HaiBunda

PARENTING

Saat Si Buah Hati Mulai Berkata "Aku Bisa Sendiri", Begini Cara Dukung Kemandiriannya

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Kamis, 09 Jul 2026 09:20 WIB
Ketika Si Buah Hati mulai berkata 'Aku bisa sendiri'/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Jatuporn Tansirimas
Jakarta -

Seiring bertambahnya usia, kemampuan Si Buah Hati akan terus berkembang, termasuk kemandiriannya. Memasuki usia balita, mereka biasanya ingin mencoba melakukan berbagai hal sendiri. Mulai dari menuang minuman ke gelas, memilih baju, hingga berjalan tanpa dituntun.

Di fase ini, Bunda dan Ayah mungkin juga akan lebih sering mendengar ia berkata, "Aku bisa sendiri." Bahkan, mereka juga mulai menolak bantuan atau memiliki pendapat atas keinginannya sendiri. Hal ini merupakan bagian yang normal dari proses tumbuh kembang anak.

Lantas, bagaimana cara mendukung kemandirian Si Buah Hati tanpa menghambat proses belajarnya? Simak penjelasannya berikut ini.


Cara mendukung Si Buah Hati pada momen-momen pertamanya

Saat mendampingi Si Buah Hati di momen pertamanya, berikut beberapa hal yang bisa Bunda dan Ayah lakukan untuk mendukung proses kemandirian anak.

1. Pilih aktivitas yang sesuai dengan usia Si Buah Hati

Mulailah memberikan tugas kecil yang aman dilakukan sesuai usia Si Buah Hati. Berikut di antaranya:

  • Menuang air dari teko kecil ke dalam cangkir lebar
  • Menuang sereal ke dalam mangkuk
  • Membersihkan tumpahan air dengan kain
  • Meletakkan sepatu di rak
  • Menekan tombol remote AC

2. Siapkan lingkungan yang aman dan mendukung

Langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa mereka berada di lingkungan yang aman dan mendukung. Seperti misalnya:

  • Saat meminta Si Buah Hati menuang air, pastikan teko berasal dari bahan yang tidak mudah pecah.
  • Buat zona aman, dengan meletakkan nampan di atas meja atau lantai untuk menampung tumpahan.
  • Berikan porsi atau berat yang tepat dengan kemampuannya agar tidak keberatan.
  • Berikan alat-alat yang mudah dijangkau seperti kain lap atau sapu kecil.

3. Beri contoh sekali dan biarkan Si Buah Hati mencoba

Berikan contoh terlebih dahulu saat meminta Si Buah Hati melakukan pekerjaan kecil di rumah. Misalnya, Bunda mulai menuang air di teko sambil mengatakan, 'Lihat, tangan pegang erat-erat di samping pegangan berwarna kuning.' Selanjutnya, berikan teko tersebut agar anak mencobanya sendiri.

4. Kerjakan bersama jika Si Buah Hati kesulitan

Ketika melihat Si Buah Hati kesulitan melakukan tugasnya, tawarkan bantuan untuk mengerjakan bersama-sama. Misalnya Bunda menuang tepung terlebih dahulu, jika beratnya sudah lebih ringan, berikan pada anak untuk menyelesaikan sisanya.

5. Ajarkan anak bahwa melakukan kesalahan itu wajar

Ingat bahwa pada fase ini anak-anak mungkin akan menumpahkan air, tepung, cairan, dan bahan lainnya. Beritahu mereka bahwa melakukan kesalahan adalah hal yang wajar terjadi. Namun, jangan lupa untuk mengajarkan cara membereskannya.

6. Apresiasi usaha anak

Saat Si Buah Hati mulai mencoba melakukan sendiri, apresiasi momen pertamanya dengan memberikan pujian yang sesuai. Ini akan menumbuhkan rasa dihargai atas usahanya mencoba sesuatu yang baru.

DANCOW imunutri/ Foto: Dwi Rachmi/ HaiBunda

Dampingi momen pertama anak agar tumbuh percaya diri dan mandiri

Memberikan dukungan pada Si Buah Hati melewati momen pertamanya bisa dilakukan dengan banyak hal. Tidak hanya pada dukungan mental dan emosional, orang tua juga perlu memastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi sesuai usianya.

Pada masa eksplorasi momen pertamanya, anak-anak membutuhkan dukungan gizi seimbang. Asupan nutrisi yang tepat akan mendorong perkembangan otak, pertumbuhan fisik, dan menjadi sumber energi yang dibutuhkan dalam menjalani proses belajar.

Selain memberikan makanan harian dengan gizi tepat dan seimbang, mereka juga bisa diberikan nutrisi tambahan untuk mendukung tumbuh kembangnya. Agar Si Buah Hati semakin siap mengeksplorasi hal-hal baru, Bunda juga dapat melengkapi kebutuhan nutrisi hariannya dengan susu pertumbuhan yang sesuai usia seperti DANCOW Imunutri.

DANCOW Imunutri dilengkapi dengan 0g sukrosa, DHA, dan zat besi untuk mendukung tumbuh kembang optimal Si Buah Hati. Kandungan protein, vitamin D, dan kalsium yang tinggi berperan dalam membantu pertumbuhan serta turut dilengkapi dengan vitamin A, C, E, dan zink untuk menjaga daya tahan tubuhnya.

Setiap momen pertama merupakan bagian dari perjalanan besar tumbuh kembang Si Buah Hati. Melalui semangat "Siap untuk Setiap Pertama", DANCOW Imunutri hadir mendampingi setiap langkah awal Si Buah Hati dengan dukungan nutrisi seimbang agar semakin siap belajar, bereksplorasi, dan tumbuh optimal.

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Makanan yang Bisa Bantu Anak Tambah Tinggi, Mulai dari Susu hingga Telur

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Alice Norin Temukan Chat Ayah asal Norwegia untuk Erling Haaland yang Curi Perhatian di Piala Dunia

Mom's Life Annisa Karnesyia

Kang Mina Ungkap Cara Turun 10 Kg Tanpa Olahraga, Begini Pola Makannya

Mom's Life Annisa Karnesyia

Diare yang Tidak Diobati Selama Hamil Bisa Memicu Keguguran, Ini Kata Pakar

Kehamilan Annisa Karnesyia

Saat Si Buah Hati Mulai Berkata "Aku Bisa Sendiri", Begini Cara Dukung Kemandiriannya

Parenting Tim HaiBunda

5 Kebiasaan Orang dengan IQ Tinggi, Terkadang Sering Dipandang Aneh

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Diare yang Tidak Diobati Selama Hamil Bisa Memicu Keguguran, Ini Kata Pakar

Kang Mina Ungkap Cara Turun 10 Kg Tanpa Olahraga, Begini Pola Makannya

Alice Norin Temukan Chat Ayah asal Norwegia untuk Erling Haaland yang Curi Perhatian di Piala Dunia

Saat Si Buah Hati Mulai Berkata "Aku Bisa Sendiri", Begini Cara Dukung Kemandiriannya

5 Pertanyaan Paling Sering Ditanyakan Busui, Dijawab Konsultan Laktasi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK