetuk pintunya pelan, tapi tidak ada jawaban.
Saat mencoba masuk, ia melihat tujuh kursi kecil, tujuh mangkuk kecil, dan tujuh tempat tidur mungil.
Lelah karena berlari menerobos hutan, Putri Salju pun tertidur dalam posisi melintang di atas tempat tidur itu.
Pada malam hari, para pemilik pondok itu pulang. Mereka adalah tujuh kurcaci yang bekerja di pegunungan dengan menggali batu permata.
Terkejut melihat Putri Salju tidur di pondok, mereka pun berkumpul mengelilinginya.
"Siapakah gadis ini?" tanya salah satu dari mereka.
"Ia terlihat sangat lelah," kata kurcaci yang lain.
"Kita jangan menakutinya. Mungkin ia butuh pertolongan," kata Jolly, kurcaci paling ceria di antara mereka.
Mendengar suara bisik-bisik tersebut, Putri Salju pun terbangun dan terkejut, tetapi para kurcaci itu bersikap ramah. Setelah menceritakan kisahnya, para kurcaci berdiskusi dan mengambil kesimpulan.
"Kamu boleh tinggal bersama kami," kata Grumble, yang paling pemarah.
"Tetapi Sang Ratu mungkin akan mencarimu," imbuh Wise, kurcaci yang paling tua.
"Aku akan berhati-hati," janji Snow White.
Ia tinggal bersama para kurcaci, membantu mengerjakan pekerjaan rumah dan membuat pondok itu terasa seperti rumah. Mereka pun menjadi seperti sebuah keluarga.
Namun jauh di istana, Sang Ratu kembali bertanya pada cermin ajaib: "Cermin, cermin di dinding, siapakah yang tercantik di antara semuanya?"
Dan cermin itu menjawab: "Putri Salju, yang tinggal bersama tujuh kurcaci, adalah yang tercantik di antara semuanya."
Sang Ratu sangat murka. Dengan menggunakan sihir gelap, ia menyamar menjadi seorang wanita tua. Ia kemudian mengisi sebuah apel merah dengan mantra tidur yang mengerikan.
Dengan penyamarannya, Sang Ratu pergi ke pondok dan mengetuk pintu.
"Halo, sayang. Maukah kamu mencoba apel istimewa ini? Ini akan menjadi apel termanis yang pernah kau rasakan."
Putri Salju awalnya ragu-ragu. Namun, wanita tua itu tampak tidak berbahaya dan apel itu terlihat lezat.
Setelah mempertimbangkan, Putri Salju memutuskan untuk mencoba apel tersebut. Tiba-tiba matanya terpejam, lalu ia terjatuh ke lantai.
Sang Ratu tertawa jahat dan menghilang ke dalam hutan.
Ketika para kurcaci pulang, mereka menemukan Putri Salju terbaring diam dan tak bergerak. Mereka menangis dan mencoba segala cara, tetapi putri cantik itu tidak juga terbangun.
Dengan lembut, mereka membaringkannya di dalam peti kaca yang dipenuhi bunga-bunga dan meletakkannya jauh di dalam hutan. Mereka tetap tinggal di dekatnya, selalu berharap ia akan terbangun.
Suatu hari, seorang pangeran berkuda melewati hutan dan melihatnya. Ia telah mendengar cerita tentang kebaikan dan kecantikan Putri Salju.
Saat melihat Putri Salju yang terbaring diam, Sang Pangeran menunduk dan dengan lembut mencium keningnya.
Tiba-tiba, mata Putri Salju terbuka perlahan. Mantra jahat itu pun hilang!
Para kurcaci bersorak gembira. Putri Salju pun tersenyum kepada mereka, lalu kepada sang pangeran.
"Ikutlah denganku. Kau akan aman di istanaku dan tak perlu takut lagi," ungkap pangeran.
Putri Salju memeluk masing-masing kurcaci. "Aku takkan pernah melupakan kalian," katanya dengan air mata bahagia.
Ia pun pergi bersama sang pangeran untuk menjalani hidup yang penuh kebahagiaan, tetapi ia juga sering kembali berkunjung untuk menemui tujuh sahabat kecil yang telah memberinya cinta dan perlindungan saat ia sangat membutuhkannya.
Jauh di sana, Ratu Jahat yang mengetahui bahwa Putri Salju ternyata masih juga hidup, kemarahannya semakin membara.
Ratu kemudian menghancurkan sihirnya untuk selamanya. Ia pun lenyap dan tak pernah kembali.
Sementara itu, di istana lainnya, Putri Salju hidup bahagia selamanya bersama Sang Pangeran.
Bagian akhir dongeng Putri Salju dan pangeran ini menunjukkan bahwa cinta dan ketulusan hati mampu menghancurkan sihir jahat, lalu membawa kehidupan pada akhir bahagia.
Cerita Dongeng Anak: 'Putri Salju dan 7 Kurcaci' dalam Bahasa Inggris dan Artinya
Jika ingin membacakan cerita dongeng anak berjudul Putri Salju dan 7 Kurcaci dalam Bahasa Inggris, berikut kisahnya:
Once upon a time, in a faraway kingdom, there was a kind and beautiful princess named Snow White. She had skin as white as snow, lips as red as roses, and hair as black as coal. But she lived with her stepmother, the Queen, who was beautiful on the outside but jealous and cruel on the inside.
The Queen had a magical mirror. Every day, she would ask it,
"Mirror, mirror on the wall, who is the fairest of them all?"
And the mirror would always answer,
"You, my Queen, are the fairest of them all."
This made the Queen smile, for she loved being the most admired in the kingdom. But as Snow White grew older, her beauty began to shine even brighter.
One day, when the Queen asked her mirror, it replied,
"Snow White is the fairest of them all."
The Queen was furious. She could not bear the thought of anyone being more beautiful than her. So, she made a wicked plan. She called the royal huntsman and ordered,
"Take Snow White deep into the forest and never bring her back!"
The huntsman led Snow White far into the woods, but when he looked into her kind, gentle eyes, he could not do her harm.
"Run away," he whispered, "and never return to the castle. The Queen must never find you."
Snow White ran through the forest, dodging trees and stumbling over roots. She was frightened and alone. Just as the sun began to set, she found a tiny cottage hidden among the trees.
She knocked softly. No one answered.
She stepped inside and saw seven little chairs, seven little bowls, and seven tiny beds. Tired from running, she lay down across the beds and soon fell fast asleep.
That evening, the owners of the cottage returned. They were seven dwarfs who worked in the mountains digging for gems. When they saw Snow White, they gathered around.
"Who is this girl?" asked one.
"She looks tired," said another.
"Let’s not scare her. Maybe she needs help," said Jolly, the happiest of the seven.
Snow White woke up and gasped, but the dwarfs were kind. She told them her story, and their faces turned serious.
"You can stay with us," said Grumble, the gruffest one.
"But the Queen may come looking for you," warned Wise, the oldest.
"I’ll be careful," Snow White promised.
She stayed with the dwarfs, helping with chores and making the cottage feel like home. They became like a family.
But far away in her castle, the Queen once again asked, "Mirror, mirror on the wall, who is the fairest of them all?"
And the mirror replied, "Snow White, who lives with the seven dwarfs, is the fairest of them all."
The Queen was enraged. Using dark magic, she disguised herself as an old woman. She made a shiny red apple and filled it with a terrible sleeping spell.
Dressed in her disguise, the Queen traveled to the cottage and knocked on the door.
"Hello, dear," she said sweetly. "Would you like to try a special apple? It’s the sweetest one you’ll ever taste."
Snow White hesitated. But the woman seemed harmless, and the apple looked delicious. She took one small bite… and suddenly, her eyes closed, and she fell to the floor.
The Queen laughed wickedly and disappeared into the woods.
When the dwarfs returned home, they found Snow White lying still and silent. They cried and tried everything, but she would not wake up.
They gently laid her in a glass case filled with soft flowers and placed it deep in the forest. They stayed near her, always hoping she would wake.
One day, a prince rode through the woods and saw her. He had heard of her kindness and beauty. When he saw her face, his heart filled with sadness.
He leaned down and gently kissed her forehead.
Suddenly, Snow White’s eyes fluttered open. The spell was broken!
The dwarfs jumped and cheered. Snow White smiled at them, then at the prince.
"Come with me," said the prince. "You’ll be safe in my castle, and never afraid again."
Snow White hugged each of the dwarfs.
"I’ll never forget you," she said with happy tears.
She left with the prince to live a joyful life, but often returned to visit the seven little friends who had given her love and safety when she needed it most.
As for the Evil Queen, when she learned that Snow White still lived, her anger grew so hot that it shattered her magic forever. She vanished, never to return.
And so, Snow White lived happily ever after — always remembering that kindness, courage, and true friends are the most powerful magic of all.
Secara garis besar, kisah dongeng Putri Salju dan 7 Kurcaci ini memiliki alur yang mengajarkan bahwa kecantikan sejati tidak hanya berasal dari penampilan, tetapi dari kebaikan hati, kejujuran, dan sikap saling tolong-menolong.
Pesan moral dari cerita dongeng anak: 'Putri Salju dan 7 Kurcaci'
Tak sekadar menyajikan cerita yang unik dan menarik, dongeng Putri Salju dan 7 Kurcaci juga memiliki pesan moral yang penting dipahami anak sejak dini, Bunda.
Kisah ini mengajarkan bahwa kecantikan sejati tidak hanya berasal dari penampilan, tetapi dari kebaikan hati dan karakter seseorang.
Putri Salju yang selalu tulus dan senang membantu selalu mendapatkan pertolongan, persahabatan, dan bahkan akhir yang bahagia. Sebaliknya, sifat iri dan dengki yang dimiliki Sang Ratu justru membawa kehancuran bagi dirinya sendiri.
Putri Salju dicintai banyak orang bukan hanya karena paras cantiknya, tetapi karena sikapnya yang tulus dan peduli pada sesama.
Selain itu, kekuatan persahabatan dan kasih sayang juga tak kalah penting. Hal ini dibuktikan dengan adanya dukungan dan rasa percaya dari para kurcaci, yang menunjukkan bahwa kebersamaan bisa membawa kebahagiaan.
Pesan moral lainnya, dongeng Putri Salju dan 7 Kurcaci ini mengajarkan bahwa bersikap baik, jujur, dan rendah hati adalah nilai hidup yang paling berharga.
Cerita ini sering disajikan dalam versi dongeng Putri Salju singkat untuk anak-anak, namun kisah dalam versi panjangnya memberikan pesan moral yang lebih mendalam tentang kebaikan hati.
Dongeng Putri Salju dan Mawar Merah
Selain kisah dongeng Putri Salju dan 7 Kurcaci, ada juga cerita dongeng versi lainnya dari Putri Salju. Salah satunya adalah dongeng Putri Salju dan Mawar Merah, yang kisahnya seperti berikut:
Pada suatu waktu, ada seorang ibu yang tinggal di sebuah pondok kecil dengan sebuah kebun di depannya. Di kebun tersebut ada dua pohon mawar: yang satu berbunga putih dan yang lainnya berbunga merah.
Wanita tersebut memiliki dua orang anak yang sangat mirip dengan kedua pohon mawar itu. Satu anak bernama Putri Salju dan yang lainnya bernama Mawar Merah.
Mereka adalah kakak beradik yang sangat baik, rajin, dan ceria. Meski begitu, ada sedikit perbedaan karakter dari Putri Salju dan Mawar Merah.
Putri Salju lebih lemah lembut, penyayang, dan senang membantu ibunya di rumah. Sementara itu, Mawar Merah lebih ceria, aktif, dan suka bermain di luar rumah.
Walaupun berbeda karakter, mereka berdua tetap saling menyayangi dan selalu bersama ke mana pun pergi.
Tak hanya itu, Putri Salju dan Mawar Merah juga sangat baik hati kepada semua makhluk. Hewan-hewan hutan pun menyukai mereka dan tidak pernah menyakiti keduanya.
Jika hari mulai gelap dan mereka masih berada di hutan, mereka tidak merasa takut karena selalu saling menjaga dan percaya bahwa semua akan baik-baik saja.
Di suatu malam yang dingin, ketika salju turun dengan lebat, terdengar suara ketukan di pintu rumah mereka. Ternyata yang datang adalah seekor beruang besar!
Awalnya Putri Salju dan Mawar merah sangat ketakutan, tetapi beruang itu berbicara dengan lembut dan berkata bahwa ia hanya ingin menghangatkan diri. Ibu mereka pun mengizinkannya masuk.
Sejak saat itu, beruang tersebut sering datang ke rumah mereka dan menjadi sahabat Putri Salju dan Mawar Merah. Mereka bermain bersama dengan gembira dan tidak lagi merasa takut.
Ketika musim semi tiba, beruang itu berpamitan pergi. Ia harus kembali ke hutan untuk menjaga hartanya dari para kurcaci jahat.
Mengetahui hal itu, Putri Salju dan Mawar Merah pun merasa sangat sedih. Tapi mereka berusaha memahami dan melepas kepergian beruang ke hutan.
Beberapa waktu kemudian, saat berada di hutan, Putri Salju dan Mawar Merah beberapa kali bertemu dengan seorang kurcaci yang kesusahan.
Suatu hari janggutnya tersangkut, berikutnya ia hampir terseret ikan, dan bahkan pernah hampir dibawa pergi oleh seekor burung besar.
Meskipun kurcaci itu selalu kasar dan tidak tahu berterima kasih, Putri Salju dan Mawar Merah tetap menolongnya dengan sabar.
Sampai akhirnya, kurcaci itu berbuat jahat dan serakah pada Putri Salju dan Mawar Merah. Di waktu genting tersebut, sang beruang muncul dan menghentikannya.
Setelah kurcaci jahat itu tak ada lagi, beruang memanggil Putri Salju dan Mawar Merah. Tiba-tiba beruang tersebut berubah menjadi seorang pangeran yang tampan.
Ia menjelaskan bahwa dirinya dikutuk oleh kurcaci jahat itu menjadi beruang, dan baru bisa bebas setelah kurcaci tersebut dikalahkan.
Ketika Putri Salju dan Mawar Merah tumbuh dewasa, Putri Salju menikah dengan sang pangeran, sedangkan Mawar Merah menikah dengan adik pangeran tersebut.
Keduanya membagi harta dengan adil dan hidup bahagia bersama ibu mereka. Di depan rumah, dua pohon mawar putih dan merah tetap tumbuh indah sebagai tanda kasih sayang dan kebaikan hati mereka.
Pesan moral dari dongeng Putri Salju dan Mawar Merah ini adalah tetaplah berbuat baik dan saling menolong di mana pun berada. Kebaikan hati akan selalu membawa kebahagiaan.
Itulah penjelasan lengkap tentang berbagai kisah dongeng Putri Salju. Seperti halnya kisah Putri Salju dan 7 Kurcaci, dongeng Putri Salju dan Mawar Merah juga menekankan nilai kasih sayang dan keberanian dalam menghadapi kejahatan. Mana kisah Putri Salju yang jadi favorit Si Kecil, Bunda?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Tanda Anak Tumbuh Bahagia Berkat Pola Asuh Orang Tua yang Hebat
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Dongeng Sebelum Tidur Penuh Makna, Cerita Kancil dan Buaya Salah Satunya
10 Dongeng Anak Sebelum Tidur Paling Populer
9 Cerita Dongeng Anak untuk Pengantar Tidur Si Kecil, Banyak Pesan Moralnya Bun
6 Dongeng Anak Sebelum Tidur yang Mendidik
TERPOPULER
Daftar Negara dengan Durasi Puasa Ramadhan 2026 Tercepat, Indonesia Termasuk?
Waktu Tidur yang Tepat Menurut Pakar, Ternyata Bukan Jam 9 Malam
Cerita Dongeng Anak: 'Putri Salju dan 7 Kurcaci' dan Pesan Moralnya
7 Tanda Ibu Hamil Dilarang Berpuasa
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Begadang, Lebih Kreatif dan Cerdas
REKOMENDASI PRODUK
Review Beras Porang Fukumi & Tropicana Slim, Praktis Tinggal Seduh
Firli NabilaREKOMENDASI PRODUK
12 Obat Diare untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
10 Keju untuk MPASI Bayi yang Enak & Aman untuk Tambahan Lemak, Pilih yang Paling Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
16 Pelumas yang Aman & Bagus untuk Berhubungan Intim
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Merek Lulur untuk Ibu Hamil yang Aman & Bagus
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
Daftar Negara dengan Durasi Puasa Ramadhan 2026 Tercepat, Indonesia Termasuk?
Cerita Dongeng Anak: 'Putri Salju dan 7 Kurcaci' dan Pesan Moralnya
7 Tanda Ibu Hamil Dilarang Berpuasa
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Begadang, Lebih Kreatif dan Cerdas
Cara Membersihkan Lidah Bayi yang Putih, Bunda Perlu Tahu
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Ikuti Anjuran Nabi Nuh, Pria Ini Berhasil Raih Harta hingga Rp208 Triliun
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Bisa Tidur saat Sendirian di Rumah
-
Female Daily
Jangan Asal Checkout! Ini Cara Pilih Baggu Bag yang Bener-Bener Cocok Buat Kamu
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya Febby Rastanty Berkebaya di Pernikahan Adik, Sempat Tak PD Pakai Sanggul
-
Mommies Daily
7 Rekomendasi Baju Koko Pria untuk Ramadan dan Lebaran, Stylish & Adem Dipakai